Senin, 20 April 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Ratusan WNI Dideportasi dari Malaysia Melalui Nunukan, Mayoritas Langgar Izin Tinggal

by Admin
09/26/2025
in Daerah, Kaltara, Nunukan
A A
Ratusan WNI Dideportasi dari Malaysia Melalui Nunukan, Mayoritas Langgar Izin Tinggal

PANTAU : Kepala BP2MI Kaltara Andi M. Ichsan, saat memantau langsung kedatangan ratusan deportan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kamis (25/9/2025).

SB, NUNUKAN – Pemerintah Malaysia kembali mendeportasi 209 Warga Negara Indonesia (WNI) melalui Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, pada Kamis (25/9/2025).

Ratusan WNI ini dipulangkan setelah menjalani masa penahanan akibat berbagai pelanggaran hukum di Malaysia.

Baca Juga

Konreg PDRB Kasulampua 2026 di Tanjung Selor Hasilkan “Kesepakatan Benuanta” untuk Dorong Ekonomi Inklusif

Muswil Ke-3 BPW KKP Kaltara dan Musda Ke-6 BPD KKP Tarakan Sukses Digelar, Ini Hasilnya

Ketua BPW KKP Kaltara Terpilih, Hamzah “Budi Campilo” Fokus Susun Program dan Dukung Pembangunan Daerah

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Kalimantan Utara (Kaltara), Andi M. Ichsan, menjelaskan, mayoritas pelanggaran terkait dengan dokumen tinggal. “Paling banyak itu pelanggaran dokumen tinggal. Mereka tidak memiliki paspor tapi tetap bekerja dan tinggal di Malaysia,” ujarnya.

Para deportan sementara ditempatkan di Rusunawa Nunukan untuk pendataan ulang. Data dari BP3MI mencatat, dari 209 deportan, 154 adalah laki-laki dewasa, 34 perempuan dewasa, 14 anak laki-laki, dan 7 anak perempuan. Satu orang deportan batal dipulangkan karena sakit dan masih dirawat di Sabah, Malaysia.

Sebagian besar deportan berasal dari Sulawesi Selatan (91 orang), diikuti Nusa Tenggara Timur (36 orang), dan Kalimantan Utara (14 orang). Sisanya berasal dari berbagai provinsi lain seperti Kalimantan Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Banten.

Jenis pelanggaran yang menyebabkan deportasi bervariasi, antara lain, masuk Malaysia secara ilegal sebanyak 85 orang,  habis izin tinggal sebanyak 51 orang, lahir di Sabah tanpa paspor sebanyak 45 orang, penyalahgunaan narkoba sebanyak 24 orang, Tterlibat kriminal ada 4 orang dan terkait pembunuhan 1 orang.

Berdasarkan surat dari Konsulat RI Kota Kinabalu, deportasi ini terdiri dari 139 PMI dari Detensi Imigrasi Kota Kinabalu dan 71 PMI dari Detensi Sandakan. Pemerintah Malaysia secara resmi menyerahkan para deportan kepada pemerintah Indonesia.

Kombes Pol Andi Ikhsan menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan para deportan selama berada di Nunukan. “Kami berkoordinasi dengan BP2MI dan aparat intelijen untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang dan penyelundupan PMI,” katanya.

Pemerintah menilai tingginya angka deportasi ini sebagai peringatan penting terkait pengawasan migrasi dan kesadaran hukum masyarakat. Faktor ekonomi dan kurangnya pemahaman tentang dokumen perjalanan menjadi penyebab utama WNI bekerja secara ilegal di Malaysia.

Keberadaan 21 anak di antara para deportan menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah berjanji akan memberikan pendampingan dan akses pendidikan agar hak-hak mereka tetap terpenuhi selama proses pemulangan ke kampung halaman.

Kasus 24 deportan yang terlibat narkoba juga menyoroti aspek keamanan dan kesehatan. Pemerintah daerah bersama BP3MI menyiapkan program rehabilitasi dan reintegrasi agar para deportan dapat kembali beraktivitas normal di masyarakat.

