Sabtu, 5 September 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah Kaltara Tarakan

Nenek Setia Menunggu Cucu di Hari Pertama Sekolah, Simpan Kisah Perjuangan Lolos SPMB di SDN Utama 2 Tarakan

by Redaksi
07/14/2026
in Tarakan
A A
Nenek Setia Menunggu Cucu di Hari Pertama Sekolah, Simpan Kisah Perjuangan Lolos SPMB di SDN Utama 2 Tarakan

TARAKAN – Suasana hari pertama masuk sekolah pasca Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) diwarnai antusiasme para orang tua yang mengantar anak mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026). Hal itu terlihat di SDN Utama 2 Tarakan, Kelurahan Pamusian, di mana halaman sekolah dipenuhi orang tua yang melakukan daftar ulang maupun menunggu anak mereka selesai mengikuti kegiatan belajar.

Di tengah ramainya suasana tersebut, tampak seorang nenek yang sejak pagi tidak beranjak dari lingkungan sekolah. Ia adalah Yuliana, warga RT 14 Kelurahan Pamusian, yang setia menunggu dua cucunya mengikuti hari pertama sekolah.

Baca Juga

Inflasi Kaltara Agustus 2026 Tercatat 2,17 Persen, Angkutan Laut Jadi Pemicu Utama

Produksi Aluminium KIPI Dorong Prospek Pertumbuhan Ekonomi Kaltara

BI Kaltara Perkuat Sinergi dengan Insan Pers untuk Perluas Diseminasi Kebijakan Ekonomi

Sejak pukul 06.30 Wita, Yuliana telah berada di SDN Utama 2 untuk mengantar Vanesa, siswi kelas 3D, dan Makna Arkanarendra, yang baru memulai pendidikan di kelas 1B.

Meski kedua cucunya telah masuk ke ruang kelas, Yuliana memilih tetap menunggu hingga jam pelajaran usai. Baginya, hari pertama sekolah merupakan momen istimewa yang ingin ia lalui bersama cucu-cucunya.

“Tadi setengah tujuh sudah ke sini. Sampai sekarang. Sengaja nunggu, tapi jauh dari kelasnya cucu,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia memperkirakan akan berada di sekolah hingga sekitar pukul 10.00 Wita, menunggu kepulangan Makna yang masih duduk di kelas 1. Berbeda dengan kekhawatiran banyak orang tua, Makna justru tidak menunjukkan rasa takut ataupun menangis saat ditinggal di kelas.

Menurut Yuliana, kedua cucunya sudah terbiasa dengan suasana sekolah karena sebelumnya mengenyam pendidikan di taman kanak-kanak.

“Mau saja ditinggal di kelas. Semangat. Saya bilang, semangat kalau sekolah,” katanya.

Bahkan, malam sebelum hari pertama sekolah, Makna tidak menunjukkan rasa gugup. Yuliana mengaku sudah terbiasa mengantar cucu ke sekolah. Saat Vanesa pertama kali masuk SD beberapa tahun lalu, ia juga melakukan hal serupa.

“Yang dulu juga begitu. Satu minggu saya di sini,” tuturnya.

Namun, kali ini ia kemungkinan tidak bisa terus menemani karena akan kembali bekerja di Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang segera berjalan kembali.

“Kalau saya besok kerja di MBG, besok kayaknya gantian,” katanya.

Peran Yuliana sebagai pengantar sekaligus penunggu cucu dilakukan karena kedua orang tua Vanesa dan Makna sama-sama bekerja.

“Mamaknya kerja, bapaknya juga kerja. Jadi neneknya yang antar,” ujarnya.

Di balik kebahagiaan mengantar cucu pada hari pertama sekolah, Yuliana menyimpan cerita perjuangan panjang saat proses SPMB.

Makna Arkanarendra mendaftar melalui jalur domisili. Meski rumah mereka berada tepat di belakang sekolah, proses seleksi sempat membuat Yuliana harap-harap cemas. Posisi cucunya dalam daftar penerimaan terus berubah hingga mendekati batas kuota.

“Dari 83 sampai 101. Yang diterima 102,” kenangnya.

Menurutnya, usia menjadi faktor penentu pada jalur domisili. Makna yang baru berusia 6 tahun 2 bulan 19 hari harus bersaing dengan calon siswa lain yang usianya lebih tua.

“Padahal jaraknya dekat. Yang diutamakan memang umur,” katanya.

Selama proses pengumuman berlangsung, Yuliana berkali-kali datang ke sekolah untuk memantau perkembangan hasil seleksi. Ia rela menunggu berjam-jam setiap kali ada pembaruan daftar penerimaan.

“Panjang perjuangan. Dari mendaftar sampai kemarin sama guru-guru. Saya tunggu terus. Banyak perubahan. Saya berdoa, ya Tuhan mudah-mudahan cucuku diterima di belakang rumah,” tuturnya.

Apabila Makna tidak diterima di SDN Utama 2, Yuliana mengaku telah menyiapkan pilihan lain di SDN 05 Tarakan meski lokasinya lebih jauh dari rumah.

