Kamis, 10 September 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Jalur Alun-Alun Dikeluhkan, Dishub Akui Kekurangan Juru Parkir

by Admin
05/24/2025
in Daerah, Ekonomi, Kaltara, Nunukan
A A
Jalur Alun-Alun Dikeluhkan, Dishub Akui Kekurangan Juru Parkir

DIPINDAHKAN : Di lokasi inilah rencananya Pemkab Nunukan menempatkan sejumlah pelaku UKM yang saat ini berada di Alun-alun Nunukan.

SB, NUNUKAN – Keberadaan pedagang kuliner di Alun-alun Kota memang menjadi daya tarik tersendiri bagi warga. Utamanya, bagi mereka yang ingin menikmati minuman dan makanan cepat saji sambil melepas penat setelah seharian bekerja. Namun, dibalik itu semua, ternyata ada saja warga merasa dirugikan. Khususnya pengguna jalan yang melewati bundaran Alun-alun sebagai ikon Kabupaten Nunukan itu.

Protes warga yang terdampak tak dapat dibendung. Sebab, bahu jalan yang seharusnya digunakan melintas justru berjejal kendaran pengunjung menghalangi arus lalu lintas. Tak ayal, Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan pun dipertanyakan kinerjanya.

Baca Juga

Kodim 0907/Tarakan Tanam Pohon, Wujudkan Kepedulian Lingkungan di Juata Permai

Misi Dagang Jatim-Kaltara Catat Transaksi Sekitar Rp2 Triliun

BI Dorong UMKM Kaltara Perluas Pasar, Komoditas Walet Berpeluang Tembus Ekspor

“Dinas perhubungan kemana ya? Motor sama mobil kalau parkir sembarangan saja. Asal singgah, padahal banyak kendaraan yang mau lewat,” keluh Yanti, seorang pengendara roda 4 kala melintas.

Berbeda dengan Yanti, Ahmad justru merasa tidak mempermasalahkan kendaraan yang terparkir. Namun, Ia berharap ada petugas Dishub Nunukan yang seharusnya berada di lapangan untuk mengatur kendaraan. “Tidak masalah parkir di jalan. Asalkan ada petugas yang mengatur. Jangan dibiarkan begitu saja. Biar semuanya aman,” ungkapnya.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Nunukan Mahyuddin ST tidak menampik kejadian tersebut.
Ia membenarkan semrawutnya kendaraan ketika malam hari. Sebab, kendaraan pengunjung tidak mampu tertata rapi dan asal parkir.

“Kendala kami itu petugas parkir yang kurang. Jadi, agak sulit dilakukan. Apalagi usaha di Alun-alun itu mulainya jam 5 sore sampai jam 11 malam,” ungkap Mahyuddin kepada suryaborneo.com saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Dikatakan, sebenarnya keluhan pengguna jalan itu sudah diketahui. Sebab, pihaknya selama ini terus memantau di lapangan dan selalu mendapatkan informasi. Hanya saja, untuk melakukan penindakan tentu ada Standar Operasional Prosedur (SOP) dilakukan.

“Apalagi informasinya, pedagang di Alun-alun itu dalam waktu dekat dipindahkan. Jadi, saya rasa pengawasan parkiran akan difokuskan di lokasi yang baru nanti,” katanya.

Sebelum dipindahkan, lanjutnya, pihaknya saat ini sedang menyusun rencana pengaturan lalu lintas dan tempat parkir kendaraan dalam bentuk peraturan bupati (perbup). “Sekarang ini saya sudah menyusun perbup-nya. Nanti diatur penggunaan jalan di tanah merah itu. Apakah semua badan jalan digunakan atau hanya sebagian saja. Karena di tanah merah itu ada dua jalur. Kalau misalnya jadi gunakan tentunya sudah tidak macet lagi dan parkirannya tidak semrawaut yang dikeluhkan warga,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Mahyuddin lagi, pedagang yang notabenenya pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) itu sudah tidak berjualan di Alun-alun lagi. Lantaran Alun-alun itu memang sudah menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Bangunan khusus UKM itu memang sudah ada di tanah merah. Jadi, informasinya, semua yang kosong segera diisi. Pak bupati juga sudah mengetahui dan infonya beliau sudah menyetujui recana itu. Bahkan anggarannya disiapkan untuk pembangunan dan perbaikannya. Tinggal menunggu perbup sebagai acuan pelaksanaan di lapangan nantinya,” pungkasnya. (dln)