“Pemerintah pusat merekomendasikan peningkatan kerja sama dengan otoritas Malaysia, penguatan regulasi perlindungan PMI, serta sosialisasi menyeluruh tentang hak dan kewajiban tenaga kerja migran untuk menekan angka pekerja migran ilegal,” pungkasnya. (dln)

Berita Lainnya

Konreg PDRB Kasulampua 2026 di Tanjung Selor Hasilkan “Kesepakatan Benuanta” untuk Dorong Ekonomi Inklusif

Konreg PDRB Kasulampua 2026 di Tanjung Selor Hasilkan “Kesepakatan Benuanta” untuk Dorong Ekonomi Inklusif

by Redaksi
04/19/2026
0

Tanjung Selor– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menjadi tuan rumah Konsultasi Regional Produk Domestik Regional Bruto (Konreg PDRB) Wilayah Kalimantan, Sulawesi,...

Muswil Ke-3 BPW KKP Kaltara dan Musda Ke-6 BPD KKP Tarakan Sukses Digelar, Ini Hasilnya

Muswil Ke-3 BPW KKP Kaltara dan Musda Ke-6 BPD KKP Tarakan Sukses Digelar, Ini Hasilnya

by Redaksi
04/18/2026
0

TARAKAN – Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-3 BPW KKP Kalimantan Utara dan Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 BPD KKP Tarakan berlangsung dengan...

Ketua BPW KKP Kaltara Terpilih, Hamzah “Budi Campilo” Fokus Susun Program dan Dukung Pembangunan Daerah

Ketua BPW KKP Kaltara Terpilih, Hamzah “Budi Campilo” Fokus Susun Program dan Dukung Pembangunan Daerah

by Redaksi
04/18/2026
0

TARAKAN – Ketua BPW KKP Kalimantan Utara terpilih periode 2026–2031, Hamzah alias Budi Campilo, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi ke...

Sainal Abidin Terpilih sebagai Ketua BPD KKP Kota Tarakan Periode 2026–2031

Sainal Abidin Terpilih sebagai Ketua BPD KKP Kota Tarakan Periode 2026–2031

by Redaksi
04/18/2026
0

Tarakan — Sainal Abidin resmi terpilih sebagai Ketua BPD KKP Kota Tarakan untuk periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-6...

Soft Launching Pelabuhan Kayan II SIAP QRIS, Dorong Transformasi Digital di Kalimantan Utara

Soft Launching Pelabuhan Kayan II SIAP QRIS, Dorong Transformasi Digital di Kalimantan Utara

by Redaksi
04/17/2026
0

Tanjung Selor — Upaya percepatan digitalisasi sistem pembayaran di kawasan pelabuhan terus diperkuat. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara...

Izin Lahan Jadi Kendala, DPRD Tarakan Upayakan Solusi Pembangunan Jembatan Pantai Amal

Izin Lahan Jadi Kendala, DPRD Tarakan Upayakan Solusi Pembangunan Jembatan Pantai Amal

by Redaksi
04/17/2026
0

Tarakan – Ketua Komisi III DPRD Kota Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, menegaskan bahwa persoalan utama pembangunan jembatan di RT 07...

Next Post

Serap Aspirasi Warga Nunukan, Nasir Fokus Ekonomi dan Infrastruktur

Wujudkan Zero Halinar, Lapas Tarakan Intensifkan Razia

Rupiah Melemah, Harga Kebutuhan Pokok di Nunukan Meroket

Discussion about this post

Terlaris

Konreg PDRB Kasulampua 2026 di Tanjung Selor Hasilkan “Kesepakatan Benuanta” untuk Dorong Ekonomi Inklusif

Konreg PDRB Kasulampua 2026 di Tanjung Selor Hasilkan “Kesepakatan Benuanta” untuk Dorong Ekonomi Inklusif

04/19/2026
Muswil Ke-3 BPW KKP Kaltara dan Musda Ke-6 BPD KKP Tarakan Sukses Digelar, Ini Hasilnya

Muswil Ke-3 BPW KKP Kaltara dan Musda Ke-6 BPD KKP Tarakan Sukses Digelar, Ini Hasilnya

04/18/2026
Ketua BPW KKP Kaltara Terpilih, Hamzah “Budi Campilo” Fokus Susun Program dan Dukung Pembangunan Daerah

Ketua BPW KKP Kaltara Terpilih, Hamzah “Budi Campilo” Fokus Susun Program dan Dukung Pembangunan Daerah

04/18/2026
Sainal Abidin Terpilih sebagai Ketua BPD KKP Kota Tarakan Periode 2026–2031

Sainal Abidin Terpilih sebagai Ketua BPD KKP Kota Tarakan Periode 2026–2031

04/18/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com