Rabu, 2 September 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Mengenang Almarhum Sofian Raga: Mega Proyek Sebengkok Jadi Saksi

by Admin
02/11/2025
in Daerah, Tarakan
A A

Ir. Sofian Raga, Wali Kota Tarakan 2014-2019

SB, TARAKAN – Semasa hidup sosok Almarhum Sofian Raga memang dekat dengan siapapun, mulai dari kalangan pejabat, instansi, tokoh masyarakat maupun masyarakat umum.

Salah satunya tokoh masyarakat ternama di Tarakan dan Kalimantan Utara, H. Udin Hianggio yang memang sangat akrab dengan almarhum Sofian Raga.

Baca Juga

BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Dorong Pembayaran Iuran Pekerja Rentan di Awal Bulan

Sistem Pembayaran BPJS Berubah, Komisi II DPRD Tarakan Soroti Rantai Birokrasi yang Dinilai Terlalu Panjang

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

Suatu hari di pertengahan tahun 2014 di loby Hotel Pasar Baru, Jakarta Pusat, H. Udin Hianggio mengambil HP dari sakunya.

“Assalamualaikum. Halo Pak Sofian,” kata H. Udin.

Saya mendengar jelas percakapan itu karena dispeaker.

“Walaikumsalam Pak Wali,” jawab Pak Sofyan Raga dengan sangat santun.

Lantas, H. Udin menyampaikan niatnya menelepon salah satu stafnya itu.

“Mohon maaf Pak Sofian. Saya sudah putuskan sepertinya akan maju lagi di Pilwali,” kata H. Udin dengan lugas.

Saya yang berada disebelahnya terkejut. Bukannya H. Udin hanya satu periode? Kenapa tiba-tiba berubah. Ada apa ini? Siapa yang mempengaruhi beliau?
Pertanyaan-pertanyaan itu muncul begitu saja. Tapi saya belum bisa bertanya. Karena beliau masih berbicara dengan salah satu pembantu terbaiknya itu.

“Oh, tidak masalah Pak. Itu kan hak Bapak. Saya tahu, banyak masyarakat yang mau Pak Wali dua periode,” ungkap Sofian.

H. Udin yang mendengar ungkapan itu tersenyum. Ia begitu respek dengan sikap Sofian Raga.
“Iya saya sudah dengar Pak Sofian mau maju jadi Walikota. Saya juga senang dan tidak melarang Bapak maju. Yang penting silaturahmi kita tetap jalan,” lanjut H. Udin.

“Oh, pasti Pak Wali. Silaturahmi tetap nomor satu,” sambungnya.

Percakapan politik yang menurut saya sangat kontroversial itu berakhir saling mengucapkan salam.

Setelah itu giliran saya bertanya. Apa yang menyebabkan Pak Wali berubah sikap? Mengapa yang di telepon Sofian Raga?

Pak Udin lantas menjelaskan dengan sederhana. Bahwa politik itu bisa berubah kapan pun. Terkait dengan pertanyaan kedua.

“Aku itu respek Pai sama Pak Sofian. Selama jadi staf kinerjanya bagus. Aku salah satu yang mendorong dia maju. Makanya dia orang pertama yang aku hibungi. Jangan sampai nanti dia bilang Pak Udin tidak komitmen,” jelasnya.

Iya, masuk akal. Tapi mengapa hanya Sofyan Raga yang ditelepon? Bukannya ada banyak pejabat Pemkot yang ingin maju menjadi Walikota?

Sepertinya, H. Udin ingin menjaga hubungan baik dengan Sofian Raga. Kontribusinya besar, saat Udin Hianggio menjadi Walikota. Sofian Raga dikenal pejabat yang lurus. Padahal dia menjabat Kepala Dinas PU yang prestisius, basah, tapi hidupnya tetap sederhana.

Selama menjabat birokrat, Sofian Raga juga tidak pernah terdengar cawe-cawe di politik. Ia sedikit pun tidak tergoda seperti rekan sejawatnya yang ikut nimbrung di politik.

Saya meyakini, pilihannya maju di Pilwali semata-mata karena ada peluang. Salah satunya sikap politik H. Udin yang satu periode itu.

Toh, sejarah mencatat, H. Udin Hianggio akhirnya tidak jadi maju di Pilwali. Itu yang memuluskan jalan Sofian Raga. Ia putra daerah, didukung banyak tokoh Tarakan. Sebut saja mantan Walikota Almarhum dr. Jusuf SK dan Yahya HT.

