Jumat, 28 Agustus 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Mansur: Pemerintah Marginalkan Madrasah, Guru Honorer Swasta Terabaikan

by Admin
07/03/2025
in Daerah, Kaltara, Nunukan
A A
Anggota DPRD Nunukan, Muhammad Mansur

Anggota DPRD Nunukan, Muhammad Mansur

SB, NUNUKAN – Perlakuan berbeda yang diterima guru honorer madrasah swasta di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) memicu keprihatinan dari anggota DPRD Nunukan, Muhammad Mansur. Ia menilai pemerintah telah memarginalkan madrasah swasta dan mengabaikan para pengabdi pendidikan yang telah bertahun-tahun mendidik generasi muda.

“Pemerintah sampai hari ini memarginalkan sekolah madrasah. Itu sebuah dosa yang seharusnya disadari dan segera diperbaiki,” tegas Mansur saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Baca Juga

NasDem Ingin Punya Fraksi Sendiri di DPRD Kaltara pada 2029

NasDem Kaltara Bidik Kembali Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

Sidak Pasar, Wali Kota Tarakan Pastikan Harga dan Stok Pangan Stabil

Politikus Partai NasDem itu menyoroti nasib guru-guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Tsanawiyah (MTs) di Pulau Sebatik yang telah mengabdi sejak 2003 namun tak pernah mendapat peluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menurutnya, seleksi PPPK lebih menguntungkan guru negeri karena mereka memiliki akses terhadap sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang menjadi syarat utama dalam rekrutmen. Sementara guru madrasah swasta kerap tersingkir.

“Secara kompetensi dan pengalaman, mereka tidak kalah dengan guru negeri. Tapi pemerintah justru mematahkan semangat mereka. Itulah kenapa saya katakan, kualitas pendidikan madrasah menurun karena dimarginalkan,” katanya.

Ia mendesak Kemenag untuk menyusun regulasi khusus agar guru madrasah swasta juga mendapat akses menjadi ASN. Salah satu solusinya, menurut Mansur, adalah dengan mendistribusikan guru ASN ke sekolah swasta atau menciptakan skema lain yang adil.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Nunukan, Ir. Hadi, membenarkan keterbatasan kesempatan guru honorer swasta untuk menjadi ASN. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh ketentuan bahwa gaji guru ASN harus bersumber dari APBN atau APBD, sedangkan guru madrasah swasta dibiayai oleh iuran siswa.

“Nah, syarat itu yang tidak dapat dipenuhi. Makanya tidak ada guru swasta yang lolos jadi PNS atau PPPK,” jelas Hadi saat dikonfirmasi media ini.

Ia menambahkan, meskipun ada program tunjangan insentif dari Kemenag untuk Guru Bukan ASN (GBASN), jumlahnya sangat terbatas dan diperebutkan secara nasional.

“Pemerintah provinsi pernah bantu, tapi sekarang sudah tidak Sada lagi karena alasan efisiensi anggaran. Ironisnya, tunjangan guru negeri justru terus naik,” kritik Hadi yang juga Kepala Madrasah Al-Ikhlas Nunukan.

Hadi berharap anggota DPRD bisa benar-benar memperjuangkan anggaran untuk guru honorer swasta, bukan sekadar prihatin.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagaan, Kurikulum, Sastra, dan Perizinan (K2SP) Disdik Nunukan, Rahmansyah, mengatakan bahwa guru honorer tetap memiliki peluang menerima tunjangan, meskipun terbatas.

“Guru honorer bisa dapat Tunjangan Profesi Guru (TPG) asal punya sertifikat pendidik untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Sementara untuk PAUD dan TK ada tunjangan transportasi dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Selain itu, kata Rahmansyah, Kemenag juga memiliki program tunjangan insentif bagi guru honorer di bawah naungannya. Namun, tunjangan lain seperti kinerja, jabatan fungsional, dan tambahan penghasilan hanya berlaku untuk guru ASN. (dln)

Tags: DPRD NunukanKemenag

Berita Lainnya

NasDem Ingin Punya Fraksi Sendiri di DPRD Kaltara pada 2029

NasDem Ingin Punya Fraksi Sendiri di DPRD Kaltara pada 2029

by Redaksi
08/28/2026
0

TARAKAN — Partai NasDem Kalimantan Utara menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD Provinsi Kaltara pada Pemilu 2029. Partai tersebut ingin memiliki...

