Sabtu, 11 April 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Marak Ijazah Palsu, Komisi Informasi Perjuangkan Kewenangan Bawaslu Verifikasi Ijazah Caleg dan Kepala Daerah

by Admin
07/26/2025
in Daerah, Kaltara, Politik, Tarakan
A A
Marak Ijazah Palsu, Komisi Informasi Perjuangkan Kewenangan Bawaslu Verifikasi Ijazah Caleg dan Kepala Daerah

VERIFIKASI : Ketua KI Kaltara, Fajar Mentari saat memberikan informasi terkait Keterbukaan Informasi Publik kepada wartawan. Dalam kesempatan ini, Fajar menyebut upaya KI pusat memperjuangkan agar Bawaslu bisa memverifikasi ijazah calon legislatif dan kepala daerah.

SB, TARAKAN – Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tengah memperjuangkan agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diberikan kewenangan untuk memverifikasi ijazah calon legislatif dan kepala daerah. Bila ditinjau secara administratif, KI berharap kewenangan menyeluruh, mulai ijazah SD hingga ijazah terakhir sang calon. Langkah ini diharapkan dapat menutup celah penyalahgunaan dokumen dan mencegah terjadinya Pemungutan Suara Ulang (PSU) akibat maraknya dugaan ijazah palsu seperti yang terjadi, termasuk di Kaltara.

Hal itu disampaikan Ketua KI Kaltara, Fajar Mentari, saat menjadi narasumber di acara sosialisasi Keterbukaan Informasi Pemilu, Selasa 22 Juli 2025 lalu. Fajar Mentari menyebut, pembahasan soal akses verifikasi ijazah oleh Bawaslu ini bahkan sedang berlangsung di tingkat pusat. Ia menilai, regulasi saat ini terlalu membatasi ruang gerak pengawasan karena alasan perlindungan data pribadi yang memang juga dipayungi oleh regulasi.

Baca Juga

PKB Kaltara Gelar Muscab, Tekankan Regenerasi dan Uji Kompetensi Calon Ketua DPC

Wasekjen DPP PKB Tekankan Demokrasi dan Konsolidasi di Muscab PKB Kaltara

Pembangunan Pusat Pemerintahan Tarakan Dorong Ekonomi, DPRD: Anggaran Rp280 Miliar Disiapkan Bertahap

“Terkhusus untuk ijazah, ini sedang kita bahas bersama di pusat agar Bawaslu, diberikan akses memverifikasi secara administratif, mulai dari ijazah SD, SMP, hingga SMA yang berkaitan dengan kelayakan calon,” ungkap pria yang akrab disapa FM ini.

Fajar juga menyoroti pentingnya keterbukaan ini bagi masyarakat sebagai pemilih. Publik, kata dia, berhak mengetahui latar belakang pendidikan para calon wakil rakyat. Pasalnya, merekalah yang merumuskan produk-produk kebijakan publik, sehingga negara harus benar-benar menjamin standar kelayakan calon, apakah benar-benar pernah sekolah, ijazahnya diperoleh secara benar atau tidak.

Hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi ijazah yang asli-palsu, yaitu ijazah yang kepalsuannya asli. Dan mengantisipasi ijazah asli tapi palsu (Aspal), yaitu ijazah yang memang asli, tapi prosesnya yang palsu.

“Bayangkan kalau ternyata semua jenjang pendidikan calon itu cuma dari sekolah paket, dari A, B, hingga C. Sebab yang dipakai mendaftar ‘kan ijazah terakhirnya. Semisal paket C, Itu memang sah menurut aturan, tapi kasihan masyarakat kalau mereka tidak tahu ijazah SD dan SMP-nya yang barangkali juga paket A dan B. Syukur-syukur kalau ijazah paket C-nya asli, bagaimana kalau ya paket ya palsu?, dan kalaupun asli, bagaimana seandainya ijazah SD atau SMP-nya yang palsu, maka otomatis ijazah terakhirnya itu batal demi hukum,” ungkapnya.

Menurutnya, akses verifikasi tidak hanya penting dari sisi administratif, tapi juga demi menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Fajar menegaskan, keterbukaan informasi adalah kunci mencegah konflik hukum yang berujung PSU. “Ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Oleh karenanya, harus ada pengecualian bagi Bawaslu agar bisa mengakses data ini secara terbatas dan bertanggung jawab. Semakin banyak yang mengawasi, maka resiko tingkat pelanggaran akan semakin terminimilasir,” ujarnya.

KI Kaltara, lanjut Fajar, telah aktif mengawal transparansi Pemilu sejak 2024. Mereka juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosialisasi keterbukaan informasi oleh KPU dan Bawaslu.

“Ini adalah langkah awal kami dalam mendampingi transparansi Pemilu, baik itu Pileg, maupun Pilkada. KI menaruh harapan besar agar seluruh tahapan Pemilu harus terbuka dan bisa diakses publik, termasuk regulasi yang mengaturnya,” ucapnya.

Fajar juga mendorong kolaborasi erat antara KPU, Bawaslu, dan KI untuk menciptakan Pemilu yang jujur, adil, dan akuntabel. Ia juga berharap jurnalis dan masyarakat ikut berperan aktif mengawal keterbukaan informasi demi menjaga integritas proses demokrasi di daerah.

