Sabtu, 29 Agustus 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

“Rusak Hukum” Bikin Melek KUHP Baru, Akademisi Borneo Bongkar Perubahan Besar Soal Pidana Mati hingga Hukum Hidup di Masyarakat!

by Admin
08/13/2025
in Daerah, Hukum & Kriminal, Kaltara, Tarakan
A A
“Rusak Hukum” Bikin Melek KUHP Baru, Akademisi Borneo Bongkar Perubahan Besar Soal Pidana Mati hingga Hukum Hidup di Masyarakat!

oppo_2

SB, TARAKAN – Forum Diskusi, Analisa dan Kajian Hukum bertajuk Rusak Hukum yang digelar LBH Hantam bersama Relate Coffee pada Selasa (12/8/2025), sukses mengupas tuntas perubahan besar dalam KUHP Nasional yang berlaku mulai 2026. Akademisi Universitas Borneo Tarakan, H. Mumaddadah, membongkar sederet pembaruan, mulai dari penghapusan pidana mati sebagai pidana pokok, hadirnya pidana tutupan, hingga konsep hukum yang hidup di masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di kantor LBH Hantam & Relate Coffee Tarakan ini dihadiri peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, akademisi, dan media. H. Mumaddadah mengapresiasi inisiatif LBH Hantam dan Relate Coffee menghadirkan forum edukasi hukum yang segar dan kritis.

Baca Juga

POGI Kaltara Gelar Screening Ibu Hamil Gratis melalui Program SPRINT dan Merdeka Stunting

NasDem Kaltara Bagikan 1.100 Sak Beras Premium kepada Warga di Tarakan

Supa’ad Hadianto: Struktur NasDem Kaltara 100 Persen, Kini Bidik Fraksi Mandiri

“Saya harus angkat topi untuk kegiatan ini. Masyarakat kita perlu edukasi hukum, apalagi banyak yang belum paham pembaruan KUHP. Saya antusias hadir, meskipun tanpa honor,” ungkapnya usai acara.

Dalam pemaparannya, Mumaddadah menjelaskan materi mulai dari asas legalitas, jenis-jenis pidana, percobaan, penyertaan, hingga konsep mens rea dan actus reus. Menurutnya, KUHP baru yang tertuang dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 membawa perubahan signifikan.

Salah satunya, pidana mati tidak lagi menjadi pidana pokok, meski tetap dapat dijatuhkan pada kasus tertentu. Selain itu, muncul pidana tutupan yang jarang diketahui publik, seperti dalam kasus 3 Juli 1946 atau peristiwa Cebongan.

“Pidana tutupan diberikan jika perbuatan salah dilakukan dengan tujuan mulia, seperti membela kehormatan. Ini masih merujuk pada UU Nomor 20 Tahun 1946,” jelasnya.

KUHP baru juga mengenalkan pidana pengawasan, sanksi sosial, serta menekankan tujuan rehabilitasi dan restitusi, menggantikan paradigma lama yang fokus pada penjeraan dan pembalasan.

Namun, ia juga mengingatkan potensi tantangan. Beberapa aturan di UU khusus seperti ITE dan Narkotika akan kembali menjadi pidana umum, memunculkan potensi tumpang tindih.

“Berlakunya KUHP baru ibarat dua mata pisau. Ada manfaat, tapi juga resistensi. Apalagi soal ‘hukum yang hidup di masyarakat’, ini perlu kejelasan karena asas legalitas mengharuskan aturan tertulis, tegas, dan pasti,” tegasnya.

Forum Rusak Hukum ini diharapkan menjadi ruang rutin bagi masyarakat untuk memahami dinamika hukum nasional, terlebih menjelang penerapan KUHP baru pada 2026. (rz)

Berita Lainnya

POGI Kaltara Gelar Screening Ibu Hamil Gratis melalui Program SPRINT dan Merdeka Stunting

POGI Kaltara Gelar Screening Ibu Hamil Gratis melalui Program SPRINT dan Merdeka Stunting

by Redaksi
08/29/2026
0

TARAKAN — Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) melalui POGI Pusat bersama PT Pegadaian menggelar program SPRINT (Serentak Menyelamatkan Perempuan...

