Jumat, 31 Juli 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah Kaltara Tarakan

94 Pengemudi Online di Tarakan Terima Bantuan BPJS Ketenagakerjaan, Sepoi Kaltara Dorong Aplikator Ikut Menanggung Iuran

by Redaksi
07/31/2026
in Tarakan
A A
94 Pengemudi Online di Tarakan Terima Bantuan BPJS Ketenagakerjaan, Sepoi Kaltara Dorong Aplikator Ikut Menanggung Iuran

TARAKAN – Sebanyak 94 pengemudi ojek online (ojol) di Kota Tarakan menerima bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang ditanggung Pemerintah Kota Tarakan selama satu tahun pada 2026. Program tersebut mendapat apresiasi dari Serikat Pengemudi Online Indonesia (Sepoi) Kalimantan Utara.

Ketua DPD Sepoi Kaltara, Misyadi, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para pengemudi online, khususnya melalui perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Baca Juga

Lulusan SMK Berburu Peluang di Job Fair Tarakan 2026, Fahri: Yang Buka untuk SMK Saya Daftar

Wali Kota Khairul: Job Fair 2026 Wujud Komitmen Pemkot Tarakan Perluas Kesempatan Kerja

Disnaker Tarakan Gelar Job Fair 2026, Sediakan 496 Lowongan dari 11 Perusahaan

“Kami dari Serikat Pengemudi Online Indonesia mengapresiasi Pemerintah Kota Tarakan, khususnya Bapak Wali Kota, atas perhatian kepada pengemudi online melalui program BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup JKK dan JKM. Informasi yang kami terima, iuran tersebut ditanggung selama satu tahun pada 2026,” ujarnya.

Misyadi menjelaskan, sebelumnya pihaknya mengusulkan sekitar 200 nama pengemudi online untuk mendapatkan bantuan. Data tersebut kemudian diverifikasi oleh Dinas Sosial berdasarkan kriteria penerima bantuan.

“Hasil verifikasi menunjukkan sebanyak 94 pengemudi dinyatakan memenuhi syarat dan berhak menerima bantuan,” katanya.

Sementara itu, pengemudi yang belum terakomodasi umumnya terkendala status kesejahteraan berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), di mana penerima bantuan diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga desil 5.

Menurut Misyadi, berdasarkan pendataan komunitas, jumlah pengemudi online di Kota Tarakan saat ini mencapai sekitar 1.300 orang yang berasal dari tiga aplikator, yakni Grab, Gojek, dan Maxim.

“Kalau berdasarkan data yang kami himpun melalui komunitas, jumlah pengemudi online di Tarakan sekitar 1.300 orang dari tiga aplikator,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebagian besar pengemudi hingga kini masih membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri. Diperkirakan sekitar 75 persen pengemudi masih menjadi peserta mandiri karena belum mendapat bantuan pemerintah.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena perusahaan aplikator belum menanggung iuran perlindungan ketenagakerjaan para mitranya.

“Selama ini kami membayar sendiri iuran BPJS Ketenagakerjaan. Padahal, aplikator sebagai pemberi pekerjaan seharusnya juga memberikan perlindungan kepada pengemudi,” tegasnya.

Misyadi berharap pemerintah dapat mendorong adanya aturan yang mewajibkan perusahaan aplikator ikut menanggung kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pengemudi online.

Ia mengungkapkan, saat proses pendaftaran menjadi mitra pengemudi, calon pengemudi memang diwajibkan mengisi data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Namun, iuran tetap dibebankan kepada pengemudi.

“Kami berharap ke depan ada regulasi yang mengatur agar iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pengemudi online ditanggung oleh aplikator, bukan dibayar sendiri oleh pengemudi,” ujarnya.

Selain itu, Sepoi Kaltara juga mengusulkan agar peserta BPJS Ketenagakerjaan mandiri dapat dialihkan ke program bantuan pemerintah selama kuota masih tersedia.

