Selasa, 3 November 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

DPRD Tarakan Temukan Kejanggalan dalam Penerbitan Sertifikat

by Admin
01/20/2025
in Daerah, Tarakan
A A
DPRD Tarakan Temukan Kejanggalan dalam Penerbitan Sertifikat

Pertemuan Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah dengan perwakilan DPRD Tarakan.

SB, TARAKAN – Kasus dugaan tumpang tindih lahan seluas 4,8 hektar yang diklaim milik Santung terus bergulir. Bahkan kini menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan.

Sejumlah massa dari Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah melakukan pertemuan (RDP) dengan perwakilan DPRD Tarakan, usai mendatangi Kantor ATR/BPN Tarakan, Senin (20/1/2025).

Baca Juga

Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan, M4CR Salurkan Rp 534 Juta untuk Usaha Masyarakat Pesisir

TMMD Ke-130 Bangun Tandon Air Bersih, Permudah Akses Air Warga Tanjung Batu

Buruh Kaltara Desak UMP 2027 Mendekati KHL Rp4,97 Juta

Dari hasil pertemuan ini DPRD Tarakan menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses penerbitan sertifikat tanah.

Wakil Ketua I DPRD Tarakan Herman Hamid membeberkan, berdasarkan detail kronologi, Santung sudah menguasai lahan sejak 1982.

“Tahun 2018 surat peta bidang Santung sudah keluar, uniknya ada lagi peta bidang yang keluar,” ucapnya.

Herman Hamid berjanji akan mengawal permasalahan tersebut hingga tuntas.

Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah rencana seperti, mengagendakan ke badan musyawarah, meneruskan ke Komisi I DPRD Tarakan, melakukan peninjauan lapangan.

“Usai tinjau lapangan, kami akan panggil camat, lurah, RT, Asisten 1 dan BPN untuk lakukan rapat dengar pendapat,” ungkapnya.

Herman Hamid pun berharap agar permasalahan tersebut selesai secara terang benderang. Dalam RDP ada disebutkan sejumlah pihak yang terlibat.

Menyikapi hal tersebut, Herman akan menyampaikan kepada Asisten I Pemkot Tarakan maupun BPN.

“Kami minta agar masalah ini diselidiki, jangan sampai hak yang sesungguhnya dimiliki oleh yang bukan punya hak,” ujarnya.

DPRD Tarakan berkomitmen menyelesaikan permasalahan tersebut. Kendati demikian, pihaknya bukan pengadilan dalam memutuskan persoalan tersebut.

“Harga mati, DPRD Tarakan komitmen mengawal permasalahan ini,” tegasnya.

Usai RDP salah seorang perwakilan dari Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah, Abdullah mengatakan, akan berupaya menemui Pemerintah Kota Tarakan.

“Tak cukup disitu, bahkan kami akan bawa masalah ini hingga ke pemerintah pusat. Tergantung seperti apa penyelesaiannya nanti,” ucapnya.

Disamping itu, Abdullah  membeberkan, bahwa salah satu pegawai BPN melihat database dan menemukan tumpang tindih.

“Pegawai BPN mengakui adanya kesalahan administrasi yang disebabkan oleh pihak mereka sendiri,” ucapnya.

Menurut Abdullah, ada kewenangan Undang-Undang yang bisa dipakai BPN Tarakan, saat terjadi maladministrasi seperti perbuatan melanggar hukum, pengurusan surat yang tak sesuai dengan aturan main.

Abdullah menegaskan, pihaknya menolak melakukan upaya hukum ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Kami kan pemilik sah tanah, kok kami yang diminta untuk menuntut,” tegasnya.

Pihaknya pun menduga jika ada kelompok penyerobot lahan sengaja melayangkan gugatan ke PTUN.

“Kami menyadari bahwa arahan tersebut adalah jebakan yang nantinya akan mengalahkan kami. Jujur, kami terbatas segalanya, tentu kami harus gunakan pengacara,” ungkap Abdullah.

