Senin, 14 September 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Peningkatan Produk Ilegal Ancam Kestabilan Ekonomi Kaltara

by Admin
01/16/2025
in Daerah, Ekonomi
A A
Peningkatan Produk Ilegal Ancam Kestabilan Ekonomi Kaltara

Peningkatan angka produk TIE di Kaltara

SB, TARAKAN – Peredaran Produk Tanpa Izin Edar (TIE) terus meningkat di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) khususnya di Kota Tarakan.

Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan, mencatat, sepanjang tahun 2024 nilai ekonomi peredaran TIE di Kaltara mencapai Rp236.875.100.

Baca Juga

Gubernur Zainal Beri Semangat Kafilah Kaltara Jelang MTQ Nasional

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan Laksanakan Sholat Istisqa, Mohon Turunnya Hujan

Uang Panai Rp 600 Juta dan Rumah Rp1,6 Miliar, Pecahkan Rekor di Tarakan

Menindaklanjuti hal tersebut, pakar ekonomi, Dr. Ana Sriekaningsih mengatakan, peningkatan angka produk TIE di Kaltara atau Kota Tarakan, merupakan tantangan yang serius bagi perekonomian daerah serta kesehatan masyarakat.

“Produk tanpa izin edar dapat mengancam keadilan berbisnis, merugikan produsen yang taat aturan, serta berpotensi membahayakan konsumen,” kata Ana, Kamis (16/1/2025).

Ana menjelaskan, penting untuk memahami faktor-faktor yang menyebabkan meningkatnya distribusi produk TIE.

“Apakah karena lemahnya penegakan hukum, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai produk yang aman, atau masalah ekonomi yang mendorong masyarakat untuk mengakses produk dengan cara ilegal,” ujarnya.

Menurut Ana, produk tanpa izin edar dapat merusak reputasi pasar dan mengurangi kepercayaan konsumen. Ini bisa berimbas pada usaha lokal dan investasi jangka panjang di Kaltara.

“Produk yang tidak terdaftar sering kali berisiko bagi kesehatan, sehingga berpotensi menambah beban bagi sistem kesehatan masyarakat setempat,” ucapnya.

Dengan demikian, kata Ana, perlu adanya penguatan regulasi seperti peningkatan pengawasan dan penegakan hukum.

“Peningkatan pengawasan yakni, meningkatkan pengawasan terhadap produk yang beredar di pasar, termasuk pelaksanaan inspeksi berkala. Penegakan hukum yakni, tegas terhadap pelanggaran, termasuk sanksi bagi pengedar dan produsen TIE. Penegakan hukum yang konsisten dapat memberikan efek jera,” ujarnya.

Selain itu, edukasi masyarakat tentang kampanye kesadaran melakukan penyuluhan mengenai efek negatif dari produk TIE dan pentingnya memilih produk yang terdaftar dan aman.

“Memberikan pelatihan kepada pelaku usaha tentang pentingnya pendaftaran produk dan cara mengurus izin edar,” terang Ana.

Lebih lanjut, Ana menjelaskan, kolaborasi dengan stakeholder atau antar Instansi perlu diperkuat dan juga melibatkan sektor swasta.

“Memperkuat kerjasama antara pemerintah, lembaga keamanan, dan organisasi masyarakat dalam mengawasi dan menindak produk TIE. Mengajak sektor swasta untuk terlibat dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang fokus pada edukasi masyarakat dan promosi produk lokal yang terdaftar,” ungkapnya.

Fasilitasi Akses ke Produk Legal, kata Ana, juga perlu dipertimbangkan termasuk mempromosikan produk lokal.

“Pertimbangkan memberikan subsidi atau bantuan kepada pelaku usaha yang ingin mendaftarkan produk mereka agar dapat bersaing dengan produk TIE. Juga mendorong promosi produk-produk lokal yang telah memiliki izin edar untuk meningkatkan daya saing di pasar,” tuturnya.

