Kamis, 23 Juli 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Soal Barang Malaysia Mudah Lolos Masuk ke Tarakan, Bea Cukai : Kita Belum Bisa Menjawab Itu

by Admin
06/12/2025
in Daerah, Hukum & Kriminal, Internasional, Kaltara, Tarakan
A A
Tangkap 100 Karung Beras dari Malaysia, Laporan Kasat Polairud dengan Rilis Polres Tarakan Kenapa Berbeda?

TAK BERTUAN : Beras ini diamankan Satpolairud Polres Tarakan. Namun hingga saat ini polisi tak tahu siapa pemiliknya.

SB, TARAKAN – Masuknya barang-barang asal Malaysia, yang umumnya bahan makanan dan minuman menjadi perhatian banyak pihak belakangan ini. Ditambah lagi, masuknya barang yang diduga ilegal tersebut kabarnya dibekingi oknum aparat penegak hukum. Sehingga, bisnis tersebut makin liar tanpa adanya penegakan hukum di dalamnya.

Lihat saja hasil tangkapan 19 ton beras dan gula oleh Badan Keamanan Laut (Bakamla) pada April lalu. Kabarnya, kapal pengangkut barang tersebut milik seorang anggota kepolisian berpangkat Bripka di salah satu satuan kepolisian di Polda Kaltara. Meski sempat dibantah oleh Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Kaltara Kombes Pol. Krishadi Permadi terkait keterlibatan oknum anggota kepolisian berinisial L dan menyebut bahwa kapal pengangkut barang ilegal itu adalah milik istri Bripka L, tetap saja dugaan ini menyorot ada keterlibatannya.

Baca Juga

Disnaker Tarakan Kembali Gelar Job Fair 30 Juli 2026, Baru Satu Perusahaan Konfirmasi 42 Lowongan Kerja

Kepala Disnaker Tarakan: Pelatihan Kerja Disiapkan untuk Menjembatani Kebutuhan Industri dan Dunia Pendidikan

Kepala LLK Tarakan: Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tingkatkan Kompetensi SDM Sesuai Kebutuhan Industri

Tak hanya Bripka L, oknum aparat penegak hukum lainnya adalah ISW. Dia kabarnya menjadi tameng sejumlah pengusaha makanan dan minuman yang selama ini dijadikan oleh-oleh tamu yang datang ke Kota Tarakan. Bahkan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tarakan yang dipercaya menjaga laut agar tak ada barang ilegal beredar di Indonesia, juga tak banyak berkomentar saat ditanya persoalan ini.

Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Pabean B Tarakan, Andy Herwanto justru menyebut, barang yang sudah beredar di masyarakat bukan lagi ranah kerja mereka. Mereka hanya berjaga di jalur yang menjadi ‘lahan’ tugas yang telah ditentukan.

“Kita belum bisa menjawab, ya mas. Karena bukan ranah kami itu. ,” ungkapnya. “Yang jelas, apa namanya, Bea Cukai di sini hanya, apa namanya, bergerak di wilayah apa, jalur-jalur impor, jadi yang kita awasi yang pertama di Malundung. Untuk pelabuhan impornya kita sudah ada, itu di Malundung,” lanjutnya.

Selain menjaga lalu lintas barang keluar dan masuk dari daerah pabean yang menjadi tugas KPPBC Tipe Madya Pabean B Tarakan, mereka juga menjadi tempat pelimpahan barang-barang barang-barang tertentu yang memiliki sifat atau karakteristik tertentu, termasuk barang yang berkaitan dikenai bea masuk, bea keluar, dan cukai. Seperti tangkapan beras asal Tawau, Malaysia sebanyak 100 karung dengan berat total 100 ton dari Sat Polairud Polres Tarakan baru-baru ini.

“Nanti kita akan penelitian tentang dugaan-dugaan apa saja yang terjadi, dengan terus kita koordinasi dengan Polres,” ungkapnya.

Namun sayang, penelitian yang dilakukan KPPBC terbilang cukup lama dan menimbulkan pertanyaan banyak pihak. Begitu juga dengan beras dan gula 19 ton yang diserahkan ke KPPBC, hingga saat ini belum ada kejelasan atas barang ilegal tersebut.

