Kamis, 27 Agustus 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah Kaltara Bulungan

Soal Pelecehan Seksual, Sekolah Fasilitasi Mediasi: Undang Undang Perlindungan Anak Dilanggar

by Admin
12/20/2024
in Bulungan, Daerah, Hukum & Kriminal, Kaltara, Tarakan
A A
Soal Pelecehan Seksual, Sekolah Fasilitasi Mediasi: Undang Undang Perlindungan Anak Dilanggar

SB, BULUNGAN – Kasus pelecehan seksual yang terkadi di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, mendapat respon dari berbagai kalangan.

Seiring berjalannya proses hukum terhadap diduga pelaku, terdapat indikasi adanya pelanggaran serius terhadap Undang-undang Perlindungan Anak.

Baca Juga

NasDem Kaltara Tancap Gas Menuju Pemilu 2029, Konsolidasi Struktur Digelar 28–30 Agustus

Menjaga Warisan, Menenun Harapan, Sehelai Tenun, Sejuta Cerita

Asrin Saleh Hadiri Maulid Nabi di Tanjung Pasir, Dorong Penguatan Kerukunan Warga

Pihak sekolah diduga memfasilitasi upaya mediasi antara pelaku, yang merupakan tenaga pendidik dengan korban yang masih di bawah umur.

Tindakan ini pun menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Sahabat Saksi dan Korban (SSK) mitra LPSK RI.

Sahabat Saksi dan Korban (SSK) mitra LPSK RI, Alghi Fari Smith menjelaskan, dalam Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang sebelumnya beberapa kali mengalami perubahan menegaskan,  pelaku pemerkosaan atau pencabulan dilakukan oleh orang tua, wali, pengasuh anak, atau tenaga pendidik maka pidananya ditambah sepertiga.

Selain itu, UU Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual memperketat dan menutup celah untuk diadakannya mediasi bila korbannya adalah anak dan pelakunya dewasa.

“Sangat disesalkan jika ada pihak yang memfasilitasi upaya mediasi atau upaya damai antara pelaku dewasa baik dari pendidik atau tenaga kependidikan dengan anak sebagai korban kekerasan seksual di satuan pendidikan,” jelas Alghi.

Lantas, Alghi Fari Smith menerangkan, padahal sangat jelas para pelaku dewasa seharusnya berlanjut proses hukumnya dan diberikan tambahan hukuman

“Saya mengusulkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan/SATGAS PPKSP di tingkat kabupaten kota untuk mengaudit dan mengevaluasi SOP penangan kekerasan di satuan pendidikan,” terangnya.

Sebagai SSK Mitra LPSK RI, ia mempertanyakan apakah sudah sesuai dengan SOP yang diatur dalam Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan atau tidak.

Ia berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH) dapat memeriksa apakah berpotensi ditemukannya unsur pidana pada pihak yang memfasilitasi mediasi tersebut di atas.

Terpisah, Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Bulungan, IPTU Gia Iftita Saviera membenarkan, kasus pelecehan seksual pada anak tidak diperkenankan melakukan mediasi.

Mediasi yang difasilītasi kepala sekolah dilakukan jauh sebelum adanya ketiga laporan yang sudah diproses.  Pihaknya sendiri tidak mengetahui adanya mediasi yang dilakukan pihak sekolah.

“Mediasi itu sudah lama terjadi, kami tidak tau adanya kegiatan itu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Alghi Fari  Smith menjelaskan, Polres Bulungan dan UPTD PPA tidak dilibatkan dalam mediasi tersebut. 

“Mediasi hanya pihak sekolah, orang tua korban dan pelaku,” tukasnya.

Tags: BulunganKaltaraLPSK RIPelecehanSD

Berita Lainnya

NasDem Kaltara Tancap Gas Menuju Pemilu 2029, Konsolidasi Struktur Digelar 28–30 Agustus

NasDem Kaltara Tancap Gas Menuju Pemilu 2029, Konsolidasi Struktur Digelar 28–30 Agustus

by Redaksi
08/27/2026
0

TARAKAN— Partai NasDem Kalimantan Utara (Kaltara) langsung memasang kuda-kuda kokoh menatap Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Evaluasi mendalam dari Pemilu 2024...