Ana berharap, melalui langkah-langkah tersebut, dapat mengurangi angka produk tanpa izin edar (TIE) di Kaltara dan menciptakan lingkungan bisnis yang lebih aman dan adil bagi semua pihak. (RZ/SB)

Berita Lainnya

Gubernur Zainal Beri Semangat Kafilah Kaltara Jelang MTQ Nasional

Gubernur Zainal Beri Semangat Kafilah Kaltara Jelang MTQ Nasional

by Redaksi
09/13/2026
0

JAWA TENGAH- Di tengah suasana tersebut, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., hadir memberikan dukungan...

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan Laksanakan Sholat Istisqa, Mohon Turunnya Hujan

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan Laksanakan Sholat Istisqa, Mohon Turunnya Hujan

by Redaksi
09/13/2026
0

TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., bersama Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is., melaksanakan Sholat Istisqa...

Uang Panai Rp 600 Juta dan Rumah Rp1,6 Miliar, Pecahkan Rekor di Tarakan

Uang Panai Rp 600 Juta dan Rumah Rp1,6 Miliar, Pecahkan Rekor di Tarakan

by Redaksi
09/12/2026
0

TARAKAN – Prosesi lamaran calon mempelai laki-laki kepada calon perempuan menjadi sorotan di Tarakan setelah keluarga menyiapkan pemberian dengan total...

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Berhasil Tingkatkan Produksi Migas di Atas Target

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Berhasil Tingkatkan Produksi Migas di Atas Target

by Redaksi
09/11/2026
0

Balikpapan – Upaya konsisten PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) untuk mengoptimalkan produksi dari sumur migas yang sudah ada berbuah...

Sering Terjadi Laka Lantas, Satlantas dan Dishub Segera Pasang PJU di Jalur Minim Penerangan

Sering Terjadi Laka Lantas, Satlantas dan Dishub Segera Pasang PJU di Jalur Minim Penerangan

by Redaksi
09/11/2026
0

TARAKAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan bergerak cepat melakukan koordinasi di lapangan...

Bersinergi Tangani Dampak Karhutla, FIF Group Serahkan Bantuan Masker dan Vitamin

Bersinergi Tangani Dampak Karhutla, FIF Group Serahkan Bantuan Masker dan Vitamin

by Redaksi
09/11/2026
0

TARAKAN – Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is., menghadiri penyaluran Dana Sosial Syariah berupa bantuan sosial untuk penanganan dampak...

Next Post
Ironis! Kampung Bersinar Kembali Jadi Sarang Narkoba

Ironis! Kampung Bersinar Kembali Jadi Sarang Narkoba

Petani Minta Pemerintah Turun Tangan Atasi Fluktuasi Harga Cabai

Petani Minta Pemerintah Turun Tangan Atasi Fluktuasi Harga Cabai

Enam Pria Asik Bermain Judi Diringkus Polisi, Uang Belasan Juta Jadi Barbuk

Enam Pria Asik Bermain Judi Diringkus Polisi, Uang Belasan Juta Jadi Barbuk

Discussion about this post

Terlaris

Gubernur Zainal Beri Semangat Kafilah Kaltara Jelang MTQ Nasional

Gubernur Zainal Beri Semangat Kafilah Kaltara Jelang MTQ Nasional

09/13/2026
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan Laksanakan Sholat Istisqa, Mohon Turunnya Hujan

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan Laksanakan Sholat Istisqa, Mohon Turunnya Hujan

09/13/2026
Uang Panai Rp 600 Juta dan Rumah Rp1,6 Miliar, Pecahkan Rekor di Tarakan

Uang Panai Rp 600 Juta dan Rumah Rp1,6 Miliar, Pecahkan Rekor di Tarakan

09/12/2026
Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Berhasil Tingkatkan Produksi Migas di Atas Target

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Berhasil Tingkatkan Produksi Migas di Atas Target

09/11/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com