Selasa, 17 Maret 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Laka Laut di Kaltara Jadi Sorotan, Akademisi: Saling Tuding Tanggung Jawab hingga Konsekuensi Hukum

by Admin
02/20/2025
in Daerah, Kaltara
A A
Laka Laut di Kaltara Jadi Sorotan, Akademisi: Saling Tuding Tanggung Jawab hingga Konsekuensi Hukum

SB, TARAKAN – Serangkaian kecelakaan transportasi laut dan sungai yang terjadi di Nunukan dan Tanjung Selor (Bulungan) dalam beberapa waktu terakhir hingga menimbulkan korban jiwa menjadi sorotan berbagai pihak.

Pasalnya, insiden tersebut memicu pertanyaan besar terkait hal mendasar tentang keselamatan transportasi air di wilayah Kaltara, yang notabene aktivitas masyarakatnya sebagian besar bergantung pada angkutan air.

Baca Juga

Kapolres Tarakan Kunjungi Pos Pelayanan Pelabuhan Ferry Juata, Cek Kesiapan Pengamanan dan Arus Mudik

Bandara Juwata Tarakan Layani 8 Penerbangan Reguler, Maskapai Siapkan Extra Flight Jelang Lebaran

Polres Tarakan Gelar Operasi Ketupat 2026, Siagakan 8 Pos Pengamanan hingga 25 Maret

Menanggapi persoalan kecelakaan di jalur air (sungai dan laut) Akademisi Bidang Moda Transportasi yang juga Wakil Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT), Dr. Ir. Muhammad Djaya Bakri, S.T, M.T., menganalisa kecelakaan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kecelakaan di pulau Tias tepatnya di sungai Temangga (Bulungan) diduga kuat akibat kelebihan penumpang. Dimana kapasitas angkutan speedboat yang hanya 30 orang, namun ditumpangi hingga 50 penumpang.

Sedangkan kecelakaan di Nunukan diduga dipicu oleh cuaca buruk dan gelombang besar yang terjadi di muara Sungai Ular.

Lantas, Djaya Bakri menekankan pentingnya kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diatur dalam Permenhub 62 Tahun 2019 tentang Angkutan Penyeberangan.

Menurutnya, regulasi ini sangat relevan untuk diterapkan pada angkutan speedboat di Kaltara, khususnya terkait kompetensi awak kapal dan motoris.

“Dalam operasional angkutan umum yang bersifat massal, seperti juga pada angkutan penyeberangan ini, setiap pihak (operator atau badan usaha penyelenggara angkutan dan instansi yang berwenang mengawasi seperti dishub) harus mematuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi regulasi operasionalnya,” ujar Djaya Bakri.

Ia juga mengungkapkan, pengawasan terhadap syarat keselamatan, keamanan, kenyamanan, kemudahan dan keterjangkauan, serta kesetaraan harus dipastikan terpenuhi sebelum izin berlayar disetujui.

Selain itu, yang menjadi sorotan ialah tumpang tindih tanggung jawab antar instansi terkait, seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

Dalam hal ini, menurut Djaya Bakri, KSOP bertanggung jawab atas pengawasan dan penegakan hukum di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran, sedangkan BPTD mengelola lalu lintas dan angkutan jalan, sungai, danau, serta penyeberangan.

“Yah ini kala sudah ada masalah jadi saling tuding,” kata Dr. Djaya Bakri.

Terkait speedboat non-reguler, Djaya Bakri mengungkapkan, bahwa keberadaannya dipicu oleh ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan transportasi.

Namun, ia menekankan bahwa legalitas speedboat non-reguler masih menjadi persoalan. Dalam sebuah studi mengenai perlindungan konsumen pada angkutan sungai, kapal cepat non-reguler memberikan gambaran lebih jelas mengenai legalitas dan perlindungan konsumen.

Sejumlah poin disebutkan seperti aspek legalitas, dimana speedboat non-reguler dapat dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2009 tentang Perlindungan Konsumen.

Salah satu poin, penyedia jasa angkutan sungai harus memenuhi persyaratan kelaiklautan kapal, termasuk sertifikat keselamatan dan dokumen lainnya. Akan tetapi dokumen legalitas operasional speedboat non-reguler masih dalam proses oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

“Pada poin terakhir adalah tanggung jawab dan perlindungan konsumen. Disebutkan, penyedia jasa kapal cepat bertanggung jawab atas kerugian penumpang, termasuk pengembalian uang, perawatan kesehatan dari asuransi Jasa Raharja, dan santunan,” terangnya.

Tak hanya itu, konsumen yang menggunakan speedboat non-reguler ilegal tidak memiliki perlindungan yang memadai. Kapal ilegal mungkin tidak memenuhi standar keselamatan dan tidak memberikan perlindungan asuransi.