“Cek fisik dan cek administrasi berkas, itu harus sungguh-sungguh ‘diplototin’. Setiap calon ini kan pasti punya riwayat hidup. Jadi, ibarat beli mobil bekas, jangan cuma cek surat-suratnya saja. Tapi perlu dicek bodi, kerangka mesin apakah sudah sesuai surat, dan lainnya. Sebaliknya jangan cuma cek fisik saja, tapi administrasinya secara keseluruhan itu juga harus sesuai dengan data yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum,” jelasnya.

Seyogianya, lanjut FM, pada saat para kader partai mendaftarkan dirinya untuk menjadi calon pejabat publik, maka ada konsekuensi logis untuk jenjang pendidikannya bisa dikonsumsi publik. “Agar pemilih tahu seberapa pantas dirinya untuk dipilih rakyat. Kalau bersih, kenapa harus risih?” ujar Fajar. (red)

Berita Lainnya

PKB Kaltara Gelar Muscab, Tekankan Regenerasi dan Uji Kompetensi Calon Ketua DPC

PKB Kaltara Gelar Muscab, Tekankan Regenerasi dan Uji Kompetensi Calon Ketua DPC

by Redaksi
04/09/2026
0

Tarakan- Kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Kalimantan Utara berlangsung dengan fokus pada penguatan struktur partai dan persiapan...

Wasekjen DPP PKB Tekankan Demokrasi dan Konsolidasi di Muscab PKB Kaltara

Wasekjen DPP PKB Tekankan Demokrasi dan Konsolidasi di Muscab PKB Kaltara

by Redaksi
04/09/2026
0

Tarakan- Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Kalimantan Utara menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur partai sekaligus menyiapkan strategi...

Pembangunan Pusat Pemerintahan Tarakan Dorong Ekonomi, DPRD: Anggaran Rp280 Miliar Disiapkan Bertahap

Pembangunan Pusat Pemerintahan Tarakan Dorong Ekonomi, DPRD: Anggaran Rp280 Miliar Disiapkan Bertahap

by Redaksi
04/09/2026
0

Tarakan – Rencana pembangunan pusat pemerintahan di Kota Tarakan dinilai akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian, baik dalam jangka pendek...

Tiga Titik Rawan Longsor di Lingkas Ujung, Warga RT 5 Tarakan Minta Penanganan Serius

Berdampak Longsor Dua Kali, Ibu Salmah Harap Bantuan Perbaikan

by Redaksi
04/09/2026
0

Tarakan — Sebuah rumah milik warga di RT 5 Kelurahan Lingkas Ujung Kota Tarakan mengalami kerusakan parah akibat longsor yang...

Tiga Titik Rawan Longsor di Lingkas Ujung, Warga RT 5 Tarakan Minta Penanganan Serius

Tiga Titik Rawan Longsor di Lingkas Ujung, Warga RT 5 Tarakan Minta Penanganan Serius

by Redaksi
04/09/2026
0

Tarakan — Warga RT 5 Kelurahan Lingkas Ujung mengkhawatirkan kondisi permukiman yang rawan longsor setelah kembali terjadi peristiwa tanah ambles...

Komisi Informasi Kalimantan Utara Sampaikan Laporan Kinerja kepada Gubernur dan DPRD

Komisi Informasi Kalimantan Utara Sampaikan Laporan Kinerja kepada Gubernur dan DPRD

by Redaksi
04/09/2026
0

Tanjung Selor – Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan laporan kinerja kepada Pemerintah Provinsi dan DPRD Provinsi Kalimantan Utara sebagai...

Next Post
Gaduh Ijazah Palsu, Ketua KI Kaltara : Tak Apa Paket C, Tapi Setidaknya Ijazahnya Asli

Gaduh Ijazah Palsu, Ketua KI Kaltara : Tak Apa Paket C, Tapi Setidaknya Ijazahnya Asli

Bayi Tak Bernyawa Ditemukan di Bawah Jemuran Rumput Laut Bikin Heboh Warga Sedadap, Anak Siapa?

Bayi Tak Bernyawa Ditemukan di Bawah Jemuran Rumput Laut Bikin Heboh Warga Sedadap, Anak Siapa?

Pemekaran 2 Desa di Binusan, Mansur : Masyarakat Sudah Siap, Datanya Sudah Lengkap

Pemekaran 2 Desa di Binusan, Mansur : Masyarakat Sudah Siap, Datanya Sudah Lengkap

Discussion about this post

Terlaris

PKB Kaltara Gelar Muscab, Tekankan Regenerasi dan Uji Kompetensi Calon Ketua DPC

PKB Kaltara Gelar Muscab, Tekankan Regenerasi dan Uji Kompetensi Calon Ketua DPC

04/09/2026
Wasekjen DPP PKB Tekankan Demokrasi dan Konsolidasi di Muscab PKB Kaltara

Wasekjen DPP PKB Tekankan Demokrasi dan Konsolidasi di Muscab PKB Kaltara

04/09/2026
Pembangunan Pusat Pemerintahan Tarakan Dorong Ekonomi, DPRD: Anggaran Rp280 Miliar Disiapkan Bertahap

Pembangunan Pusat Pemerintahan Tarakan Dorong Ekonomi, DPRD: Anggaran Rp280 Miliar Disiapkan Bertahap

04/09/2026
Tiga Titik Rawan Longsor di Lingkas Ujung, Warga RT 5 Tarakan Minta Penanganan Serius

Berdampak Longsor Dua Kali, Ibu Salmah Harap Bantuan Perbaikan

04/09/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com