Selasa, 14 Juli 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Iyun Anye, Nenek Telinga Panjang Berusia 100 Tahun dari Suku Dayak Umaq Kulit

by Admin
01/18/2025
in Daerah
A A
Iyun Anye, Nenek Telinga Panjang Berusia 100 Tahun dari Suku Dayak Umaq Kulit

Nampak Iyun Anye dari suku Dayak Umaq Kulit.

SB, BULUNGAN – Tak banyak orang mengetahui sosok perempuan telinga panjang yang usianya telah menginjak 100 tahun yang berasal dari suku Dayak Umaq Kulit.

Adalah Iyun Anye, seorang perempuan tua dengan telinga panjang dan memiliki tato di tubuhnya. Saat ini ia tinggal di Desa Tengkapak, Kabupaten Bulungan.

Baca Juga

Nenek Setia Menunggu Cucu di Hari Pertama Sekolah, Simpan Kisah Perjuangan Lolos SPMB di SDN Utama 2 Tarakan

SPMB SDN Utama 2 Tarakan Rampung, Seluruh Kuota Terisi 100 Persen

SPMB 2026 Rampung, Disdik Tarakan Buka Layanan Pengaduan bagi Siswa yang Belum Tertampung

Iyun Anye berasal dari suku Dayak Umaq Kulit, merupakan rumpun Apo Kayan yang tersebar di Serawak, Malaysia, Kalimantan Utara, hingga Kalimantan Timur.

Apo Kayan sendiri merupakan kawasan dataran tinggi atau pegunungan yang dialiri oleh sebuah sungai besar yaitu Sungai Kayan.

Selain memiliki telinga panjang, Iyun Anye juga memiliki tato atau bettik (bahasa Umaq Kulit)
di kedua tangannya.

Namun kini keindahan gambar (tato) yang melekat di tubuhnya menciut seiring keriput yang mengikuti perubahan usianya.

Iyun Anye yang memiliki sembilan orang anak kini tidak bisa beraktifitas seperti biasaanya, ia hanya berbaring, tidur dan makan.

Suaranya pun sudah tidak terdengar jelas lagi, bahkan pendengarannya tak seperti waktu masa mudanya.

Salah seorang anak Iyun Anye, Unggek, hingga saat ini merawat orang tuanya (Iyun Anye) yang sudah menginjak usia satu abad. Bahkan, Iyun Anye kerap mengeluhkan sakit di belakang badannya.

“Sekarang saya ibaratnya memelihara bayi,” ucap unggek sambil mengisahkan sosok orang tua yang dihormatinya.

Untuk dapat berkomunikasi dengan Iyun Anye, Unggek harus berteriak nyaring di telinga ibunya.

Lantas, Unggek bercerita lebih jauh, dibalik usianya bisa sampai 100 tahun, diketahui Iyun Anye tidak pernah memakan micin. Sehingga kondisi kesehatannya normal.

“Makanan keluarga kami sederhana, sayur yang kami ambil tidak menggunakan pupuk yang berbahan kimia,” terangnnya

Unggek juga menerangkan, alasan budaya telinga panjang menjadi terputus karena masyarakat sudah mengenal sekolah.

“Mereka mau sekolah dan ikut orang, mungkin gengsi atau malu dengan telinganya,” terangnya.

Ia menuturkan, Iyun tidak pernah memasangkan pemberat (telinga) kepada sembilan orang anaknya. Namun, keluarga Iyun telah menggunting telinganya.

“Mungkin mereka malu karena dianggap berbeda oleh orang luar,” ucap Unggek.

Unggek menjelaskan, ia tidak pernah malu dengan kondisi Iyun yang bertelinga Panjang dan bertato.

“Saya tidak malu, dia orang tua saya. Tato dan telinga (panjang) adalah budaya saya,” ucapnya.

Bahkan saat berada di tempat umum, sejumlah orang kerap mengerumuni Iyun lantaran dinilai Unik. Bahkan kerap diminta untuk berswafoto.

Unggek pun mengatakan, tidak paham akan arti ukiran tato di kedua tangannya yang dimiliki Iyun.

