Senin, 6 April 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Suami Nasabah Pegadaian Nunukan Lapor Polisi, Kasus Emas Palsu Diselidiki

by Admin
07/14/2025
in Daerah, Kaltara, Nunukan
A A
Suami Nasabah Pegadaian Nunukan Lapor Polisi, Kasus Emas Palsu Diselidiki

ilustrasi

SB, NUNUKAN – Kasus emas palsu di Pegadaian menyita perhatian masyarakat Nunukan belakangan ini. Utamanya para ibu-ibu yang selama ini menjadikan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini sebagai solusi keuangan keluarga.

Apalagi kasus ini telah masuk ke ranah hukum dan sedang berproses di Polres Nunukan. Sehingga isunya begitu cepat tersebar dan membuat mereka khawatir akan emas yang mereka gadaikan.

Baca Juga

Wali Kota Tarakan Dorong Perumda Berubah Jadi Perseroda

Polisi Periksa 3 Saksi dan Amankan CCTV, Kasus Kecelakaan di Jalan Aki Balak Masih Diselidiki

Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpang

Awal mula peristiwa ini, ketika Jufri, suami nasabah Pegadaian bernama Farida melaporkan pihak Pegadaian Nunukan lantaran diminta melunasi hutang senilai Rp850 juta. Sementara istri Jufri atas nama Farida telah meninggal dunia karena sakit berat pada awal 2025 lalu.

Farida diketahui menggadaikan emas di Pegadaian pada tahun 2024. Namun Jufri mengaku tidak mengetahui jenis atau bentuk emas yang digadaikan, karena seluruh proses itu dilakukan mendiang istrinya.

Setelah Jufri melapor ke polisi, Pegadaian Nunukan melakukan pengecekan ulang terhadap kadar emas yang mereka terima tahun lalu. Hasilnya mengejutkan. Sebab, emas yang digadaikan ternyata palsu.

“Awal kasus ini ketika pegadaian menagih angsuran yang selama ini dibayar almarhumah istrinya. Jadi masih ada hutang sekitar Rp850 jutaan. Pelapor dalam hal ini suaminya mengaku tidak tahu menahu, tapi dipaksa melunasi tagihan. Dia juga mengambil pengacara untuk mengawal kasusnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Nunukan, Iptu Agustian Sura Pratama saat dikonfirmasi belum lama ini.

Dikatakan, setelah menerima laporan akhirnya pihak Pegadaian diminta untuk memberikan keterangan. Dari pemeriksaan itu, Indrawan, yang kini menjabat Kepala Cabang Pegadaian Nunukan, mengaku sedang cuti saat proses penerimaan emas terjadi.

Posisi kepala kantor dijalankan sementara oleh pejabat yang juga merangkap sebagai penaksir barang. Kemudian, dari pemeriksaan terhadap internal Pegadaian menemukan bahwa petugas yang menerima emas pada 2024, bernama Rendy, sudah pindah tugas ke wilayah Pegadaian Berau, Kalimantan Timur.

“Ini yang masih kita dalami. Kalau memang kepala pegadaian cuti saat kejadian, mana bukti surat cuti, mana bukti surat tugas penunjukan. Kami juga masih cari letak kesalahannya di mana, apakah di penaksir lama yang sudah pindah, atau di mana,” jelas Agustian.

Menurut Agustian, Pegadaian memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang ketat dalam menerima barang gadai, terutama emas. Bahkan, lanjutnya, Pegadaian selama ini justru menjadi rujukan kepolisian dalam memastikan keaslian logam mulia ini.

“Kami katakan mustahil emas palsu bisa diterima Pegadaian. Polisi saja ketika butuh mengecek keaslian emas dalam sebuah kasus yang kami tangani, kami bersurat ke Pegadaian meminta tolong untuk mengecek keaslian emas. Ini kasusnya agak lain dan masih terus kami dalami,” ujarnya.