“Saya mungkin di SDN 05. Agak jauh. Lebih dekat di sini, kan di belakang sekolah,” katanya.

Bagi Yuliana, SDN Utama 2 memiliki nilai sentimental tersendiri. Selain dekat dengan rumah, keempat anaknya juga pernah mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.

Kini, setelah perjuangan itu berbuah manis dengan diterimanya Makna sebagai siswa baru, Yuliana hanya ingin menikmati momen sederhana sebagai seorang nenek. Duduk di halaman sekolah, menunggu hingga bel pulang berbunyi, lalu menyambut kedua cucunya dengan senyum lega.

“Baru saya lega sudah. Tapi ini cucu saya tidak takut ditinggal, malah saya disuruh pulang masakkan kakeknya,”bebernya(*)

Berita Lainnya

Inflasi Kaltara Agustus 2026 Tercatat 2,17 Persen, Angkutan Laut Jadi Pemicu Utama

Inflasi Kaltara Agustus 2026 Tercatat 2,17 Persen, Angkutan Laut Jadi Pemicu Utama

by Redaksi
09/04/2026
0

TARAKAN – Inflasi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada Agustus 2026 tercatat 2,17 persen secara tahunan (yoy), masih berada dalam kisaran...

Produksi Aluminium KIPI Dorong Prospek Pertumbuhan Ekonomi Kaltara

Produksi Aluminium KIPI Dorong Prospek Pertumbuhan Ekonomi Kaltara

by Redaksi
09/04/2026
0

TARAKAN – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara (Kaltara) diperkirakan masih berpeluang meningkat seiring dengan penguatan sektor industri pengolahan, khususnya peningkatan produksi...

BI Kaltara Perkuat Sinergi dengan Insan Pers untuk Perluas Diseminasi Kebijakan Ekonomi

BI Kaltara Perkuat Sinergi dengan Insan Pers untuk Perluas Diseminasi Kebijakan Ekonomi

by Redaksi
09/04/2026
0

TARAKAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan insan pers di...

Pemkot Tarakan Raih Terbaik 2 Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan Regional Kalimantan

Pemkot Tarakan Raih Terbaik 2 Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan Regional Kalimantan

by Redaksi
09/04/2026
0

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Tarakan kembali menorehkan prestasi di tingkat regional. Pemkot Tarakan meraih Terbaik 2 Tingkat Kota kategori Akses...

Bandara Juwata Tarakan Percepat Kesiapan Penerbangan Internasional

Bandara Juwata Tarakan Percepat Kesiapan Penerbangan Internasional

by Redaksi
09/04/2026
0

TARAKAN — Persiapan operasional penerbangan internasional di Bandara Juwata Tarakan terus dipercepat menyusul kembali ditetapkannya bandara tersebut sebagai bandara internasional....

Tarakan Diguyur Hujan, Muhammadiyah Tetap Salat Istisqa dan Doakan Wilayah Terdampak Karhutla

Tarakan Diguyur Hujan, Muhammadiyah Tetap Salat Istisqa dan Doakan Wilayah Terdampak Karhutla

by Redaksi
09/03/2026
0

TARAKAN — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Utara tetap melaksanakan salat Istisqa meski hujan telah mengguyur Kota Tarakan pada Kamis...

Next Post
BI Perkuat Edukasi Ciri Keaslian Rupiah bagi Masyarakat 3T

BI Perkuat Edukasi Ciri Keaslian Rupiah bagi Masyarakat 3T

BI Bawa Rp6 Miliar untuk Penukaran Uang di Wilayah 3T

BI Bawa Rp6 Miliar untuk Penukaran Uang di Wilayah 3T

BI dan TNI AL Perkuat Layanan Rupiah di Wilayah 3T

BI dan TNI AL Perkuat Layanan Rupiah di Wilayah 3T

Discussion about this post

Terlaris

Sengketa Lahan Warga dengan PT KIPI, DPP PERSADAKU Kaltara Minta Ruang Dialog

Sengketa Lahan Warga dengan PT KIPI, DPP PERSADAKU Kaltara Minta Ruang Dialog

09/04/2026
Inflasi Kaltara Agustus 2026 Tercatat 2,17 Persen, Angkutan Laut Jadi Pemicu Utama

Inflasi Kaltara Agustus 2026 Tercatat 2,17 Persen, Angkutan Laut Jadi Pemicu Utama

09/04/2026
Produksi Aluminium KIPI Dorong Prospek Pertumbuhan Ekonomi Kaltara

Produksi Aluminium KIPI Dorong Prospek Pertumbuhan Ekonomi Kaltara

09/04/2026
BI Kaltara Perkuat Sinergi dengan Insan Pers untuk Perluas Diseminasi Kebijakan Ekonomi

BI Kaltara Perkuat Sinergi dengan Insan Pers untuk Perluas Diseminasi Kebijakan Ekonomi

09/04/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com