Sabtu, 28 Februari 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Kemenko Polkam Akui Gagal Bendung Judi Online, Teknologi Bandar Lebih Canggih!

by Admin
08/01/2025
in Daerah, Hukum & Kriminal, Kaltara, Tarakan
A A
Kemenko Polkam Akui Gagal Bendung Judi Online, Teknologi Bandar Lebih Canggih!

FOTO : Deputi V Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, Marsekal Muda TNI Eko D. Indarto, S.IP., M.Tr. (Han)

SB, TARAKAN – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) mengaku mengalami kesulitan besar dalam memerangi perjudian online (judol) yang terus menjamur di ruang digital. Meskipun ribuan konten ditutup setiap hari, keberadaan situs dan akun promosi judol seolah tak ada habisnya.

Hal ini diungkapkan Deputi V Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, Marsekal Muda TNI Eko D. Indarto, S.IP., M.Tr. (Han) dalam kegiatan literasi keamanan siber di Hotel Tarakan Plaza, Kamis (31/7/2025). Acara tersebut fokus memberikan pemahaman tentang perlindungan data pribadi serta bahaya judi online yang kini bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

Baca Juga

Kampung Nelayan Tarakan Kini Lebih Nyambung! Indosat Hadirkan Desa Digital untuk Dorong Ekonomi & Pendidikan Pesisir

Gubernur Kaltara Resmikan Gedung Baru SMA Negeri 5 Tarakan

Gubernur Kaltara Resmikan SMA Negeri 5 Tarakan, Sekolah Masih Kekurangan 11 Ruang Kelas

“Dunia digital sudah berkembang besar digunakan di seluruh dunia, Pak. Kita berbicaranya dengan istilah bahwa teknologi digital itu ibarat pedang bermata dua, Pak. Ada yang memanfaatkan kalau kita tahu cara menggunakan dan regulasinya menata hal itu,” jelas Eko.

Eko menilai minimnya literasi digital di kalangan masyarakat menjadi celah empuk bagi pelaku bisnis judol. Banyak masyarakat tergoda karena ingin mendapat uang secara instan, tanpa menyadari bahwa sistem yang dijalankan sudah dikendalikan sepenuhnya oleh mesin algoritma yang dirancang agar pemain selalu kalah.

“Padahal kita sudah sampaikan, judi dimanapun juga para pemain tidak akan pernah menang. Apalagi sekarang yang judi online itu menggunakan algoritma mesin. Mereka jauh lebih pintar, sudah mengatur bagaimana bisa menata manajemen mereka agar jangan sampai kalah. Manusia pasti kalah. Inilah yang sangat mengganggu,” tegasnya.

Menurut Eko, dampaknya lebih dari sekadar kerugian uang. Pemain justru mengalami gangguan psikologis karena selalu ingin mengembalikan kekalahan.

“Mengganggu mindset mereka. Bahwa dia penasaran, ingin terus dan terus,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, saat ini Kemenko Polkam telah membentuk Desk Pemberantasan Judi Online dan bekerja sama dengan PPATK, Mabes Polri, dan OJK untuk memantau serta memblokir aktivitas judol. Namun, diakuinya, kerja tersebut seperti menggali pasir di pantai: tak pernah tuntas.

“Kami belum spesifikasi, tapi secara umum kami dapat laporan. Dari tiap minggu kami laporan. Kemenko Polkam membentuk desk pemberantasan judol. Kita juga yang menangani hal itu. Laporan itu diberikan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), kemudian dari Mabes Polri, dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dimasukkan ke Komdigi untuk di-takedown,” jelas Eko.

Namun, meskipun ada laporan rutin, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa ribuan konten masih bermunculan setiap hari.

“Dimasukkan ke Komdigi untuk di-takedown. Yang saya dapat laporannya, sehari itu bisa 5.000-6.000 konten ditutup. Itu masih belum semuanya bisa. Mereka banyak cara masuk. Silakan dilihat ini, makanya perhatian bagi kita semua,” katanya.

Salah satu kendala besar adalah teknik penyembunyian link yang digunakan para pelaku judol, misalnya tidak menaruh tautan langsung di halaman utama, tetapi di bagian komentar media sosial, membuatnya sulit dilacak.

“Teman-teman kita ini kadang kebingungan. Kenapa? Orang-orang yang berbisnis judol ini bicara tentang judol. Mereka memasukkan linknya tidak di halaman utamanya,” ungkapnya.

“Di komentar sekarang. Di komentar-komentar. Ada 1.500 komentar, punya follower. Dia masuk di situ. Gimana kita memeriksanya satu-satu? Orang yang punya kepentingan, janjinya di komentarnya di situ. Untuk masuk di situ. Itulah yang berbeda. Ini tanggung jawab kita ke depannya,” tambah Eko.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemberantasan judol bukan hanya tugas pemerintah. Ia mengajak masyarakat untuk turut aktif menjaga keamanan digital, terutama dalam melindungi data pribadi.

“Makanya berat sekali. Kita harus benar-benar melindungi data pribadi, berangkat dari pribadi masing-masing. Tapi itu tadi, teknologinya berkembang cepat. Kita harus dorong, harus bersama-sama. Kalau sendiri saya yakin berat,” ujar Eko.

