Minggu, 6 September 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

DPRD Tarakan Temukan Kejanggalan dalam Penerbitan Sertifikat

by Admin
01/20/2025
in Daerah, Tarakan
A A
DPRD Tarakan Temukan Kejanggalan dalam Penerbitan Sertifikat

Pertemuan Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah dengan perwakilan DPRD Tarakan.

SB, TARAKAN – Kasus dugaan tumpang tindih lahan seluas 4,8 hektar yang diklaim milik Santung terus bergulir. Bahkan kini menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan.

Sejumlah massa dari Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah melakukan pertemuan (RDP) dengan perwakilan DPRD Tarakan, usai mendatangi Kantor ATR/BPN Tarakan, Senin (20/1/2025).

Baca Juga

Semarak Hari Pelanggan Nasional, Tirta Alam Tarakan Hadirkan Hadiah bagi Pelanggan

Kapolres Tarakan Tinjau Titik Api Batu Bara di Pantai Amal, Jalan Ditutup Sementara

BI Kaltara Dorong UMKM Naik Kelas hingga Tembus Pasar Ekspor

Dari hasil pertemuan ini DPRD Tarakan menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses penerbitan sertifikat tanah.

Wakil Ketua I DPRD Tarakan Herman Hamid membeberkan, berdasarkan detail kronologi, Santung sudah menguasai lahan sejak 1982.

“Tahun 2018 surat peta bidang Santung sudah keluar, uniknya ada lagi peta bidang yang keluar,” ucapnya.

Herman Hamid berjanji akan mengawal permasalahan tersebut hingga tuntas.

Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah rencana seperti, mengagendakan ke badan musyawarah, meneruskan ke Komisi I DPRD Tarakan, melakukan peninjauan lapangan.

“Usai tinjau lapangan, kami akan panggil camat, lurah, RT, Asisten 1 dan BPN untuk lakukan rapat dengar pendapat,” ungkapnya.

Herman Hamid pun berharap agar permasalahan tersebut selesai secara terang benderang. Dalam RDP ada disebutkan sejumlah pihak yang terlibat.

Menyikapi hal tersebut, Herman akan menyampaikan kepada Asisten I Pemkot Tarakan maupun BPN.

“Kami minta agar masalah ini diselidiki, jangan sampai hak yang sesungguhnya dimiliki oleh yang bukan punya hak,” ujarnya.

DPRD Tarakan berkomitmen menyelesaikan permasalahan tersebut. Kendati demikian, pihaknya bukan pengadilan dalam memutuskan persoalan tersebut.

“Harga mati, DPRD Tarakan komitmen mengawal permasalahan ini,” tegasnya.

Usai RDP salah seorang perwakilan dari Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah, Abdullah mengatakan, akan berupaya menemui Pemerintah Kota Tarakan.

“Tak cukup disitu, bahkan kami akan bawa masalah ini hingga ke pemerintah pusat. Tergantung seperti apa penyelesaiannya nanti,” ucapnya.

Disamping itu, Abdullah  membeberkan, bahwa salah satu pegawai BPN melihat database dan menemukan tumpang tindih.

“Pegawai BPN mengakui adanya kesalahan administrasi yang disebabkan oleh pihak mereka sendiri,” ucapnya.

Menurut Abdullah, ada kewenangan Undang-Undang yang bisa dipakai BPN Tarakan, saat terjadi maladministrasi seperti perbuatan melanggar hukum, pengurusan surat yang tak sesuai dengan aturan main.

Abdullah menegaskan, pihaknya menolak melakukan upaya hukum ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Kami kan pemilik sah tanah, kok kami yang diminta untuk menuntut,” tegasnya.

Pihaknya pun menduga jika ada kelompok penyerobot lahan sengaja melayangkan gugatan ke PTUN.

“Kami menyadari bahwa arahan tersebut adalah jebakan yang nantinya akan mengalahkan kami. Jujur, kami terbatas segalanya, tentu kami harus gunakan pengacara,” ungkap Abdullah.