“Penelitian kita butuh waktu ya, nanti kita telaah. Nanti setelah selesai, kita umumkan ke media nanti,” katanya.

Kendati demikian, Andy mengaku pihaknya sudah bekerja maksimal agar tidak ada lagi barang ilegal yang merugikan negara dan masyarakat. “Kita sudah melakukan secara maksimal. Kita secara rutin sudah melakukan patroli, kemudian sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya, sudah kita lakukan. Kemudian informasi-informasi dari intelijen sudah kita lalukan. Kemudian, kita bekerja berdasarkan manajemen risiko, itu sudah kita lakukan,” paparnya.

Saat kembali ditanya soal nasib belasan ton beras dan gula hasil tangkapan Bakamla dan 1 ton beras merek Limau yang ditangkap Satpolairud Polres Tarakan, Andy kembali tak memberikan jawaban pasti. “Saat pelimpahan ada berita acara, semua lengkap, serah terima dan nanti akan terus berproses untuk penelitian,” kata Andy.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 100 karung beras diamankan petugas patroli KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) Satpolairud Polres Tarakan sekira pukul 23.28 Wita, Senin 9 Juni 2025 malam. Namun, ada sejumlah hal yang menarik dari penangkapan beras merek cap Limau tersebut. Salah satunya adalah isi laporan Kasat Polairud Polres Tarakan Iptu Eka Prabowo kepada Kasubdit Gakum Ditpolairud Polda Kaltara yang beredar via whatsapp di masyarakat.

Dalam laporan tersebut, disampaikan bahwa petugas melakukan pengejaran saat mengungkap beras yang diduga ilegal dengan berat 10 kilogram per karung tersebut. Namun, dalam keterangan pers yang disampaikan Polres Tarakan, justru tidak menyampaikannya dengan tegas. Sesekali menyebut terjadi pengejaran, namun beberapa saat kemudian menyebut beras tersebut diamankan di atas dermaga.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin S Manik SIk melalui Kasi Humas Polres Tarakan, Iptu Rusli mengunkapkan, beras yang diduga berasal dari Tawau, Malaysia itu tidak ditangkap saat bongkar muat di kapal, melainkan sudah berada di atas pikap yang siap melaju. Polisi bahkan tidak tahu asal-usul beras tersebut.

“Tiba-tiba ada di dermaga, dinaikkan ke atas dermaga. Jadi petugas mendapatinya bukan di kapal, tapi di atas dermaga, di atas,” ungkap Rusli di hadapan sejumlah wartawan, Rabu 11 Juni 2025.

Pernyataan Kasi Humas yang terkesan tidak konsisten ini kemudian dipertegas dengan menyebut bahwa petugas patroli curiga dengan aktivitas 3 orang pria di dermaga. Petugas kemudian, kemudian menghentikan pikap berwarna hitam yang diketahui dikendalikan oleh pria bernama IDM (33). Selain IDM, diamankan juga SRT (26) dan SA (16). Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beras yang dimaksud.

“Berlabel Sabah atau Tawau, kemudian barang bukti tersebut dibawa ke Pos Polair, beserta sopir untuk dilakukan proses pemeriksaan,” katanya.

Saat ditanya soal kewenangan menangkap barang yang diduga ilegal di daratan, Rusli tak banyak menanggapi. “Patroli di seputaran Mako, di seputran Pelabuhan Tengkayu, pada saat melaksanakan patroli itulah mereka melihat ada pikap yang bermuatan pada malam hari sehingga diberhentikan kemudian diadakan pemeriksaan,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, beber Rusli, pihaknya tidak menemukan dokumen kepemilikan, termasuk dokumen asal- usul beras tersebut. Kemudian, lanjutnya, Satpolairud Polres Tarakan melakukan koordinasi denga instansi terkait, seperti Balai Karantina Pertanian, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tarakan dan Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Tarakan.