Akhirnya, Sofian Raga bisa memenangkan Pilwali yang bersejarah itu. Pilwali yang paling meriah. Karena diikuti 8 atau 9 pasangan.

Saya tidak terlalu mengikuti kinerjanya. Tapi dari beberapa kawan anggota DPRD, mereka sangat happy saat Tarakan dipimpin Sofian Raga. Anda pasti sudah tahu, mengapa mereka sangat happy.

Bagi saya, terobosan yang paling fenomenal selama Sofian Raga menjadi Walikota. Adalah mega proyek penanggulangan banjir Sebengkok. Terlepas adanya hutang proyek yang ditanggung Wali Kota setelahnya.

Pembangunan itu dirasakan hingga kini. Sebengkok tidak pernah banjir lagi. Sederas apa pun hujan. Mau laut pasang atau surut. Sebengkok sudah bebas banjir.

Saya tahu. Awalnya banyak orang yang mengkritik proyek itu, termasuk H. Udin Hianggio. Tapi Sofian tetap jalan. Itulah proyek yang menguji ilmu Teknik Sipilnya.

Melalui tulisan ini saya mengsulkan kepada Pemerintah Kota Tarakan, sudah selayaknya Jalan Diponogoro alias Sebengkok itu dinamakan Jalan Sofian Raga.

Itulah cara kita berterimakasih atau mengapresiasi seorang pemimpin. Terlepas apa pun kelebihan dan kekurangannya.

Iya, Sofian Raga sudah paripurna. Ia birokrat berprestasi dan bersih. Politisi yang pernah sukses dan merasakan pahit getirnya kekalahan.

Hari ini kita mengenang kebaikannya. Selamat jalan Pak Sofian, raga mu boleh terkubur di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa. Tapi karya mu akan kami kenang selamanya.(SB)

Sumber: Pai

Berita Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Dorong Pembayaran Iuran Pekerja Rentan di Awal Bulan

BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Dorong Pembayaran Iuran Pekerja Rentan di Awal Bulan

by Redaksi
09/02/2026
0

TARAKAN — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Tarakan mendorong agar pembayaran iuran bagi pekerja rentan dilakukan pada awal bulan. Langkah ini...

Sistem Pembayaran BPJS Berubah, Komisi II DPRD Tarakan Soroti Rantai Birokrasi yang Dinilai Terlalu Panjang

Sistem Pembayaran BPJS Berubah, Komisi II DPRD Tarakan Soroti Rantai Birokrasi yang Dinilai Terlalu Panjang

by Redaksi
09/02/2026
0

TARAKAN — Hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan beberapa instansi terkait, Komisi II DPRD Kota Tarakan menyoroti perubahan mekanisme pembayaran...

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Perumda Tirta Alam Kota Tarakan memastikan distribusi air bersih kepada pelanggan masih berjalan normal dan mengalir secara kontinu...

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN — Forum Serikat Buruh Kalimantan Utara (Kaltara) Revolusioner menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Tarakan, Selasa (1/9/2026)...

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai memengaruhi kualitas udara di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Meski demikian,...

Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Aktivitas ekspor komoditas perikanan di Kalimantan Utara (Kaltara) tercatat turun sekitar 16 persen selama pelaksanaan pilot project Sertifikat...

Next Post
Hari Kedua Pencarian 3 Korban Hilang Akibat Speedboat Iqzza Express Terbalik Masih Nihil

Hari Kedua Pencarian 3 Korban Hilang Akibat Speedboat Iqzza Express Terbalik Masih Nihil

Cerita Korban Selamat dalam Insiden Speedboat Terbalik di Bulungan: Tiba-tiba Menabrak

Cerita Korban Selamat dalam Insiden Speedboat Terbalik di Bulungan: Tiba-tiba Menabrak

Tim SAR Perluas Area Pencarian 3 Korban Hilang Akibat Insiden Speedboat Maut di Bulungan

Tim SAR Perluas Area Pencarian 3 Korban Hilang Akibat Insiden Speedboat Maut di Bulungan

Discussion about this post

Terlaris

BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Dorong Pembayaran Iuran Pekerja Rentan di Awal Bulan

BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Dorong Pembayaran Iuran Pekerja Rentan di Awal Bulan

09/02/2026
Sistem Pembayaran BPJS Berubah, Komisi II DPRD Tarakan Soroti Rantai Birokrasi yang Dinilai Terlalu Panjang

Sistem Pembayaran BPJS Berubah, Komisi II DPRD Tarakan Soroti Rantai Birokrasi yang Dinilai Terlalu Panjang

09/02/2026
Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

09/01/2026
RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

09/01/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com