NUNUKAN – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., meminta seluruh pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Nunukan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap sejumlah proyek pembangunan di Kabupaten Nunukan, Rabu (4/11).
Peninjauan diawali di UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Nunukan untuk melihat langsung progres pembangunan gudang kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta gudang senjata api (Senpi).
Dalam kunjungan tersebut, Ingkong berdialog dengan pihak pelaksana dan kontraktor guna mengetahui perkembangan pekerjaan sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan.
Berdasarkan hasil pemantauan, progres pembangunan kedua fasilitas tersebut telah mencapai sekitar 52 persen. Dengan ketersediaan material dan kesiapan pelaksana, ia berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal hingga Desember mendatang.
“Progresnya sudah sekitar 52 persen. Kami sudah berdiskusi dengan pelaksana dan kontraktor. Material juga sudah siap, sehingga kami berharap pekerjaan ini bisa diselesaikan sampai Desember sesuai target,” kata Ingkong.
Selanjutnya, Wagub meninjau pembangunan Jalan Coastal Road Nunukan yang menghubungkan kawasan Lanal, Sedadap, Pelabuhan Sei Jepun hingga Mansapa. Pembangunan jalan tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kaltara.
Pada lokasi tersebut, Ingkong melihat langsung pekerjaan pengaspalan jalan sepanjang satu kilometer. Menurutnya, kondisi cuaca cukup mendukung pelaksanaan pekerjaan, meskipun ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) masih perlu menjadi perhatian, terutama untuk menunjang operasional alat berat dan proses pengaspalan.
“Pengaspalan yang kita tinjau tadi sepanjang satu kilometer. Cuaca cukup mendukung, hanya ketersediaan BBM yang perlu diperhatikan, terutama untuk alat pembakar aspal dan operasional alat berat. Namun, pelaksana meyakinkan bahwa pekerjaan dapat diselesaikan,” jelasnya.
Ingkong juga meminta perangkat daerah teknis terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap seluruh proyek agar pelaksanaannya tetap sesuai perencanaan.
Ia menegaskan, sisa waktu hingga akhir tahun harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mengejar progres pekerjaan, terutama proyek yang masih membutuhkan percepatan.
“Memasuki awal November, masih ada waktu sekitar satu setengah bulan. Saya berharap perangkat daerah teknis terus memantau pekerjaan agar target dan progres yang masih tertinggal bisa segera diselesaikan,” tegasnya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltara berharap seluruh pembangunan infrastruktur di Kabupaten Nunukan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap memperhatikan standar kualitas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(*)











Discussion about this post