NasDem Kaltara Bidik Kembali Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

NasDem Kaltara Bidik Kembali Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

by Redaksi
08/28/2026
0

TARAKAN — Partai NasDem mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Konsolidasi internal dilakukan di Kalimantan Utara untuk memastikan kesiapan...

Sidak Pasar, Wali Kota Tarakan Pastikan Harga dan Stok Pangan Stabil

Sidak Pasar, Wali Kota Tarakan Pastikan Harga dan Stok Pangan Stabil

by Redaksi
08/28/2026
0

TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasar untuk memantau perkembangan harga sekaligus memastikan...

Perkuat Sinergi Kamtibmas, DPW JWI Kaltara Gelar Silaturahmi Perdana dengan Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas

Perkuat Sinergi Kamtibmas, DPW JWI Kaltara Gelar Silaturahmi Perdana dengan Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas

by Redaksi
08/28/2026
0

TARAKAN- Dewan Pimpinan Wilayah Jajaran Wartawan Indonesia (DPW JWI) Kalimantan Utara (Kaltara) melaksanakan agenda silaturahmi strategis ke Mako Polres Tarakan....

NasDem Kaltara Tancap Gas Menuju Pemilu 2029, Konsolidasi Struktur Digelar 28–30 Agustus

NasDem Kaltara Tancap Gas Menuju Pemilu 2029, Konsolidasi Struktur Digelar 28–30 Agustus

by Redaksi
08/27/2026
0

TARAKAN— Partai NasDem Kalimantan Utara (Kaltara) langsung memasang kuda-kuda kokoh menatap Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Evaluasi mendalam dari Pemilu 2024...

Menjaga Warisan, Menenun Harapan, Sehelai Tenun, Sejuta Cerita

Menjaga Warisan, Menenun Harapan, Sehelai Tenun, Sejuta Cerita

by Redaksi
08/27/2026
0

TARAKAN — Detuman kayu terdengar berulang dari sebuah rumah berukuran sekitar 8 x 15 meter di Jalan Pulau Bunyu, Kampung...

Next Post
SIAP : Tabela dari Tarakan dan Nabil dari KTT lolos Paskibraka Nasional 2025

Lolos Paskibraka Nasional 2025, Putra-Putri Terbaik Kaltara Siap Kibarkan Merah Putih di Istana

FOTO : Anggota DPRD Nunukan Donal SPd

Pupuk Subsidi Tak Menyentuh Petani Kabudaya, DPRD Desak Penyaluran Merata hingga ke Pelosok

FOTO TERSANGKA : Dua pasangan kekasih yang ditangkap saat menyelundupkan sabu di Dermaga Sungai Jepun.

Sembunyikan Sabu di Pembalut, Pasangan Kekasih Diamankan di Dermaga Sungai Jepun

Discussion about this post

Terlaris

NasDem Ingin Punya Fraksi Sendiri di DPRD Kaltara pada 2029

NasDem Ingin Punya Fraksi Sendiri di DPRD Kaltara pada 2029

08/28/2026
NasDem Kaltara Bidik Kembali Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

NasDem Kaltara Bidik Kembali Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

08/28/2026
Sidak Pasar, Wali Kota Tarakan Pastikan Harga dan Stok Pangan Stabil

Sidak Pasar, Wali Kota Tarakan Pastikan Harga dan Stok Pangan Stabil

08/28/2026
Perkuat Sinergi Kamtibmas, DPW JWI Kaltara Gelar Silaturahmi Perdana dengan Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas

Perkuat Sinergi Kamtibmas, DPW JWI Kaltara Gelar Silaturahmi Perdana dengan Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas

08/28/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com