Ia pun menyayangkan bahwa bagi para pelaku, judi online hanyalah bisnis yang akan terus dipertahankan dengan berbagai cara.

“Memang kita sedih ya. Judol bagi mereka adalah bisnis. Karena kalau bisnis mereka diganggu, pasti akan cari cara lain untuk masuk dan mempertahankan bisnisnya,” tutupnya. (sdq)

Tags: Kemenko Polkam

Berita Lainnya

Kampung Nelayan Tarakan Kini Lebih Nyambung! Indosat Hadirkan Desa Digital untuk Dorong Ekonomi & Pendidikan Pesisir

Kampung Nelayan Tarakan Kini Lebih Nyambung! Indosat Hadirkan Desa Digital untuk Dorong Ekonomi & Pendidikan Pesisir

by Redaksi
02/26/2026
0

Tarakan– Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menghadirkan Desa Digital di Kampung Nelayan Tarakan, Kalimantan Utara, membawa konektivitas andal dan...

Gubernur Kaltara Resmikan Gedung Baru SMA Negeri 5 Tarakan

Gubernur Kaltara Resmikan Gedung Baru SMA Negeri 5 Tarakan

by Redaksi
02/25/2026
0

Tarakan – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, secara resmi meresmikan penggunaan gedung baru SMA Negeri 5 Tarakan. Peresmian ini...

Gubernur Kaltara Resmikan SMA Negeri 5 Tarakan, Sekolah Masih Kekurangan 11 Ruang Kelas

Gubernur Kaltara Resmikan SMA Negeri 5 Tarakan, Sekolah Masih Kekurangan 11 Ruang Kelas

by Redaksi
02/25/2026
0

Tarakan – Peresmian SMA Negeri 5 Tarakan dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Utara dan dihadiri perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah...

Wali Kota Tarakan Buka Pesantren Kilat Ramadan 1447 H, Luncurkan Program GEMPITA dan GESIT LAH

Wali Kota Tarakan Buka Pesantren Kilat Ramadan 1447 H, Luncurkan Program GEMPITA dan GESIT LAH

by Redaksi
02/25/2026
0

Tarakan – Wali Kota Tarakan, Khairul, secara resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadan 1447 H/2026 M yang dirangkaikan dengan peluncuran...

BI Kaltara Kembali Membuka Pendaftaran Penukaran Uang Baru 27 Februari 2026

BI Kaltara Kembali Membuka Pendaftaran Penukaran Uang Baru 27 Februari 2026

by Redaksi
02/25/2026
0

Tarakan – Kabar baik bagi masyarakat yang belum sempat menukarkan uang pada periode pertama. Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi...

Wakapolres Tarakan Serahkan Piagam Penghargaan Kapolda Kaltara kepada Personel Berprestasi

Wakapolres Tarakan Serahkan Piagam Penghargaan Kapolda Kaltara kepada Personel Berprestasi

by Redaksi
02/23/2026
0

Tarakan – Pelaksanaan penyerahan Piagam Penghargaan dari Kapolda Kalimantan Utara kepada personel berprestasi digelar di Lapangan Apel Mako Polres Tarakan...

Next Post
Kemenko Polkam Gelar Literasi Keamanan Siber di Tarakan, Bekali ASN dan Masyarakat Hadapi Hoaks dan Ancaman Digital

Kemenko Polkam Gelar Literasi Keamanan Siber di Tarakan, Bekali ASN dan Masyarakat Hadapi Hoaks dan Ancaman Digital

DPRD Kaltara Sosialisasikan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak di Nunukan, Wujud Nyata Lawan Kekerasan

DPRD Kaltara Sosialisasikan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak di Nunukan, Wujud Nyata Lawan Kekerasan

Inflasi Nunukan Capai 1,76 Persen, BPS: Ikan, Beras, dan Bumbu Dapur Jadi Pemicu

Inflasi Nunukan Capai 1,76 Persen, BPS: Ikan, Beras, dan Bumbu Dapur Jadi Pemicu

Discussion about this post

Terlaris

Kampung Nelayan Tarakan Kini Lebih Nyambung! Indosat Hadirkan Desa Digital untuk Dorong Ekonomi & Pendidikan Pesisir

Kampung Nelayan Tarakan Kini Lebih Nyambung! Indosat Hadirkan Desa Digital untuk Dorong Ekonomi & Pendidikan Pesisir

02/26/2026
Gubernur Kaltara Resmikan Gedung Baru SMA Negeri 5 Tarakan

Gubernur Kaltara Resmikan Gedung Baru SMA Negeri 5 Tarakan

02/25/2026
Gubernur Kaltara Resmikan SMA Negeri 5 Tarakan, Sekolah Masih Kekurangan 11 Ruang Kelas

Gubernur Kaltara Resmikan SMA Negeri 5 Tarakan, Sekolah Masih Kekurangan 11 Ruang Kelas

02/25/2026
Wali Kota Tarakan Buka Pesantren Kilat Ramadan 1447 H, Luncurkan Program GEMPITA dan GESIT LAH

Wali Kota Tarakan Buka Pesantren Kilat Ramadan 1447 H, Luncurkan Program GEMPITA dan GESIT LAH

02/25/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com