“Kami seolah-olah yang merebut lahan orang, padahal kami sebagai pemilik hak,” tutupnya. (OC/SB)

Berita Lainnya

Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan, M4CR Salurkan Rp 534 Juta untuk Usaha Masyarakat Pesisir

Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan, M4CR Salurkan Rp 534 Juta untuk Usaha Masyarakat Pesisir

by Redaksi
11/02/2026
0

KALIMANTAN UTARA – Pemulihan ekosistem mangrove harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat pesisir. Kementerian Kehutanan melalui program Mangroves for...

TMMD Ke-130 Bangun Tandon Air Bersih, Permudah Akses Air Warga Tanjung Batu

TMMD Ke-130 Bangun Tandon Air Bersih, Permudah Akses Air Warga Tanjung Batu

by Redaksi
11/02/2026
0

TARAKAN – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 0907/Tarakan terus mempercepat pembangunan fasilitas penyediaan air bersih di wilayah...

Buruh Kaltara Desak UMP 2027 Mendekati KHL Rp4,97 Juta

Buruh Kaltara Desak UMP 2027 Mendekati KHL Rp4,97 Juta

by Redaksi
11/02/2026
0

TARAKAN – Serikat buruh di Kalimantan Utara (Kaltara) mulai menyuarakan tuntutan terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027. Mereka berharap...

Tarakan Siapkan Lima Lokasi Percontohan, Pencanangan Kota Wakaf Ditargetkan Desember

Tarakan Siapkan Lima Lokasi Percontohan, Pencanangan Kota Wakaf Ditargetkan Desember

by Redaksi
11/02/2026
0

TARAKAN – Penunjukan Kota Tarakan sebagai salah satu daerah Kota Wakaf tahun 2026 mulai ditindaklanjuti melalui persiapan program lintas sektor....

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Warga, Satgas TMMD Ke-130 Gelar Diskusi Bersama

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Warga, Satgas TMMD Ke-130 Gelar Diskusi Bersama

by Redaksi
11/02/2026
0

TARAKAN – Komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta masyarakat terus diperkuat Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)...

Disdik Tarakan Siapkan Program Balik Anak Hebat, Perkuat Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus

Disdik Tarakan Siapkan Program Balik Anak Hebat, Perkuat Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus

by Redaksi
11/02/2026
0

TARAKAN – Dinas Pendidikan Kota Tarakan memberikan perhatian khusus terhadap meningkatnya jumlah anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan pendampingan dan penanganan...

Next Post
Peredaran Produk TIE di Tarakan Meningkat, PJ Wali Kota: Kami Akan Tindaklanjuti

Peredaran Produk TIE di Tarakan Meningkat, PJ Wali Kota: Kami Akan Tindaklanjuti

Anak  Dibawah Umur Dicabuli Ayah Tiri Selama 7 Bulan

Anak  Dibawah Umur Dicabuli Ayah Tiri Selama 7 Bulan

Kebakaran Mesin Sewa PLTD Gunung Belah, PLN: Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Kebakaran Mesin Sewa PLTD Gunung Belah, PLN: Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Discussion about this post

Terlaris

Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan, M4CR Salurkan Rp 534 Juta untuk Usaha Masyarakat Pesisir

Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan, M4CR Salurkan Rp 534 Juta untuk Usaha Masyarakat Pesisir

11/02/2026
TMMD Ke-130 Bangun Tandon Air Bersih, Permudah Akses Air Warga Tanjung Batu

TMMD Ke-130 Bangun Tandon Air Bersih, Permudah Akses Air Warga Tanjung Batu

11/02/2026
Buruh Kaltara Desak UMP 2027 Mendekati KHL Rp4,97 Juta

Buruh Kaltara Desak UMP 2027 Mendekati KHL Rp4,97 Juta

11/02/2026
Tarakan Siapkan Lima Lokasi Percontohan, Pencanangan Kota Wakaf Ditargetkan Desember

Tarakan Siapkan Lima Lokasi Percontohan, Pencanangan Kota Wakaf Ditargetkan Desember

11/02/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com