NasDem Kaltara Bagikan 1.100 Sak Beras Premium kepada Warga di Tarakan

NasDem Kaltara Bagikan 1.100 Sak Beras Premium kepada Warga di Tarakan

by Redaksi
08/29/2026
0

TARAKAN — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kalimantan Utara (Kaltara) menyalurkan bantuan sosial berupa 1.100 sak beras premium kepada...

Supa’ad Hadianto: Struktur NasDem Kaltara 100 Persen, Kini Bidik Fraksi Mandiri

Supa’ad Hadianto: Struktur NasDem Kaltara 100 Persen, Kini Bidik Fraksi Mandiri

by Redaksi
08/29/2026
0

TARAKAN – Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Utara (Kaltara), Supa’ad Hadianto, memastikan konsolidasi dan penguatan mesin partai terus berjalan meski...

NasDem Targetkan Kembali Raih Kursi DPR RI di Dapil Kaltara pada 2029

NasDem Targetkan Kembali Raih Kursi DPR RI di Dapil Kaltara pada 2029

by Redaksi
08/29/2026
0

TARAKAN — Partai NasDem terus memperkuat konsolidasi internal sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi dilakukan mulai dari tingkat...

NasDem Ingin Punya Fraksi Sendiri di DPRD Kaltara pada 2029

NasDem Ingin Punya Fraksi Sendiri di DPRD Kaltara pada 2029

by Redaksi
08/28/2026
0

TARAKAN — Partai NasDem Kalimantan Utara menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD Provinsi Kaltara pada Pemilu 2029. Partai tersebut ingin memiliki...

NasDem Kaltara Bidik Kembali Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

NasDem Kaltara Bidik Kembali Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

by Redaksi
08/28/2026
0

TARAKAN — Partai NasDem mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Konsolidasi internal dilakukan di Kalimantan Utara untuk memastikan kesiapan...

Next Post
Heboh! PMII Tarakan Bedah “Misteri” Bendera One Piece di Hari Kemerdekaan, Polisi Beri Lampu Hijau

Heboh! PMII Tarakan Bedah “Misteri” Bendera One Piece di Hari Kemerdekaan, Polisi Beri Lampu Hijau

Tiga Pengedar Sabu di Nunukan Dibekuk dalam Sehari, Polisi Sita 20 Gram Barang Bukti

Tiga Pengedar Sabu di Nunukan Dibekuk dalam Sehari, Polisi Sita 20 Gram Barang Bukti

PWI Bulungan Desak Polisi Ungkap Tuntas Kasus Pembobolan Kantor Koran Kaltara, Diduga Intimidasi Kerja Jurnalistik

PWI Bulungan Desak Polisi Ungkap Tuntas Kasus Pembobolan Kantor Koran Kaltara, Diduga Intimidasi Kerja Jurnalistik

Discussion about this post

Terlaris

POGI Kaltara Gelar Screening Ibu Hamil Gratis melalui Program SPRINT dan Merdeka Stunting

POGI Kaltara Gelar Screening Ibu Hamil Gratis melalui Program SPRINT dan Merdeka Stunting

08/29/2026
NasDem Kaltara Bagikan 1.100 Sak Beras Premium kepada Warga di Tarakan

NasDem Kaltara Bagikan 1.100 Sak Beras Premium kepada Warga di Tarakan

08/29/2026
Supa’ad Hadianto: Struktur NasDem Kaltara 100 Persen, Kini Bidik Fraksi Mandiri

Supa’ad Hadianto: Struktur NasDem Kaltara 100 Persen, Kini Bidik Fraksi Mandiri

08/29/2026
NasDem Targetkan Kembali Raih Kursi DPR RI di Dapil Kaltara pada 2029

NasDem Targetkan Kembali Raih Kursi DPR RI di Dapil Kaltara pada 2029

08/29/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com