Menjaga Warisan, Menenun Harapan, Sehelai Tenun, Sejuta Cerita

Menjaga Warisan, Menenun Harapan, Sehelai Tenun, Sejuta Cerita

by Redaksi
08/27/2026
0

TARAKAN — Detuman kayu terdengar berulang dari sebuah rumah berukuran sekitar 8 x 15 meter di Jalan Pulau Bunyu, Kampung...

Asrin Saleh Hadiri Maulid Nabi di Tanjung Pasir, Dorong Penguatan Kerukunan Warga

Asrin Saleh Hadiri Maulid Nabi di Tanjung Pasir, Dorong Penguatan Kerukunan Warga

by Redaksi
08/26/2026
0

TARAKAN – Anggota DPRD Kota Tarakan, Asrin Saleh, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Baiturrohim, Tanjung...

Karhutla Melanda Juata Kerikil, Api Berhasil Dipadamkan dalam Waktu Kurang dari Satu Jam

Karhutla Melanda Juata Kerikil, Api Berhasil Dipadamkan dalam Waktu Kurang dari Satu Jam

by Redaksi
08/26/2026
0

TARAKAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Aki Balak RT 03, Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara,...

Pemkot Tarakan Dorong Budaya Menabung Sejak Dini melalui Program KEJAR

Pemkot Tarakan Dorong Budaya Menabung Sejak Dini melalui Program KEJAR

by Redaksi
08/26/2026
0

TARAKAN — Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes., didampingi Bunda PAUD Kota Tarakan Ny. Hj. Sitti Rujiah, S.Keb., Bdn.,...

Anggota DPRD Tarakan Tegaskan Penolakan LGBT, Dorong Perda Segera Diterbitkan

Anggota DPRD Tarakan Tegaskan Penolakan LGBT, Dorong Perda Segera Diterbitkan

by Redaksi
08/26/2026
0

TARAKAN — Anggota DPRD Kota Tarakan, Asrin R. Saleh, menegaskan sikapnya menolak keberadaan dan aktivitas LGBT di Kota Tarakan, khususnya...

Next Post
Soal Kasus Uang Palsu di Kampus UIN Alauddin Makassar, Rektor Ambil Tindakan Tegas

Soal Kasus Uang Palsu di Kampus UIN Alauddin Makassar, Rektor Ambil Tindakan Tegas

Tak Hanya Uang Rupiah, Sindikat Upal di UIN Alauddin Makassar Bikin Uang Asing, Harga Mesin Cetak Rp600 Juta

Tak Hanya Uang Rupiah, Sindikat Upal di UIN Alauddin Makassar Bikin Uang Asing, Harga Mesin Cetak Rp600 Juta

Perusahaan Ekspedisi Ternama Digugat hingga Miliaran Rupiah, Ternyata Ini Penyebabnya

Perusahaan Ekspedisi Ternama Digugat hingga Miliaran Rupiah, Ternyata Ini Penyebabnya

Discussion about this post

Terlaris

NasDem Kaltara Tancap Gas Menuju Pemilu 2029, Konsolidasi Struktur Digelar 28–30 Agustus

NasDem Kaltara Tancap Gas Menuju Pemilu 2029, Konsolidasi Struktur Digelar 28–30 Agustus

08/27/2026
Menjaga Warisan, Menenun Harapan, Sehelai Tenun, Sejuta Cerita

Menjaga Warisan, Menenun Harapan, Sehelai Tenun, Sejuta Cerita

08/27/2026
Asrin Saleh Hadiri Maulid Nabi di Tanjung Pasir, Dorong Penguatan Kerukunan Warga

Asrin Saleh Hadiri Maulid Nabi di Tanjung Pasir, Dorong Penguatan Kerukunan Warga

08/26/2026
Karhutla Melanda Juata Kerikil, Api Berhasil Dipadamkan dalam Waktu Kurang dari Satu Jam

Karhutla Melanda Juata Kerikil, Api Berhasil Dipadamkan dalam Waktu Kurang dari Satu Jam

08/26/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com