“Kami seolah-olah yang merebut lahan orang, padahal kami sebagai pemilik hak,” tutupnya. (OC/SB)

Berita Lainnya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, Tirta Alam Tarakan Hadirkan Hadiah bagi Pelanggan

Semarak Hari Pelanggan Nasional, Tirta Alam Tarakan Hadirkan Hadiah bagi Pelanggan

by Redaksi
09/05/2026
0

Tarakan – Perumda Air Minum Tirta Alam Tarakan memanfaatkan momentum Hari Pelanggan Nasional 2026 untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat yang...

Kapolres Tarakan Tinjau Titik Api Batu Bara di Pantai Amal, Jalan Ditutup Sementara

Kapolres Tarakan Tinjau Titik Api Batu Bara di Pantai Amal, Jalan Ditutup Sementara

by Redaksi
09/05/2026
0

TARAKAN – Kapolres Tarakan bersama pejabat utama (PJU) Polres Tarakan, BPBD Kota Tarakan, serta masyarakat melakukan kunjungan lapangan sekaligus penanganan...

BI Kaltara Dorong UMKM Naik Kelas hingga Tembus Pasar Ekspor

BI Kaltara Dorong UMKM Naik Kelas hingga Tembus Pasar Ekspor

by Redaksi
09/05/2026
0

TARAKAN – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai...

Kredit Investasi Perbankan di Kaltara Tumbuh 91 Persen, Digitalisasi Transaksi Makin Meluas

Kredit Investasi Perbankan di Kaltara Tumbuh 91 Persen, Digitalisasi Transaksi Makin Meluas

by Redaksi
09/05/2026
0

TARAKAN – Penyaluran kredit investasi perbankan di Kalimantan Utara (Kaltara) tumbuh signifikan hingga sekitar 91 persen. Pertumbuhan tersebut dinilai menjadi...

Sengketa Lahan Warga dengan PT KIPI, DPP PERSADAKU Kaltara Minta Ruang Dialog

Sengketa Lahan Warga dengan PT KIPI, DPP PERSADAKU Kaltara Minta Ruang Dialog

by Redaksi
09/04/2026
0

Bulungan — Persoalan kepemilikan lahan antara warga dan PT KIPI kembali menjadi perhatian. Sejumlah warga sebelumnya melakukan aksi protes dengan...

Inflasi Kaltara Agustus 2026 Tercatat 2,17 Persen, Angkutan Laut Jadi Pemicu Utama

Inflasi Kaltara Agustus 2026 Tercatat 2,17 Persen, Angkutan Laut Jadi Pemicu Utama

by Redaksi
09/04/2026
0

TARAKAN – Inflasi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada Agustus 2026 tercatat 2,17 persen secara tahunan (yoy), masih berada dalam kisaran...

Next Post
Peredaran Produk TIE di Tarakan Meningkat, PJ Wali Kota: Kami Akan Tindaklanjuti

Peredaran Produk TIE di Tarakan Meningkat, PJ Wali Kota: Kami Akan Tindaklanjuti

Anak  Dibawah Umur Dicabuli Ayah Tiri Selama 7 Bulan

Anak  Dibawah Umur Dicabuli Ayah Tiri Selama 7 Bulan

Kebakaran Mesin Sewa PLTD Gunung Belah, PLN: Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Kebakaran Mesin Sewa PLTD Gunung Belah, PLN: Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Discussion about this post

Terlaris

Semarak Hari Pelanggan Nasional, Tirta Alam Tarakan Hadirkan Hadiah bagi Pelanggan

Semarak Hari Pelanggan Nasional, Tirta Alam Tarakan Hadirkan Hadiah bagi Pelanggan

09/05/2026
Kapolres Tarakan Tinjau Titik Api Batu Bara di Pantai Amal, Jalan Ditutup Sementara

Kapolres Tarakan Tinjau Titik Api Batu Bara di Pantai Amal, Jalan Ditutup Sementara

09/05/2026
BI Kaltara Dorong UMKM Naik Kelas hingga Tembus Pasar Ekspor

BI Kaltara Dorong UMKM Naik Kelas hingga Tembus Pasar Ekspor

09/05/2026
Inflasi Kaltara 2,17 Persen, BI Waspadai Risiko Harga Minyak dan Pasokan Pangan

Inflasi Kaltara 2,17 Persen, BI Waspadai Risiko Harga Minyak dan Pasokan Pangan

09/05/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com