Kamis, 11 Juni 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Ini Penjelasan PT Pelindo Soal QCC Rusak di Pelabuhan Malundung

by Admin
01/16/2025
in Daerah, Ekonomi, Tarakan
A A
Ini Penjelasan PT Pelindo Soal QCC Rusak di Pelabuhan Malundung

Manager Teknik PT Pelindo Petik Kemas Kota Tarakan, Julhaidir saat memperlihatkan Quay Container Crane melalui CCTV.

Baca Juga

Pertumbuhan Jagung Capai 70 Cm, Polsek Tarakan Utara Lakukan Pengecekan Rutin

Plt. Wali Kota Tarakan Lepas Siswa Kelas IX SMPN 1 Tarakan, Dorong Generasi Berdaya Sain

Asrin R Saleh Soroti Infrastruktur dan Penanganan Kawasan Kumuh di Pesisir Tarakan

SB, TARAKAN – Kerusakan Quay Container Crane (QCC) di Pelabuhan Malundung Tarakan, beberapa waktu lalu sempat menjadi kendala proses bongkar muat peti kemas.

Terkait hal ini, Manager Teknik PT Pelindo Petik Kemas Kota Tarakan, Julhaidir mengakui, QCC atau crane mengalami kerusakan kurang lebih selama 8 sampai 9 hari.

“Pada saat itu, sekitar pukul 20.00 Wita QCC sedang digunakan kegiatan bongkar muat kapal KM Meratus Lembata. Tiba-tiba macet, berhenti,” kata Julhaidir, Rabu (15/1/2025).

Julhaidir menjelaskan, pihak mekanik langsung melakukan pengecekan dan menemukan mesin pada QCC mengalami trouble.

“Cuma tidak bisa langsung ketahuan troublenya apa. Jadi mekaniknya melakukan pemeriksaan secara mendetail,” jelasnya.

“Setelah dilakukan pengecekan secara keseluruhan, indikasinya terdapat kerusakan pada bagian engine atau mesinnya. Jadi di dalam itu air sudah bercampur dengan oli,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Julhaidir mengungkapkan, kerusakan tersebut terjadi secara tiba-tiba. Padahal jika dilihat dari masa kerjanya secara live time untuk mesin itu kurang lebih satu sampai dua tahun.

“Namun kita tidak bisa memprediksi jika tiba-tiba terjadi kerusakan,” ucapnya.

Adapun jangka waktu perbaikan mesin yakni 30 hari masa kerja. Namun, dikarenakan pihaknya memiliki mesin cadangan maka perbaikan dilakukan lebih cepat.

“Jadi tidak terlalu lama kami lakukan perbaikan. Dibersihkan, dilakukan pengecekan kembali dan itu memakan waktu kurang lebih delapan hari,” ungkapnya.

Saat ini mesin QCC pun telah beroperasi kembali. Sedangkan kapal yang mengalami dampak dari pada kerusakan QCC terdapat satu kapal, yakni KM Meratus Lembata.

Hal tersebut dikarenakan kapal tersebut tidak memiliki crane, sehingga mengandalkan QCC miliki PT Pelindo yang ada di Pelabuhan.

“Jadi sempat berhenti kurang lebih delapan sampai sembilan hari. Yang terhenti aktifitasnya itu satu kapal, karena kapal ini tidak memiliki crane. Kapal Maratus tidak memiliki crane, jadi otomatis mengandalkan punya kami,” terang Julhaidir.

Lantas, Julhaidir menyampaikan, untuk aktifitas kapal lain yang memiliki crane tetap beroperasi. Sehingga tidak berdampak pada proses bongkar muat.

“Jadi sebenarnya tidak terlalu mempengaruhi ekonomi, karena untuk kapal yang memiliki crane tetap beroperasi. Crane ini satu-satunya yang ada di pelabuhan, sehingga dinilai dapat menghambat proses bongkar muat,” tuturnya.

“Namun kemarin hanya berdampak pada satu kapal saja. Yang harusnya selesai dua sampai tiga hari jadinya mundur. Namun untuk antrian kapal tetap berjalan,” lanjutnya.

Kendati telah beroperasinoal, Julhaidir tidak dapat menjamin jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan lagi pada QCC. Tetapi ia memastikan bahwa pengawasan dan maintenance dilakukan setiap harinya.

