Tarakan – Anggota DPRD Kota Tarakan, Asrin R. Saleh, meminta pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan untuk segera melakukan penelitian dan penelusuran terkait maraknya gagal panen yang dialami nelayan dan pembudidaya rumput laut di wilayah pesisir Tanjung Batu RT 22 dan RT 23, Kelurahan Mamburungan.
Hal tersebut disampaikannya dalam rapat dengar pendapat yang membahas keluhan masyarakat pesisir, khususnya para pembudidaya rumput laut yang berada di kawasan Tanjung Pasir, Tanjung Batu, dan wilayah pesisir lainnya di Kota Tarakan.
Menurut Asrin, persoalan gagal panen yang terus berulang tidak bisa serta-merta disimpulkan hanya akibat perubahan iklim. Ia menilai perlu ada kajian mendalam untuk mengetahui penyebab sebenarnya, mengingat kasus gagal panen yang terjadi tidak merata di seluruh wilayah pesisir.
“Jika penyebabnya semata-mata karena perubahan iklim, seharusnya dampaknya dirasakan secara merata oleh seluruh pembudidaya rumput laut di Kota Tarakan. Namun berdasarkan informasi yang kami terima dari masyarakat, gagal panen justru terjadi di titik-titik tertentu dan tidak merata,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap Dinas Perikanan segera turun ke lapangan dan melakukan penelitian guna mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin menjadi penyebab menurunnya hasil panen masyarakat pesisir.
Asrin juga meminta pemerintah segera menggelar pertemuan lanjutan bersama para pemangku kepentingan untuk membahas persoalan tersebut agar tidak berkembang menjadi masalah yang berkepanjangan.
Menurutnya, kondisi ini sangat membebani para nelayan dan pembudidaya rumput laut. Jika kegagalan panen terus terjadi setiap musim tanam, masyarakat akan kesulitan memperoleh modal untuk kembali membudidayakan rumput laut.
“Walaupun ada bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Jika setiap kali menurunkan bentangan rumput laut hasilnya selalu gagal, tentu ada faktor lain yang harus diteliti dan dicari solusinya bersama,” katanya.
Ia berharap pemerintah dapat menjadikan persoalan tersebut sebagai perhatian serius dan segera mengambil langkah konkret untuk menangani permasalahan yang dihadapi masyarakat pesisir.
“Harapan kami pemerintah segera turun tangan dan melakukan penelitian secara menyeluruh sehingga persoalan ini tidak terus berulang dan berdampak terhadap kesejahteraan nelayan serta pembudidaya rumput laut, khususnya yang berada di wilayah pesisir Kota Tarakan,” pungkasnya.(*)











Discussion about this post