Hingga kini, penyidik telah memanggil pihak Pegadaian sebanyak tiga kali untuk klarifikasi. “Pemeriksaan masih berlangsung dan polisi menelusuri dokumen serta penanggung jawab teknis pada saat transaksi terjadi,” pungkasnya. (dln)

Berita Lainnya

Wali Kota Tarakan Dorong Perumda Berubah Jadi Perseroda

Wali Kota Tarakan Dorong Perumda Berubah Jadi Perseroda

by Redaksi
04/06/2026
0

Tarakan — Wali Kota Tarakan Khairul, mendorong transformasi perusahaan umum daerah (Perumda) menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) sebagai solusi atas keterbatasan...

Polisi Periksa 3 Saksi dan Amankan CCTV, Kasus Kecelakaan di Jalan Aki Balak Masih Diselidiki

Polisi Periksa 3 Saksi dan Amankan CCTV, Kasus Kecelakaan di Jalan Aki Balak Masih Diselidiki

by Redaksi
04/06/2026
0

Tarakan – Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan terus mendalami kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kawasan Jalan Aki Balak,...

Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpang

Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpang

by Redaksi
04/04/2026
0

Jakarta– PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat program diskon transportasi laut 30 persen telah habis terjual lebih...

Ketua BAZNAS Tarakan Siap Jalankan Amanah dengan Sistem Kepemimpinan Bergilir

Ketua BAZNAS Tarakan Siap Jalankan Amanah dengan Sistem Kepemimpinan Bergilir

by Redaksi
04/03/2026
0

Tarakan — Ketua BAZNAS Kota Tarakan, H Syamsi Sarman menegaskan komitmennya dalam menjalankan amanah yang diberikan, menyusul kebijakan baru terkait...

Wali Kota Tarakan Terapkan Sistem Ketua Bergilir untuk Pimpinan BAZNAS

Wali Kota Tarakan Terapkan Sistem Ketua Bergilir untuk Pimpinan BAZNAS

by Redaksi
04/03/2026
0

Tarakan — Khairul mengungkapkan kebijakan baru terkait kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di tingkat kota. Dalam keterangannya, ia menyampaikan...

Sopir Ambulans 112 Tarakan Selalu Siap, Ceritakan Penanganan Darurat di Binalatung

Sopir Ambulans 112 Tarakan Selalu Siap, Ceritakan Penanganan Darurat di Binalatung

by Redaksi
04/02/2026
0

Tarakan – Layanan darurat 112 milik Pemerintah Kota Tarakan kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani pasien di wilayah Binalatung. Salah...

Next Post
Bikin Geger Kaltara! Kasat Narkoba Polres Nunukan Ditangkap Bareskrim, Diduga Terkait Penyelundupan Narkoba

Iptu Sony Dwi Hermawan, Polisi 'Berprestasi' Terseret Kasus Narkoba

Program MBG di Sebatik Dimulai, Ibu Hamil dan Menyusui Juga Dapat

Program MBG di Sebatik Dimulai, Ibu Hamil dan Menyusui Juga Dapat

Speedboat Tenggelam di Perairan Sebatik, Diselamatkan TNI AL

Speedboat Tenggelam di Perairan Sebatik, Diselamatkan TNI AL

Discussion about this post

Terlaris

Wali Kota Tarakan Dorong Perumda Berubah Jadi Perseroda

Wali Kota Tarakan Dorong Perumda Berubah Jadi Perseroda

04/06/2026
Polisi Periksa 3 Saksi dan Amankan CCTV, Kasus Kecelakaan di Jalan Aki Balak Masih Diselidiki

Polisi Periksa 3 Saksi dan Amankan CCTV, Kasus Kecelakaan di Jalan Aki Balak Masih Diselidiki

04/06/2026
Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpang

Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpang

04/04/2026
Ketua BAZNAS Tarakan Siap Jalankan Amanah dengan Sistem Kepemimpinan Bergilir

Ketua BAZNAS Tarakan Siap Jalankan Amanah dengan Sistem Kepemimpinan Bergilir

04/03/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com