TARAKAN – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan menargetkan sekitar 30 hingga 40 persen pencari kerja dapat terserap ke dunia usaha dan industri melalui berbagai program ketenagakerjaan, termasuk pelaksanaan job fair.
Kepala Disnaker Tarakan, Agus Sutanto, mengatakan secara ideal seluruh pencari kerja diharapkan memperoleh pekerjaan. Namun, kondisi tersebut sulit diwujudkan sehingga diperlukan target yang realistis.
“Kalau target kami tentu seluruh pencari kerja bisa bekerja, tetapi itu tidak mungkin. Paling tidak dari seluruh pencari kerja yang ada, sekitar 30 sampai 40 persen bisa terserap. Itu sudah sangat bagus,” katanya.
Bagi pencari kerja yang belum berhasil masuk ke dunia usaha maupun industri, Disnaker mendorong mereka untuk berwirausaha secara mandiri melalui berbagai program pelatihan keterampilan.
“Yang belum terserap di dunia usaha dan industri kami harapkan bisa mandiri. Karena itu kami juga memiliki berbagai pelatihan yang selain untuk memenuhi kebutuhan perusahaan, juga bertujuan mendorong masyarakat membuka usaha sendiri,” ujar Agus.
Ia berharap kombinasi antara penempatan tenaga kerja dan pengembangan kewirausahaan dapat menjadi solusi untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Tarakan, terutama di tengah kondisi dunia usaha yang masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi.(*)











Discussion about this post