Senin, 25 Mei 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Suami Nasabah Pegadaian Nunukan Lapor Polisi, Kasus Emas Palsu Diselidiki

by Admin
07/14/2025
in Daerah, Kaltara, Nunukan
A A
Suami Nasabah Pegadaian Nunukan Lapor Polisi, Kasus Emas Palsu Diselidiki

ilustrasi

SB, NUNUKAN – Kasus emas palsu di Pegadaian menyita perhatian masyarakat Nunukan belakangan ini. Utamanya para ibu-ibu yang selama ini menjadikan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini sebagai solusi keuangan keluarga.

Apalagi kasus ini telah masuk ke ranah hukum dan sedang berproses di Polres Nunukan. Sehingga isunya begitu cepat tersebar dan membuat mereka khawatir akan emas yang mereka gadaikan.

Baca Juga

Polisi Ringkus Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Muamalat di Tarakan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Bank Indonesia Perkuat Digitalisasi Pelabuhan melalui Program SIAP QRIS di Kalimantan Utara

Soft Launching Pelabuhan Liem Hie Djung SIAP QRIS di Nunukan

Awal mula peristiwa ini, ketika Jufri, suami nasabah Pegadaian bernama Farida melaporkan pihak Pegadaian Nunukan lantaran diminta melunasi hutang senilai Rp850 juta. Sementara istri Jufri atas nama Farida telah meninggal dunia karena sakit berat pada awal 2025 lalu.

Farida diketahui menggadaikan emas di Pegadaian pada tahun 2024. Namun Jufri mengaku tidak mengetahui jenis atau bentuk emas yang digadaikan, karena seluruh proses itu dilakukan mendiang istrinya.

Setelah Jufri melapor ke polisi, Pegadaian Nunukan melakukan pengecekan ulang terhadap kadar emas yang mereka terima tahun lalu. Hasilnya mengejutkan. Sebab, emas yang digadaikan ternyata palsu.

“Awal kasus ini ketika pegadaian menagih angsuran yang selama ini dibayar almarhumah istrinya. Jadi masih ada hutang sekitar Rp850 jutaan. Pelapor dalam hal ini suaminya mengaku tidak tahu menahu, tapi dipaksa melunasi tagihan. Dia juga mengambil pengacara untuk mengawal kasusnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Nunukan, Iptu Agustian Sura Pratama saat dikonfirmasi belum lama ini.

Dikatakan, setelah menerima laporan akhirnya pihak Pegadaian diminta untuk memberikan keterangan. Dari pemeriksaan itu, Indrawan, yang kini menjabat Kepala Cabang Pegadaian Nunukan, mengaku sedang cuti saat proses penerimaan emas terjadi.

Posisi kepala kantor dijalankan sementara oleh pejabat yang juga merangkap sebagai penaksir barang. Kemudian, dari pemeriksaan terhadap internal Pegadaian menemukan bahwa petugas yang menerima emas pada 2024, bernama Rendy, sudah pindah tugas ke wilayah Pegadaian Berau, Kalimantan Timur.

“Ini yang masih kita dalami. Kalau memang kepala pegadaian cuti saat kejadian, mana bukti surat cuti, mana bukti surat tugas penunjukan. Kami juga masih cari letak kesalahannya di mana, apakah di penaksir lama yang sudah pindah, atau di mana,” jelas Agustian.

Menurut Agustian, Pegadaian memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang ketat dalam menerima barang gadai, terutama emas. Bahkan, lanjutnya, Pegadaian selama ini justru menjadi rujukan kepolisian dalam memastikan keaslian logam mulia ini.

“Kami katakan mustahil emas palsu bisa diterima Pegadaian. Polisi saja ketika butuh mengecek keaslian emas dalam sebuah kasus yang kami tangani, kami bersurat ke Pegadaian meminta tolong untuk mengecek keaslian emas. Ini kasusnya agak lain dan masih terus kami dalami,” ujarnya.

