TARAKAN – Wahana Pendidikan Perbatasan Tarakan bersama Kepolisian menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak penyintas kebakaran di Karang Anyar, RT 16, Tarakan Barat. Kegiatan tersebut ditujukan bagi anak-anak yang terdampak langsung maupun masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.
Ketua Wahana Pendidikan Perbatasan Tarakan, Dewi Dwi Zulastri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi untuk memberikan penghiburan sekaligus pendampingan psikologis bagi anak-anak pascakebakaran. Menurutnya, anak-anak perlu didampingi agar tetap memiliki semangat untuk melanjutkan kehidupan dan mengejar cita-cita mereka.
“Ini sebagai penghiburan dan juga refleksi untuk anak-anak yang ada di sini, agar kita bisa menemani mereka untuk tetap semangat dalam melanjutkan kehidupan dan juga mimpi-mimpinya,” ujar Dewi.
Sementara itu, Kapolsek Tarakan Barat IPTU Muhammadong mengatakan kegiatan dilaksanakan di wilayah Karang Anyar RT 16 dengan menyasar masyarakat dan anak-anak yang terdampak musibah kebakaran. Kolaborasi bersama komunitas pendidikan tersebut diharapkan dapat membantu memberikan dukungan kepada para penyintas, khususnya anak-anak yang mengalami dampak dari peristiwa tersebut.
Kegiatan trauma healing diisi dengan aktivitas bersama anak-anak sebagai upaya menciptakan suasana yang lebih menyenangkan sekaligus membantu mereka kembali beraktivitas setelah mengalami musibah kebakaran.(*)











Discussion about this post