“Dari hasil koodinasi tersebut, diputuskan bahwa barang butkti tersebut dilimpahkan ke Bea dan Cukai,” katanya. (red)

Berita Lainnya

Disnaker Tarakan Kembali Gelar Job Fair 30 Juli 2026, Baru Satu Perusahaan Konfirmasi 42 Lowongan Kerja

Disnaker Tarakan Kembali Gelar Job Fair 30 Juli 2026, Baru Satu Perusahaan Konfirmasi 42 Lowongan Kerja

by Redaksi
07/22/2026
0

Tarakan – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan memastikan akan menggelar Job Fair 2026pada 30 Juli 2026. Kegiatan tersebut diharapkan...

Kepala Disnaker Tarakan: Pelatihan Kerja Disiapkan untuk Menjembatani Kebutuhan Industri dan Dunia Pendidikan

Kepala Disnaker Tarakan: Pelatihan Kerja Disiapkan untuk Menjembatani Kebutuhan Industri dan Dunia Pendidikan

by Redaksi
07/22/2026
0

Tarakan – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan, Agus Sutanto, menegaskan bahwa pelatihan kerja merupakan langkah strategis pemerintah dalam...

Kepala LLK Tarakan: Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tingkatkan Kompetensi SDM Sesuai Kebutuhan Industri

Kepala LLK Tarakan: Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tingkatkan Kompetensi SDM Sesuai Kebutuhan Industri

by Redaksi
07/22/2026
0

Tarakan, 22 Juli 2026 – Kepala Lembaga Latihan Kerja (LLK) Kota Tarakan, Syahriansyah, menyampaikan laporan pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional Tahun...

Pemkot Tarakan Buka Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Daya Saing Tenaga Kerja

Pemkot Tarakan Buka Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Daya Saing Tenaga Kerja

by Redaksi
07/22/2026
0

Tarakan, 22 Juli 2026 – Pemerintah Kota Tarakan secara resmi membuka Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 yang digelar di Aula...

644 Pencari Kerja Terdaftar di Tarakan hingga Mei 2025, Disnaker Rencanakan Job Fair

644 Pencari Kerja Terdaftar di Tarakan hingga Mei 2025, Disnaker Rencanakan Job Fair

by Redaksi
07/21/2026
0

TARAKAN – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan mencatat sebanyak 644 pencari kerja telah mendaftarkan diri sejak Januari...

Efisiensi Anggaran Pangkas Paket Pelatihan, Disnaker Tarakan Tetap Buka PVN Angkatan III

Efisiensi Anggaran Pangkas Paket Pelatihan, Disnaker Tarakan Tetap Buka PVN Angkatan III

by Redaksi
07/21/2026
0

Tarakan - Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) kembali membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Angkatan...

Next Post
Akses Krayan Masih Terputus, Tanggap Darurat Diperpanjang

Akses Krayan Masih Terputus, Tanggap Darurat Diperpanjang

Balai POM : Barang Tanpa Izin Edar adalah Tindak Pidana

Balai POM : Barang Tanpa Izin Edar adalah Tindak Pidana

Hadapi Tantangan Efisiensi, BPJN Kaltara Hanya Bisa Lakukan Pemeliharaan Rutin

Hadapi Tantangan Efisiensi, BPJN Kaltara Hanya Bisa Lakukan Pemeliharaan Rutin

Discussion about this post

Terlaris

Disnaker Tarakan Kembali Gelar Job Fair 30 Juli 2026, Baru Satu Perusahaan Konfirmasi 42 Lowongan Kerja

Disnaker Tarakan Kembali Gelar Job Fair 30 Juli 2026, Baru Satu Perusahaan Konfirmasi 42 Lowongan Kerja

07/22/2026
Kepala Disnaker Tarakan: Pelatihan Kerja Disiapkan untuk Menjembatani Kebutuhan Industri dan Dunia Pendidikan

Kepala Disnaker Tarakan: Pelatihan Kerja Disiapkan untuk Menjembatani Kebutuhan Industri dan Dunia Pendidikan

07/22/2026
Kepala LLK Tarakan: Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tingkatkan Kompetensi SDM Sesuai Kebutuhan Industri

Kepala LLK Tarakan: Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tingkatkan Kompetensi SDM Sesuai Kebutuhan Industri

07/22/2026
Pemkot Tarakan Buka Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Daya Saing Tenaga Kerja

Pemkot Tarakan Buka Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Daya Saing Tenaga Kerja

07/22/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com