Kamis, 23 Juli 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah Kaltara Tarakan

LLK Tarakan Fokus Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Pelatihan Vokasi Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

by Redaksi
07/23/2026
in Tarakan
A A
LLK Tarakan Fokus Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Pelatihan Vokasi Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

TARAKAN – Kepala Lembaga Latihan Kerja (LLK) Kota Tarakan, Syahriansyah, mengatakan tantangan utama pelatihan vokasi saat ini adalah menyesuaikan materi pelatihan dengan perubahan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang.

Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja saat ini tidak lagi sama seperti beberapa tahun lalu sehingga program pelatihan harus mampu mengikuti perkembangan zaman.

Baca Juga

Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan

Disnaker Tarakan Kembali Gelar Job Fair 30 Juli 2026, Baru Satu Perusahaan Konfirmasi 42 Lowongan Kerja

“Perubahan kebutuhan dunia usaha dan industri menjadi tantangan bagi pelatihan vokasi. Kebutuhan industri sekarang tentu berbeda dibandingkan sebelumnya, sehingga pelatihan juga harus terus menyesuaikan,” ujarnya.

Syahriansyah menjelaskan, program Pelatihan Vokasi Nasional memang diprioritaskan bagi lulusan SMA, SMK, atau sederajat berusia minimal 17 tahun. Program tersebut ditujukan untuk membekali lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi agar memiliki keterampilan dan siap memasuki dunia kerja.

Selama pelaksanaan program, kata dia, minat peserta paling tinggi berada pada jurusan komputer dan pengolahan roti. Menurutnya, tingginya peminat pelatihan pengolahan roti juga didorong oleh semakin berkembangnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia menilai orientasi pelatihan saat ini tidak hanya mencetak tenaga kerja yang siap menjadi karyawan, tetapi juga mendorong lahirnya wirausaha baru yang mampu membuka lapangan pekerjaan.

“Ke depan kami berharap peserta tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu membuka usaha sendiri dan merekrut tenaga kerja,” katanya.

Terkait penerimaan peserta, LLK Tarakan melakukan sosialisasi melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook, serta bekerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai media untuk menginformasikan pembukaan pelatihan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Namun demikian, ia mengakui antusiasme masyarakat dipengaruhi oleh durasi pelatihan yang relatif panjang. Program pelatihan berlangsung sekitar satu hingga hampir dua bulan sehingga membutuhkan komitmen peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Mengenai sertifikasi, Syahriansyah menjelaskan bahwa peserta pelatihan yang didanai APBN memperoleh sertifikat pelatihan teknis serta mengikuti uji kompetensi. Sementara untuk pelatihan yang bersumber dari APBD, pemberian sertifikasi disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

“Selama ini, karena adanya efisiensi anggaran, pelatihan APBD umumnya hanya sampai pada pemberian sertifikat pelatihan teknis,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan pelatihan yang sedang berjalan pada batch pertama maupun rencana batch berikutnya menggunakan dukungan anggaran APBN melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda yang menjadi pembina LLK Tarakan.

Meski demikian, bantuan tersebut tidak diterima setiap tahun. Syahriansyah mengungkapkan bahwa pada 2025 tidak ada pelaksanaan program yang didanai APBN karena kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku baik di pemerintah pusat maupun daerah.(*)

Berita Lainnya

Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

by Redaksi
07/23/2026
0

TARAKAN – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan mencatat jumlah pencari kerja di Kota Tarakan setiap tahun berkisar antara 1.500...

Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan

Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan

by Redaksi
07/23/2026
0

Tarakan- Polres Tarakan menerima laporan dugaan tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) sebagaimana tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/178/VII/2026/SPKT/Polres Tarakan/Polda...

Disnaker Tarakan Kembali Gelar Job Fair 30 Juli 2026, Baru Satu Perusahaan Konfirmasi 42 Lowongan Kerja

Disnaker Tarakan Kembali Gelar Job Fair 30 Juli 2026, Baru Satu Perusahaan Konfirmasi 42 Lowongan Kerja

by Redaksi
07/22/2026
0

Tarakan – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan memastikan akan menggelar Job Fair 2026pada 30 Juli 2026. Kegiatan tersebut diharapkan...

Kepala Disnaker Tarakan: Pelatihan Kerja Disiapkan untuk Menjembatani Kebutuhan Industri dan Dunia Pendidikan

Kepala Disnaker Tarakan: Pelatihan Kerja Disiapkan untuk Menjembatani Kebutuhan Industri dan Dunia Pendidikan

by Redaksi
07/22/2026
0

Tarakan – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan, Agus Sutanto, menegaskan bahwa pelatihan kerja merupakan langkah strategis pemerintah dalam...

Kepala LLK Tarakan: Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tingkatkan Kompetensi SDM Sesuai Kebutuhan Industri

Kepala LLK Tarakan: Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tingkatkan Kompetensi SDM Sesuai Kebutuhan Industri

by Redaksi
07/22/2026
0

Tarakan, 22 Juli 2026 – Kepala Lembaga Latihan Kerja (LLK) Kota Tarakan, Syahriansyah, menyampaikan laporan pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional Tahun...

Pemkot Tarakan Buka Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Daya Saing Tenaga Kerja

Pemkot Tarakan Buka Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Daya Saing Tenaga Kerja

by Redaksi
07/22/2026
0

Tarakan, 22 Juli 2026 – Pemerintah Kota Tarakan secara resmi membuka Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 yang digelar di Aula...

Next Post
Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

Discussion about this post

Terlaris

Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

07/23/2026
LLK Tarakan Fokus Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Pelatihan Vokasi Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

LLK Tarakan Fokus Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Pelatihan Vokasi Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

07/23/2026
Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan

Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan

07/23/2026
Disnaker Tarakan Kembali Gelar Job Fair 30 Juli 2026, Baru Satu Perusahaan Konfirmasi 42 Lowongan Kerja

Disnaker Tarakan Kembali Gelar Job Fair 30 Juli 2026, Baru Satu Perusahaan Konfirmasi 42 Lowongan Kerja

07/22/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com