“Iyun tidak pernah menceritakan sejarah hidup kepada anaknya secara mendalam,” pungkasnya. (OC/SB)

Tags: Iyun AnyeKaltaraSuku Dayak

Berita Lainnya

Nenek Setia Menunggu Cucu di Hari Pertama Sekolah, Simpan Kisah Perjuangan Lolos SPMB di SDN Utama 2 Tarakan

Nenek Setia Menunggu Cucu di Hari Pertama Sekolah, Simpan Kisah Perjuangan Lolos SPMB di SDN Utama 2 Tarakan

by Redaksi
07/14/2026
0

TARAKAN – Suasana hari pertama masuk sekolah pasca Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) diwarnai antusiasme para orang tua yang mengantar...

SPMB SDN Utama 2 Tarakan Rampung, Seluruh Kuota Terisi 100 Persen

SPMB SDN Utama 2 Tarakan Rampung, Seluruh Kuota Terisi 100 Persen

by Redaksi
07/14/2026
0

TARAKAN – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SDN Utama 2 Tarakan resmi berakhir. Seluruh kuota...

SPMB 2026 Rampung, Disdik Tarakan Buka Layanan Pengaduan bagi Siswa yang Belum Tertampung

SPMB 2026 Rampung, Disdik Tarakan Buka Layanan Pengaduan bagi Siswa yang Belum Tertampung

by Redaksi
07/14/2026
0

Tarakan -Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 di Kota Tarakan telah rampung. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan...

Sekolah Rakyat Tarakan Ubah Karakter dan Tingkatkan Prestasi Akademik Siswa

Sekolah Rakyat Tarakan Ubah Karakter dan Tingkatkan Prestasi Akademik Siswa

by Redaksi
07/11/2026
0

Tarakan – Kepala Sekolah Rakyat Kota Tarakan, Marisa A., mengungkapkan bahwa program Sekolah Rakyat telah membawa perubahan signifikan bagi para...

Open House SRT 59 Tarakan Tampilkan Hasil Pembinaan Karakter, Wakil Wali Kota Apresiasi Guru dan Peserta Didik

Open House SRT 59 Tarakan Tampilkan Hasil Pembinaan Karakter, Wakil Wali Kota Apresiasi Guru dan Peserta Didik

by Redaksi
07/11/2026
0

TARAKAN – Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 59 Tarakan yang...

LBH Hantam dan HMI Cabang Tarakan Bantah Laporan Kasus Doxing Ditunggangi

LBH Hantam dan HMI Cabang Tarakan Bantah Laporan Kasus Doxing Ditunggangi

by Redaksi
07/11/2026
0

TARAKAN – Tim Advokat Lembaga Bantuan Hukum Harapan Keadilan Kalimantan Utara (LBH Hantam) bersama Tim Paralegal Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)...

Next Post
Buaya Muncul ke Permukiman Warga di Juata Permai, Evakuasi Terhambat Aturan?

Buaya Muncul ke Permukiman Warga di Juata Permai, Evakuasi Terhambat Aturan?

Baznas: Target Penerimaan Zakat Ramadhan 2025 di Tarakan Tiga Miliar

Baznas: Target Penerimaan Zakat Ramadhan 2025 di Tarakan Tiga Miliar

TEGAS! BPN Tarakan Akan Blokir Sertifikat Tumpang Tindih di Lahan ‘Santung’

TEGAS! BPN Tarakan Akan Blokir Sertifikat Tumpang Tindih di Lahan 'Santung'

Discussion about this post

Terlaris

Nenek Setia Menunggu Cucu di Hari Pertama Sekolah, Simpan Kisah Perjuangan Lolos SPMB di SDN Utama 2 Tarakan

Nenek Setia Menunggu Cucu di Hari Pertama Sekolah, Simpan Kisah Perjuangan Lolos SPMB di SDN Utama 2 Tarakan

07/14/2026
SPMB SDN Utama 2 Tarakan Rampung, Seluruh Kuota Terisi 100 Persen

SPMB SDN Utama 2 Tarakan Rampung, Seluruh Kuota Terisi 100 Persen

07/14/2026
SPMB 2026 Rampung, Disdik Tarakan Buka Layanan Pengaduan bagi Siswa yang Belum Tertampung

SPMB 2026 Rampung, Disdik Tarakan Buka Layanan Pengaduan bagi Siswa yang Belum Tertampung

07/14/2026
Sekolah Rakyat Tarakan Ubah Karakter dan Tingkatkan Prestasi Akademik Siswa

Sekolah Rakyat Tarakan Ubah Karakter dan Tingkatkan Prestasi Akademik Siswa

07/11/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com