Selasa, 26 Mei 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Gaduh Ijazah Palsu, Ketua KI Kaltara : Tak Apa Paket C, Tapi Setidaknya Ijazahnya Asli

by Admin
07/26/2025
in Daerah, Hukum & Kriminal, Kaltara, Politik, Tarakan
A A
Gaduh Ijazah Palsu, Ketua KI Kaltara : Tak Apa Paket C, Tapi Setidaknya Ijazahnya Asli

TERBUKA : Ketua KI Kaltara, Fajar Mentari berpose bersama Komisioner Bawaslu Tarakan dan wartawan usai sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik belum lama ini.

SB, TARAKAN – Polemik maraknya ijazah palsu dalam prosesi Pemilihan Umum (Pemilu) dinilai tak bisa dilepaskan dari peran partai politik yang seharusnya menjadi garda terdepan lahirnya pemimpin di setiap daerah. Rakyat, sebagai pemilih pun harus diberikan informasi akurat terkait calon-calon pemimpin mereka, salah satunya perihal keabsahan ijazah.

“Pemilu ini ‘kan melibatkan partisipasi rakyat sebagai pemilihnya, yang bahkan tidak lepas melibatkan masyarakat dengan SDM paling rendah sebagai pemilih. Hal ini terjadi sejak reformasi lahir dari rahim seorang laki-laki bernama Amien Rais,” ungkap Ketua Komisi Informasi (KI) Kalimantan Utara (Kaltara), Fajar Mentari.

Baca Juga

Plt Wali Kota Tarakan Serahkan 9 Ekor Sapi Kurban, Termasuk Bantuan Presiden Prabowo

Mahasiswa Gelar Aksi di Depan Kantor Wali Kota Tarakan, Sampaikan Tujuh Tuntutan

Plt Wali Kota Tarakan Respons Aksi Mahasiswa, Janji Tindaklanjuti Aspirasi dalam Sepekan

Namun yang terjadi, kata Fajar, partai politik justru mendaftakan para calon yang diusung hanya berdasarkan kuantitasnya, bukan kualitasnya. Umumnya, mereka lebih mementingkan peluang keterpilihan setiap calonnya, dengan tolok ukur siapa yang dianggap punya kemampuan financial penunjang, tokoh masyarakat dan punya keluarga besar ketimbang latar belakang sang calon.

“Tujuan Pemilu akhirnya hanya berorientasi pada kepentingan partai tertentu. Pemilu hanya dijadikan topeng, seolah menjadikan rakyat sudah berdaulat. Demokrasi hanya kamuflase untuk menguntungkan segelintir kelompok rakyat, bukan untuk seluruh rakyat Indonesia,” terang Fajar.

Sejatinya, kata FM –sapaan akrabnya–, semangat dan tujuan Pemilu ini untuk mengusung kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan partai tertentu. “Demokrasi itu tidak egois. Rakyat (hanya) menjadi korban atas nama demokrasi, dan alhasil wakil rakyat hanya didominasi orang-orang yang tidak kompeten,” terangnya.

Dijelaskan FM, sejauh ini negara telah memberikan ruang, membuka kesempatan bagi mereka yang putus sekolah atau tidak lulus melalui program paket. Tapi, lanjutnya, hal itu harusnya dimaknai sebagai upaya calon-calon pemimpin dari partai untuk meraihnya lalu menggunakannya saat Pemilu berlangsung.

“Semisal ijazahnya paket B, maka ia mestinya mengambil sekolah normal SMA selama 3 tahun, bukan ambil paket C lagi. Atau jika ijazahnya paket C, maka mestinya ia kuliah normal untuk mengambil strata satunya. Kemudian, ijazah terakhir melalui pendidikan normal itulah yang digunakan untuk mendaftar. Idealnya ‘kan harusnya seperti itu,” papar Fajar.

Fajar juga menjelaskan, fenomena ini kemudian membangun sebuah mindset, “buat apa sekolah dan berpendidikan tinggi, kalau perlu tidak perlu sekolah, cukup ambil paket A, B, dan C. Toh juga sudah bisa jadi pejabat”. Padahal, kata FM, Pemilu harusnya menjadi salah satu ajang edukasi, bukan ajang pembunuhan mental.

“Ini ‘kan bukan soal siapa yang jenjang pendidikannya paling tinggi, tapi ini soal keterbukaan informasi kepada rakyat bahwa apakah calon pejabat yang bakal membuat produk kebijakan pernah sekolah atau tidak, ijazahnya asli atau tidak,” ucapnya.

“Tidak apa-apa staf DPRD-nya ijazah S-1, S-2, atau bahkan Doktor, sementara anggota DPRD-nya ijazah ,” sambungnya menegaskan.