“Penumpang dan awak kapal ilegal juga berisiko menghadapi konsekuensi hukum,” pungkas Djaya Bakri. (SB)

Berita Lainnya

Kapolres Tarakan Kunjungi Pos Pelayanan Pelabuhan Ferry Juata, Cek Kesiapan Pengamanan dan Arus Mudik

Kapolres Tarakan Kunjungi Pos Pelayanan Pelabuhan Ferry Juata, Cek Kesiapan Pengamanan dan Arus Mudik

by Redaksi
03/16/2026
0

Tarakan – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan serta memantau arus mudik di wilayah pelabuhan, Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik,...

Bandara Juwata Tarakan Layani 8 Penerbangan Reguler, Maskapai Siapkan Extra Flight Jelang Lebaran

Bandara Juwata Tarakan Layani 8 Penerbangan Reguler, Maskapai Siapkan Extra Flight Jelang Lebaran

by Redaksi
03/16/2026
0

Tarakan – Aktivitas penerbangan di Bandar Udara Internasional Juwata menjelang periode angkutan Lebaran 2026 masih berjalan dengan jadwal reguler. Hingga...

Polres Tarakan Gelar Operasi Ketupat 2026, Siagakan 8 Pos Pengamanan hingga 25 Maret

Polres Tarakan Gelar Operasi Ketupat 2026, Siagakan 8 Pos Pengamanan hingga 25 Maret

by Redaksi
03/16/2026
0

Tarakan – Polres Tarakan resmi melaksanakan Operasi Ketupat 2026 sebagai bagian dari pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri. Operasi yang...

PPPKH-LH Lakukan Peninjauan dan Pengukuran Lahan Sengketa di Area HGU PT Pipit Mutiara Indah, Berlangsung Kondusif

PPPKH-LH Lakukan Peninjauan dan Pengukuran Lahan Sengketa di Area HGU PT Pipit Mutiara Indah, Berlangsung Kondusif

by Redaksi
03/16/2026
0

Sekatak – Ketua Harian Perkumpulan Pemuda Peduli Kelestarian Hutan dan Lingkungan Hidup Kalimantan Utara (PPPKH-LH), Natalius Jhon, pada Sabtu (14/3/2025)...

Uji Taring APH: Koordinator Isu BEM SI Tantang Polisi dan Jaksa Bongkar Mafia Anggaran di Bulungan

Uji Taring APH: Koordinator Isu BEM SI Tantang Polisi dan Jaksa Bongkar Mafia Anggaran di Bulungan

by Redaksi
03/15/2026
0

TANJUNG SELOR – Integritas pembangunan di Kalimantan Utara tengah berada di titik nadir. Serangkaian proyek infrastruktur bernilai fantastis yang bersumber...

PMII Nunukan Gugat “Trinitas” Kegagalan Proyek Air: Dari Embung Mangkrak hingga Dugaan Korupsi SPAM Sebuku

PMII Nunukan Gugat “Trinitas” Kegagalan Proyek Air: Dari Embung Mangkrak hingga Dugaan Korupsi SPAM Sebuku

by Redaksi
03/15/2026
0

NUNUKAN – Suara kritis datang dari kalangan mahasiswa Kabupaten Nunukan yang menyoroti potret buram pengelolaan infrastruktur air bersih di wilayah...

Next Post
Usai Dilantik, Khairul Ajak Masyarakat Bangun Kota Tarakan yang Lebih baik

Usai Dilantik, Khairul Ajak Masyarakat Bangun Kota Tarakan yang Lebih baik

Polisi Grebek Sarang Transaksi Sabu di Lingkas Ujung, Seorang IRT Turut Dirungkus

Polisi Grebek Sarang Transaksi Sabu di Lingkas Ujung, Seorang IRT Turut Dirungkus

Jelang Ramadhan 2025, Harga Bahan Pokok di Tarakan Stabil

Jelang Ramadhan 2025, Harga Bahan Pokok di Tarakan Stabil

Discussion about this post

Terlaris

Kapolres Tarakan Kunjungi Pos Pelayanan Pelabuhan Ferry Juata, Cek Kesiapan Pengamanan dan Arus Mudik

Kapolres Tarakan Kunjungi Pos Pelayanan Pelabuhan Ferry Juata, Cek Kesiapan Pengamanan dan Arus Mudik

03/16/2026
Bandara Juwata Tarakan Layani 8 Penerbangan Reguler, Maskapai Siapkan Extra Flight Jelang Lebaran

Bandara Juwata Tarakan Layani 8 Penerbangan Reguler, Maskapai Siapkan Extra Flight Jelang Lebaran

03/16/2026
Polres Tarakan Gelar Operasi Ketupat 2026, Siagakan 8 Pos Pengamanan hingga 25 Maret

Polres Tarakan Gelar Operasi Ketupat 2026, Siagakan 8 Pos Pengamanan hingga 25 Maret

03/16/2026
PPPKH-LH Lakukan Peninjauan dan Pengukuran Lahan Sengketa di Area HGU PT Pipit Mutiara Indah, Berlangsung Kondusif

PPPKH-LH Lakukan Peninjauan dan Pengukuran Lahan Sengketa di Area HGU PT Pipit Mutiara Indah, Berlangsung Kondusif

03/16/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com