TARAKAN – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan memastikan tetap akan menggelar kegiatan job fair pada tahun ini meski menghadapi keterbatasan anggaran.
Kepala Disnaker Tarakan, Agus Sutanto, mengatakan pelaksanaan job fair tetap menjadi prioritas karena merupakan bagian dari tugas dan fungsi dinas dalam mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan.
“Tahun ini memang berdasarkan laporan dari bidang terkait, anggaran untuk job fair tidak tersedia. Namun karena ini merupakan kebutuhan dan bagian dari tugas kami, kegiatan tetap akan dilaksanakan dengan konsep yang lebih minimalis,” ujarnya.
Saat ini, Disnaker mulai mengirimkan surat kepada sejumlah perusahaan untuk meminta data kebutuhan tenaga kerja sebagai persiapan pelaksanaan job fair.
“Teman-teman di bidang sedang mempersiapkan itu. Mudah-mudahan bisa kita laksanakan pada Juli atau Agustus,” katanya.
Berdasarkan pengalaman pelaksanaan sebelumnya, sekitar 10 perusahaan diperkirakan akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Untuk menekan biaya, lokasi pelaksanaan tidak lagi di luar gedung, melainkan di Kantor Disnaker Tarakan.
“Kurang lebih sekitar 10 perusahaan. Tempatnya nanti di kantor saja agar anggaran bisa diminimalkan,” jelas Agus.
Ia menambahkan, seluruh perusahaan di Tarakan akan diundang mengikuti job fair. Namun, perusahaan yang berkantor di Tarakan tetapi membuka lowongan kerja di daerah lain juga dipersilakan berpartisipasi.
“Seperti tahun lalu, ada perusahaan yang kantornya di Tarakan tetapi kebutuhan tenaga kerjanya untuk Nunukan, Bulungan, dan daerah lainnya. Kami tetap terbuka,” tuturnya.
Meski kondisi dunia usaha dan industri saat ini tengah menghadapi tantangan, Agus berharap masih tersedia cukup banyak lowongan pekerjaan sehingga dapat membantu menekan angka pengangguran di Tarakan.(*)











Discussion about this post