TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang mengikuti rapat koordinasi (rakor) terkait penguatan sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi peningkatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Zainal didampingi Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara, Nur Laila, S.Hut., M.Si.
Sementara itu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltara, yakni Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara, Komando Resor Militer (Korem) 092/Maharajalila, dan Kejaksaan Tinggi Kaltara, turut mengikuti rakor secara daring dari lokasi masing-masing.
Rakor tersebut membahas penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi peningkatan karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, Djamari menyampaikan bahwa pemerintah turut mengundang sedikitnya 358 perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan perizinan berusaha pemanfaatan hutan.
Keterlibatan perusahaan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap karhutla di wilayah konsesi masing-masing.
Melalui penguatan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, unsur TNI-Polri, serta perusahaan pemegang izin, penanganan karhutla diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, terpadu, dan efektif.(*)











Discussion about this post