Memang, kata FM, ijazah bukan jaminan kemampuan seseorang dan harus diukur dari seberapa tinggi jenjang pendidikannya. Namun, harus diakui bahwa tidak sedikit yang lulusan bukan sarjana, tapi mereka punya kemampuan yang lebih baik.

“Agar tidak ada lagi pertanyaan; “Ini apa-apaan?”, “Demokrasi macam apa ini?” Kalau anda semuanya mau jadi pejabat, caranya adalah jadi wakil rakyat saja, toh dengan syarat yang gampang, tidak perlu sekolah, cukup ambil paket A, B, dan C,” tutup Fajar. (red)

Berita Lainnya

Plt Wali Kota Tarakan Serahkan 9 Ekor Sapi Kurban, Termasuk Bantuan Presiden Prabowo

Plt Wali Kota Tarakan Serahkan 9 Ekor Sapi Kurban, Termasuk Bantuan Presiden Prabowo

by Redaksi
05/26/2026
0

Tarakan-Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, menyerahkan secara simbolis hewan kurban bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,...

Mahasiswa Gelar Aksi di Depan Kantor Wali Kota Tarakan, Sampaikan Tujuh Tuntutan

Mahasiswa Gelar Aksi di Depan Kantor Wali Kota Tarakan, Sampaikan Tujuh Tuntutan

by Redaksi
05/26/2026
0

TARAKAN – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sekota Tarakan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota...

Plt Wali Kota Tarakan Respons Aksi Mahasiswa, Janji Tindaklanjuti Aspirasi dalam Sepekan

Plt Wali Kota Tarakan Respons Aksi Mahasiswa, Janji Tindaklanjuti Aspirasi dalam Sepekan

by Redaksi
05/26/2026
0

TARAKAN – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, merespons aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar di depan Kantor...

Polisi Ringkus Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Muamalat di Tarakan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Polisi Ringkus Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Muamalat di Tarakan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

by Redaksi
05/24/2026
0

Tarakan — Sat Reskrim Polres Tarakan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pengrusakan dan percobaan pencurian terhadap mesin ATM Bank Muamalat...

Bank Indonesia Perkuat Digitalisasi Pelabuhan melalui Program SIAP QRIS di Kalimantan Utara

Bank Indonesia Perkuat Digitalisasi Pelabuhan melalui Program SIAP QRIS di Kalimantan Utara

by Redaksi
05/24/2026
0

Nunukan— Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara terus memperkuat digitalisasi sektor transportasi dan layanan publik melalui Program Pelabuhan SIAP QRIS. Program...

Soft Launching Pelabuhan Liem Hie Djung SIAP QRIS di Nunukan

Soft Launching Pelabuhan Liem Hie Djung SIAP QRIS di Nunukan

by Redaksi
05/24/2026
0

Nunukan— Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara bersama Dinas Perhubungan Provinsi dan kabupaten/kota terus mendorong transformasi digital sektor transportasi...

Next Post
Bayi Tak Bernyawa Ditemukan di Bawah Jemuran Rumput Laut Bikin Heboh Warga Sedadap, Anak Siapa?

Bayi Tak Bernyawa Ditemukan di Bawah Jemuran Rumput Laut Bikin Heboh Warga Sedadap, Anak Siapa?

Pemekaran 2 Desa di Binusan, Mansur : Masyarakat Sudah Siap, Datanya Sudah Lengkap

Pemekaran 2 Desa di Binusan, Mansur : Masyarakat Sudah Siap, Datanya Sudah Lengkap

Banyak Laporan Perselisihan Hubungan Industrial di Disnakertrans, Asnawi Usulkan Diklat Penyidik

Banyak Laporan Perselisihan Hubungan Industrial di Disnakertrans, Asnawi Usulkan Diklat Penyidik

Discussion about this post

Terlaris

Jelang Libur Iduladha, PELNI Catat Hampir 40 Ribu Tiket Telah Terjual

Jelang Libur Iduladha, PELNI Catat Hampir 40 Ribu Tiket Telah Terjual

05/26/2026
Plt Wali Kota Tarakan Serahkan 9 Ekor Sapi Kurban, Termasuk Bantuan Presiden Prabowo

Plt Wali Kota Tarakan Serahkan 9 Ekor Sapi Kurban, Termasuk Bantuan Presiden Prabowo

05/26/2026
Mahasiswa Gelar Aksi di Depan Kantor Wali Kota Tarakan, Sampaikan Tujuh Tuntutan

Mahasiswa Gelar Aksi di Depan Kantor Wali Kota Tarakan, Sampaikan Tujuh Tuntutan

05/26/2026
Plt Wali Kota Tarakan Respons Aksi Mahasiswa, Janji Tindaklanjuti Aspirasi dalam Sepekan

Plt Wali Kota Tarakan Respons Aksi Mahasiswa, Janji Tindaklanjuti Aspirasi dalam Sepekan

05/26/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com