Hingga kini, penyidik telah memanggil pihak Pegadaian sebanyak tiga kali untuk klarifikasi. “Pemeriksaan masih berlangsung dan polisi menelusuri dokumen serta penanggung jawab teknis pada saat transaksi terjadi,” pungkasnya. (dln)

Berita Lainnya

Polisi Ringkus Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Muamalat di Tarakan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Polisi Ringkus Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Muamalat di Tarakan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

by Redaksi
05/24/2026
0

Tarakan — Sat Reskrim Polres Tarakan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pengrusakan dan percobaan pencurian terhadap mesin ATM Bank Muamalat...

Bank Indonesia Perkuat Digitalisasi Pelabuhan melalui Program SIAP QRIS di Kalimantan Utara

Bank Indonesia Perkuat Digitalisasi Pelabuhan melalui Program SIAP QRIS di Kalimantan Utara

by Redaksi
05/24/2026
0

Nunukan— Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara terus memperkuat digitalisasi sektor transportasi dan layanan publik melalui Program Pelabuhan SIAP QRIS. Program...

Soft Launching Pelabuhan Liem Hie Djung SIAP QRIS di Nunukan

Soft Launching Pelabuhan Liem Hie Djung SIAP QRIS di Nunukan

by Redaksi
05/24/2026
0

Nunukan— Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara bersama Dinas Perhubungan Provinsi dan kabupaten/kota terus mendorong transformasi digital sektor transportasi...

Sinergi Pemprov Kaltara dan BI Dinilai Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah

Sinergi Pemprov Kaltara dan BI Dinilai Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah

by Redaksi
05/23/2026
0

Kalimantan Utara – Kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI)...

BKHIT Kaltara Perketat Pengawasan Jalur Masuk ke Tarakan

BKHIT Kaltara Perketat Pengawasan Jalur Masuk ke Tarakan

by Redaksi
05/23/2026
0

Tarakan – Menjelang Hari Raya Iduladha, pengawasan lalu lintas hewan kurban di Tarakan semakin diperketat. Balai Karantina Hewan, Ikan, dan...

Pemkot Tarakan Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Pastikan Bebas PMK dan AI

Pemkot Tarakan Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Pastikan Bebas PMK dan AI

by Redaksi
05/23/2026
0

Tarakan — Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Tarakan, Elang Buhana memastikan Pemerintah Kota Tarakan melakukan pengawasan intensif terhadap hewan kurban,...

Next Post
Bikin Geger Kaltara! Kasat Narkoba Polres Nunukan Ditangkap Bareskrim, Diduga Terkait Penyelundupan Narkoba

Iptu Sony Dwi Hermawan, Polisi 'Berprestasi' Terseret Kasus Narkoba

Program MBG di Sebatik Dimulai, Ibu Hamil dan Menyusui Juga Dapat

Program MBG di Sebatik Dimulai, Ibu Hamil dan Menyusui Juga Dapat

Speedboat Tenggelam di Perairan Sebatik, Diselamatkan TNI AL

Speedboat Tenggelam di Perairan Sebatik, Diselamatkan TNI AL

Discussion about this post

Terlaris

Polisi Ringkus Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Muamalat di Tarakan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Polisi Ringkus Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Muamalat di Tarakan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

05/24/2026
Bank Indonesia Perkuat Digitalisasi Pelabuhan melalui Program SIAP QRIS di Kalimantan Utara

Bank Indonesia Perkuat Digitalisasi Pelabuhan melalui Program SIAP QRIS di Kalimantan Utara

05/24/2026
Soft Launching Pelabuhan Liem Hie Djung SIAP QRIS di Nunukan

Soft Launching Pelabuhan Liem Hie Djung SIAP QRIS di Nunukan

05/24/2026
Sinergi Pemprov Kaltara dan BI Dinilai Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah

Sinergi Pemprov Kaltara dan BI Dinilai Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah

05/23/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com