Tarakan- Kalimantan Utara mencatat tren peningkatan penggunaan QRIS yang berkelanjutan sepanjang periode 2023 hingga 2026. Peningkatan tersebut tercermin dari bertambahnya jumlah pengguna dan merchant, serta meningkatnya volume dan nilai transaksi seiring meluasnya adopsi pembayaran digital di masyarakat.
Jumlah pengguna QRIS di Kalimantan Utara terus mengalami pertumbuhan sepanjang periode 2023–2025. Pada 2025, jumlah pengguna tercatat mencapai sekitar 131 ribu pengguna atau tumbuh 8,1 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Tidak hanya dari sisi pengguna, jumlah merchant QRIS di Kaltara juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hingga 2025, jumlah merchant tercatat mencapai 112 ribu merchant, meningkat sekitar 18 persen secara tahunan.
Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap sistem pembayaran digital. QRIS dinilai mampu memberikan kemudahan, kecepatan, serta efisiensi dalam bertransaksi, baik bagi konsumen maupun pelaku usaha.
Meluasnya penggunaan QRIS juga didukung oleh berbagai upaya edukasi dan digitalisasi transaksi yang terus dilakukan, termasuk pada sektor UMKM dan perdagangan ritel di Kalimantan Utara.
Ke depan, tren penggunaan QRIS diperkirakan masih akan terus tumbuh sejalan dengan meningkatnya literasi keuangan digital dan kebutuhan masyarakat terhadap transaksi non-tunai yang praktis dan aman.(*)













Discussion about this post