Senin, 9 November 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

DPRD Tarakan Temukan Kejanggalan dalam Penerbitan Sertifikat

by Admin
01/20/2025
in Daerah, Tarakan
A A
DPRD Tarakan Temukan Kejanggalan dalam Penerbitan Sertifikat

Pertemuan Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah dengan perwakilan DPRD Tarakan.

SB, TARAKAN – Kasus dugaan tumpang tindih lahan seluas 4,8 hektar yang diklaim milik Santung terus bergulir. Bahkan kini menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan.

Sejumlah massa dari Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah melakukan pertemuan (RDP) dengan perwakilan DPRD Tarakan, usai mendatangi Kantor ATR/BPN Tarakan, Senin (20/1/2025).

Baca Juga

Pengecatan Masjid di Pantai Amal Rampung, Satgas TMMD Ke-130 Tuntaskan Sasaran Fisik

TMMD Ke-130 Kodim Tarakan Rampungkan Pembangunan MCK di Gereja Pantekosta Tabernakel

Satgas TMMD Ke-130 Kodim Tarakan Awali Pekerjaan dengan Doa, Utamakan Keselamatan dan Kebersamaan

Dari hasil pertemuan ini DPRD Tarakan menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses penerbitan sertifikat tanah.

Wakil Ketua I DPRD Tarakan Herman Hamid membeberkan, berdasarkan detail kronologi, Santung sudah menguasai lahan sejak 1982.

“Tahun 2018 surat peta bidang Santung sudah keluar, uniknya ada lagi peta bidang yang keluar,” ucapnya.

Herman Hamid berjanji akan mengawal permasalahan tersebut hingga tuntas.

Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah rencana seperti, mengagendakan ke badan musyawarah, meneruskan ke Komisi I DPRD Tarakan, melakukan peninjauan lapangan.

“Usai tinjau lapangan, kami akan panggil camat, lurah, RT, Asisten 1 dan BPN untuk lakukan rapat dengar pendapat,” ungkapnya.

Herman Hamid pun berharap agar permasalahan tersebut selesai secara terang benderang. Dalam RDP ada disebutkan sejumlah pihak yang terlibat.

Menyikapi hal tersebut, Herman akan menyampaikan kepada Asisten I Pemkot Tarakan maupun BPN.

“Kami minta agar masalah ini diselidiki, jangan sampai hak yang sesungguhnya dimiliki oleh yang bukan punya hak,” ujarnya.

DPRD Tarakan berkomitmen menyelesaikan permasalahan tersebut. Kendati demikian, pihaknya bukan pengadilan dalam memutuskan persoalan tersebut.

“Harga mati, DPRD Tarakan komitmen mengawal permasalahan ini,” tegasnya.

Usai RDP salah seorang perwakilan dari Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah, Abdullah mengatakan, akan berupaya menemui Pemerintah Kota Tarakan.

“Tak cukup disitu, bahkan kami akan bawa masalah ini hingga ke pemerintah pusat. Tergantung seperti apa penyelesaiannya nanti,” ucapnya.

Disamping itu, Abdullah  membeberkan, bahwa salah satu pegawai BPN melihat database dan menemukan tumpang tindih.

“Pegawai BPN mengakui adanya kesalahan administrasi yang disebabkan oleh pihak mereka sendiri,” ucapnya.

Menurut Abdullah, ada kewenangan Undang-Undang yang bisa dipakai BPN Tarakan, saat terjadi maladministrasi seperti perbuatan melanggar hukum, pengurusan surat yang tak sesuai dengan aturan main.

Abdullah menegaskan, pihaknya menolak melakukan upaya hukum ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Kami kan pemilik sah tanah, kok kami yang diminta untuk menuntut,” tegasnya.

Pihaknya pun menduga jika ada kelompok penyerobot lahan sengaja melayangkan gugatan ke PTUN.

“Kami menyadari bahwa arahan tersebut adalah jebakan yang nantinya akan mengalahkan kami. Jujur, kami terbatas segalanya, tentu kami harus gunakan pengacara,” ungkap Abdullah.