Misyadi menyebutkan, pada 2026 Pemerintah Kota Tarakan menyediakan kuota sebanyak 250 pengemudi online dalam program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

“Kuotanya ada 250 orang. Kami berharap kuota tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga lebih banyak pengemudi online yang memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” pungkasnya.(*)

Berita Lainnya

Lulusan SMK Berburu Peluang di Job Fair Tarakan 2026, Fahri: Yang Buka untuk SMK Saya Daftar

Lulusan SMK Berburu Peluang di Job Fair Tarakan 2026, Fahri: Yang Buka untuk SMK Saya Daftar

by Redaksi
07/31/2026
0

TARAKAN – Antusiasme masyarakat mengikuti Job Fair 2026 yang digelar di Gedung UPT Loka Latihan Kerja (LLK) Tarakan, Rabu (29/7/2026),...

Wali Kota Khairul: Job Fair 2026 Wujud Komitmen Pemkot Tarakan Perluas Kesempatan Kerja

Wali Kota Khairul: Job Fair 2026 Wujud Komitmen Pemkot Tarakan Perluas Kesempatan Kerja

by Redaksi
07/31/2026
0

TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, menegaskan penyelenggaraan Job Fair 2026 merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Tarakan...

Disnaker Tarakan Gelar Job Fair 2026, Sediakan 496 Lowongan dari 11 Perusahaan

Disnaker Tarakan Gelar Job Fair 2026, Sediakan 496 Lowongan dari 11 Perusahaan

by Redaksi
07/30/2026
0

TARAKAN – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan menggelar Job Fair 2026 dengan menyediakan 496 lowongan pekerjaan dari...

Pemkot Tarakan Prioritaskan Ojek Online Terima Bantuan Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Pemkot Tarakan Prioritaskan Ojek Online Terima Bantuan Iuran BPJS Ketenagakerjaan

by Redaksi
07/30/2026
0

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) mulai menyalurkan bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja...

PT PRI Buka 13 Lowongan Kerja di Job Fair Tarakan, Targetkan Kandidat Berkualitas

PT PRI Buka 13 Lowongan Kerja di Job Fair Tarakan, Targetkan Kandidat Berkualitas

by Redaksi
07/30/2026
0

TARAKAN – PT PRI membuka 13 lowongan pekerjaan dalam pelaksanaan job fair di Kota Tarakan. Perusahaan berharap kegiatan tersebut tidak...

Dinkes Tarakan Perkuat Pengawasan UMKM melalui Konsultasi Publik Penerbitan IRTP

Dinkes Tarakan Perkuat Pengawasan UMKM melalui Konsultasi Publik Penerbitan IRTP

by Redaksi
07/29/2026
0

Tarakan – Dinas Kesehatan Kota Tarakan bersama Instalasi Farmasi Kota (IFK) menggelar kegiatan konsultasi publik yang membahas penerbitan Izin Rumah...

Discussion about this post

Terlaris

94 Pengemudi Online di Tarakan Terima Bantuan BPJS Ketenagakerjaan, Sepoi Kaltara Dorong Aplikator Ikut Menanggung Iuran

94 Pengemudi Online di Tarakan Terima Bantuan BPJS Ketenagakerjaan, Sepoi Kaltara Dorong Aplikator Ikut Menanggung Iuran

07/31/2026
Lulusan SMK Berburu Peluang di Job Fair Tarakan 2026, Fahri: Yang Buka untuk SMK Saya Daftar

Lulusan SMK Berburu Peluang di Job Fair Tarakan 2026, Fahri: Yang Buka untuk SMK Saya Daftar

07/31/2026
Wali Kota Khairul: Job Fair 2026 Wujud Komitmen Pemkot Tarakan Perluas Kesempatan Kerja

Wali Kota Khairul: Job Fair 2026 Wujud Komitmen Pemkot Tarakan Perluas Kesempatan Kerja

07/31/2026
Disnaker Tarakan Gelar Job Fair 2026, Sediakan 496 Lowongan dari 11 Perusahaan

Disnaker Tarakan Gelar Job Fair 2026, Sediakan 496 Lowongan dari 11 Perusahaan

07/30/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com