“Kalau untuk tidak terjadi kerusakan lagi, saya tidak bisa menjamin yah, namun kita tetap menjaga dan melakukan maintenance. Maintenance itu kita lakukan setiap hari,” pungkasnya. (RZ/SB)

Berita Lainnya

Pertumbuhan Jagung Capai 70 Cm, Polsek Tarakan Utara Lakukan Pengecekan Rutin

Pertumbuhan Jagung Capai 70 Cm, Polsek Tarakan Utara Lakukan Pengecekan Rutin

by Redaksi
06/10/2026
0

Tarakan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, personel Polsek Tarakan Utara melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung...

Plt. Wali Kota Tarakan Lepas Siswa Kelas IX SMPN 1 Tarakan, Dorong Generasi Berdaya Sain

Plt. Wali Kota Tarakan Lepas Siswa Kelas IX SMPN 1 Tarakan, Dorong Generasi Berdaya Sain

by Redaksi
06/09/2026
0

TARAKAN – Plt. Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, menghadiri acara Pelepasan Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Tarakan Tahun...

Asrin R Saleh Soroti Infrastruktur dan Penanganan Kawasan Kumuh di Pesisir Tarakan

Asrin R Saleh Soroti Infrastruktur dan Penanganan Kawasan Kumuh di Pesisir Tarakan

by Redaksi
06/06/2026
0

Tarakan – Anggota DPRD Tarakan, Asrin R Saleh, menyoroti pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur dan penanganan kawasan kumuh di wilayah pesisir,...

LPADKT Tarakan Gelar Kerja Bakti Benahi Drainase, Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan

LPADKT Tarakan Gelar Kerja Bakti Benahi Drainase, Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan

by Redaksi
06/06/2026
0

Tarakan – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan oleh Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) Kota Tarakan melalui...

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian di Hutan Pesisir Karang Anyar Pantai Cari Warga Hilang

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian di Hutan Pesisir Karang Anyar Pantai Cari Warga Hilang

by Redaksi
06/05/2026
0

Tarakan – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang saat mencari daun nipah di kawasan...

DPRD Tarakan Soroti Luasan Kawasan Kumuh di Mamburungan yang Terus Bertambah

DPRD Tarakan Soroti Luasan Kawasan Kumuh di Mamburungan yang Terus Bertambah

by Redaksi
06/04/2026
0

Tarakan – Anggota DPRD Kota Tarakan, Asrin R. Saleh, menyoroti bertambahnya luas kawasan permukiman kumuh di Kelurahan Mamburungan, khususnya di...

Next Post
Peningkatan Produk Ilegal Ancam Kestabilan Ekonomi Kaltara

Peningkatan Produk Ilegal Ancam Kestabilan Ekonomi Kaltara

Ironis! Kampung Bersinar Kembali Jadi Sarang Narkoba

Ironis! Kampung Bersinar Kembali Jadi Sarang Narkoba

Petani Minta Pemerintah Turun Tangan Atasi Fluktuasi Harga Cabai

Petani Minta Pemerintah Turun Tangan Atasi Fluktuasi Harga Cabai

Discussion about this post

Terlaris

Pertumbuhan Jagung Capai 70 Cm, Polsek Tarakan Utara Lakukan Pengecekan Rutin

Pertumbuhan Jagung Capai 70 Cm, Polsek Tarakan Utara Lakukan Pengecekan Rutin

06/10/2026
Plt. Wali Kota Tarakan Lepas Siswa Kelas IX SMPN 1 Tarakan, Dorong Generasi Berdaya Sain

Plt. Wali Kota Tarakan Lepas Siswa Kelas IX SMPN 1 Tarakan, Dorong Generasi Berdaya Sain

06/09/2026
Asrin R Saleh Soroti Infrastruktur dan Penanganan Kawasan Kumuh di Pesisir Tarakan

Asrin R Saleh Soroti Infrastruktur dan Penanganan Kawasan Kumuh di Pesisir Tarakan

06/06/2026
LPADKT Tarakan Gelar Kerja Bakti Benahi Drainase, Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan

LPADKT Tarakan Gelar Kerja Bakti Benahi Drainase, Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan

06/06/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com