Berita Lainnya

Kodim 0907/Tarakan Tanam Pohon, Wujudkan Kepedulian Lingkungan di Juata Permai

Kodim 0907/Tarakan Tanam Pohon, Wujudkan Kepedulian Lingkungan di Juata Permai

by Redaksi
09/09/2026
0

TARAKAN – Semangat memperingati HUT ke-81 TNI diwujudkan Kodim 0907/Tarakan melalui aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan. Bersama pemerintah dan masyarakat,...

Misi Dagang Jatim-Kaltara Catat Transaksi Sekitar Rp2 Triliun

Misi Dagang Jatim-Kaltara Catat Transaksi Sekitar Rp2 Triliun

by Redaksi
09/09/2026
0

TARAKAN – Misi dagang dan investasi antara Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Utara dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan...

BI Dorong UMKM Kaltara Perluas Pasar, Komoditas Walet Berpeluang Tembus Ekspor

BI Dorong UMKM Kaltara Perluas Pasar, Komoditas Walet Berpeluang Tembus Ekspor

by Redaksi
09/09/2026
0

TARAKAN – Bank Indonesia (BI) Kaltara terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu memperluas pasar, termasuk...

Disdik Tarakan Catat Kekurangan 285 Guru hingga Akhir 2026

Disdik Tarakan Catat Kekurangan 285 Guru hingga Akhir 2026

by Redaksi
09/08/2026
0

TARAKAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mencatat kebutuhan tenaga pendidik masih belum terpenuhi. Hingga Desember 2026, kekurangan guru di...

Disdik Tarakan Siapkan Guru, Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas III SD Ditargetkan Mulai Tahun Depan

Disdik Tarakan Siapkan Guru, Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas III SD Ditargetkan Mulai Tahun Depan

by Redaksi
09/08/2026
0

TARAKAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mulai mematangkan persiapan penerapan pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa sekolah dasar (SD). Salah...

Kerja Sama Ekonomi Jatim-Kaltara Capai Rp2,1 Triliun

Kerja Sama Ekonomi Jatim-Kaltara Capai Rp2,1 Triliun

by Redaksi
09/08/2026
0

TARAKAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan konektivitas dan kolaborasi ekonomi antara Jawa Timur (Jatim) dan Kalimantan...

Next Post
Kliennya Diduga Disekap 33 Hari di Stasiun PSDKP, Kuasa Hukum Lapor Polisi

Kliennya Diduga Disekap 33 Hari di Stasiun PSDKP, Kuasa Hukum Lapor Polisi

Parpol Peraih Kursi di DPRD Dapat Bantuan Keuangan, Partai Gerindra Terbanyak

Parpol Peraih Kursi di DPRD Dapat Bantuan Keuangan, Partai Gerindra Terbanyak

Dua 2 Kursi DPRD Jadi Modal PPP Tarakan Kecipratan Bankeu

Dua 2 Kursi DPRD Jadi Modal PPP Tarakan Kecipratan Bankeu

Discussion about this post

Terlaris

Kodim 0907/Tarakan Tanam Pohon, Wujudkan Kepedulian Lingkungan di Juata Permai

Kodim 0907/Tarakan Tanam Pohon, Wujudkan Kepedulian Lingkungan di Juata Permai

09/09/2026
Misi Dagang Jatim-Kaltara Catat Transaksi Sekitar Rp2 Triliun

Misi Dagang Jatim-Kaltara Catat Transaksi Sekitar Rp2 Triliun

09/09/2026
BI Dorong UMKM Kaltara Perluas Pasar, Komoditas Walet Berpeluang Tembus Ekspor

BI Dorong UMKM Kaltara Perluas Pasar, Komoditas Walet Berpeluang Tembus Ekspor

09/09/2026
Disdik Tarakan Catat Kekurangan 285 Guru hingga Akhir 2026

Disdik Tarakan Catat Kekurangan 285 Guru hingga Akhir 2026

09/08/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com