“Kami seolah-olah yang merebut lahan orang, padahal kami sebagai pemilik hak,” tutupnya. (OC/SB)

Berita Lainnya

Pengecatan Masjid di Pantai Amal Rampung, Satgas TMMD Ke-130 Tuntaskan Sasaran Fisik

Pengecatan Masjid di Pantai Amal Rampung, Satgas TMMD Ke-130 Tuntaskan Sasaran Fisik

by Redaksi
11/08/2026
0

TARAKAN – Wajah masjid di RT 12, Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan, kini tampak lebih bersih dan rapi setelah Satgas...

TMMD Ke-130 Kodim Tarakan Rampungkan Pembangunan MCK di Gereja Pantekosta Tabernakel

TMMD Ke-130 Kodim Tarakan Rampungkan Pembangunan MCK di Gereja Pantekosta Tabernakel

by Redaksi
11/08/2026
0

TARAKAN – Fasilitas sanitasi yang lebih layak kini dapat dinikmati jemaat Gereja Pantekosta Tabernakel, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kota Tarakan....

Satgas TMMD Ke-130 Kodim Tarakan Awali Pekerjaan dengan Doa, Utamakan Keselamatan dan Kebersamaan

Satgas TMMD Ke-130 Kodim Tarakan Awali Pekerjaan dengan Doa, Utamakan Keselamatan dan Kebersamaan

by Redaksi
11/08/2026
0

TARAKAN – Komitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab terus ditunjukkan personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)...

Wagub Kaltara Dorong Penambahan Ruang Kelas dan Pembenahan Fasilitas SMA Negeri 3 Nunukan

Wagub Kaltara Dorong Penambahan Ruang Kelas dan Pembenahan Fasilitas SMA Negeri 3 Nunukan

by Redaksi
11/08/2026
0

NUNUKAN – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., meminta pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana SMA Negeri 3...

Wagub Kaltara Pantau Proyek Infrastruktur Nunukan, Progres Pembangunan Dikebut hingga Akhir Tahun

Wagub Kaltara Pantau Proyek Infrastruktur Nunukan, Progres Pembangunan Dikebut hingga Akhir Tahun

by Redaksi
11/08/2026
0

NUNUKAN – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., meminta seluruh pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Nunukan dapat...

SDN 018 Karang Rejo Ikuti Lomba Sekolah Sehat Tingkat Kota Tarakan

SDN 018 Karang Rejo Ikuti Lomba Sekolah Sehat Tingkat Kota Tarakan

by Redaksi
11/07/2026
0

TARAKAN – SD Negeri 018 Karang Rejo menjadi salah satu sekolah yang ditunjuk untuk mengikuti lomba sekolah sehat tingkat Kota...

Next Post
Peredaran Produk TIE di Tarakan Meningkat, PJ Wali Kota: Kami Akan Tindaklanjuti

Peredaran Produk TIE di Tarakan Meningkat, PJ Wali Kota: Kami Akan Tindaklanjuti

Anak  Dibawah Umur Dicabuli Ayah Tiri Selama 7 Bulan

Anak  Dibawah Umur Dicabuli Ayah Tiri Selama 7 Bulan

Kebakaran Mesin Sewa PLTD Gunung Belah, PLN: Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Kebakaran Mesin Sewa PLTD Gunung Belah, PLN: Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Discussion about this post

Terlaris

Pengecatan Masjid di Pantai Amal Rampung, Satgas TMMD Ke-130 Tuntaskan Sasaran Fisik

Pengecatan Masjid di Pantai Amal Rampung, Satgas TMMD Ke-130 Tuntaskan Sasaran Fisik

11/08/2026
TMMD Ke-130 Kodim Tarakan Rampungkan Pembangunan MCK di Gereja Pantekosta Tabernakel

TMMD Ke-130 Kodim Tarakan Rampungkan Pembangunan MCK di Gereja Pantekosta Tabernakel

11/08/2026
Satgas TMMD Ke-130 Kodim Tarakan Awali Pekerjaan dengan Doa, Utamakan Keselamatan dan Kebersamaan

Satgas TMMD Ke-130 Kodim Tarakan Awali Pekerjaan dengan Doa, Utamakan Keselamatan dan Kebersamaan

11/08/2026
Wagub Kaltara Dorong Penambahan Ruang Kelas dan Pembenahan Fasilitas SMA Negeri 3 Nunukan

Wagub Kaltara Dorong Penambahan Ruang Kelas dan Pembenahan Fasilitas SMA Negeri 3 Nunukan

11/08/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com