Jumat, 24 Juli 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Tangkap 100 Karung Beras dari Malaysia, Laporan Kasat Polairud dengan Rilis Polres Tarakan Kenapa Berbeda?

by Admin
06/11/2025
in Daerah, Ekonomi, Hukum & Kriminal, Internasional, Kaltara, Tarakan
A A
Tangkap 100 Karung Beras dari Malaysia, Laporan Kasat Polairud dengan Rilis Polres Tarakan Kenapa Berbeda?

TAK BERTUAN : Beras ini diamankan Satpolairud Polres Tarakan. Namun hingga saat ini polisi tak tahu siapa pemiliknya.

SB, TARAKAN – Sebanyak 100 karung beras yang diduga berasal dari Tawau, Malaysia diamankan petugas patroli KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) Satpolairud Polres Tarakan sekira pukul 23.28 Wita, Senin 9 Juni 2025 malam. Namun, ada sejumlah hal yang menarik dari penangkapan beras merek cap Limau tersebut. Salah satunya adalah isi laporan Kasat Polairud Polres Tarakan Iptu Eka Prabowo kepada Kasubdit Gakum Ditpolairud Polda Kaltara yang beredar via whatsapp di masyarakat.

Dalam laporan tersebut, disampaikan bahwa petugas melakukan pengejaran saat mengungkap beras yang diduga ilegal dengan berat 10 kilogram per karung tersebut. Namun, dalam keterangan pers yang disampaikan Polres Tarakan, justru tidak menyampaikannya dengan tegas. Sesekali menyebut terjadi pengejaran, namun beberapa saat kemudian menyebut beras tersebut diamankan di atas dermaga.

Baca Juga

Cekcok Soal Pekerjaan, Mandor Proyek Sekolah Rakyat di Tarakan Tikam Pekerja

Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

LLK Tarakan Fokus Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Pelatihan Vokasi Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

Kapolres Tarakan AKBP Erwin S Manik SIk melalui Kasi Humas Polres Tarakan, Iptu Rusli mengunkapkan, beras yang diduga berasal dari Tawau, Malaysia itu tidak ditangkap saat bongkar muat di kapal, melainkan sudah berada di atas pikap yang siap melaju. Polisi bahkan tidak tahu asal-usul beras tersebut.

“Tiba-tiba ada di dermaga, dinaikkan ke atas dermaga. Jadi petugas mendapatinya bukan di kapal, tapi di atas dermaga, di atas,” ungkap Rusli di hadapan sejumlah wartawan, Rabu 11 Juni 2025.

Pernyataan Kasi Humas yang terkesan tidak konsisten ini kemudian dipertegas dengan menyebut bahwa petugas patroli curiga dengan aktivitas 3 orang pria di dermaga. Petugas kemudian, kemudian menghentikan pikap berwarna hitam yang diketahui dikendalikan oleh pria bernama IDM (33). Selain IDM, diamankan juga SRT (26) dan SA (16). Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beras yang dimaksud.

“Berlabel Sabah atau Tawau, kemudian barang bukti tersebut dibawa ke Pos Polair, beserta sopir untuk dilakukan proses pemeriksaan,” katanya.

Saat ditanya soal kewenangan menangkap barang yang diduga ilegal di daratan, Rusli tak banyak menanggapi. “Patroli di seputaran Mako, di seputran Pelabuhan Tengkayu, pada saat melaksanakan patroli itulah mereka melihat ada pikap yang bermuatan pada malam hari sehingga diberhentikan kemudian diadakan pemeriksaan,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, beber Rusli, pihaknya tidak menemukan dokumen kepemilikan, termasuk dokumen asal- usul beras tersebut. Kemudian, lanjutnya, Satpolairud Polres Tarakan melakukan koordinasi dengan instansi terkait, seperti Balai Karantina Pertanian, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tarakan dan Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Tarakan.

“Dari hasil koodinasi tersebut, diputuskan bahwa barang butkti tersebut dilimpahkan ke Bea dan Cukai,” katanya.

Dijelaskan Rusli, saat ini pihaknya tidak menetapkan tersangka lantaran tidak mengetahui siapa pemilik beras tersebut. Mereka hanya berhasil menanyai 3 saksi yang semua mengaku tidak tahu siapa pemilik beras tersebut.

“Yang menyuruh saksi ini dari saudara Jojo, ya. Dia ditelpon hanya untuk mengantar barang tersebut ke Ramayana,” ungkap Rusli.

Siapa Jojo? Lagi, dalam laporan Kasat Polairud Polres Tarakan kepada Kasubdit Gakum Ditpolairud Polda Kaltara disebutkan bahwa Jojo adalah oknum anggota Ditpolairud Polda Kaltara. Namun, dalam konferensi pers, teman saksi IDM itu tidak disebutkan lagi sebagai anggota kepolisian, namun berubah menjadi Jojo.

“Selama ini, sementara ini tidak ada (oknum anggota kepolisian yang terlibat),” katanya kembali menegaskan bahwa Jojo adalah warga sipil, bukan anggota kepolisian. Padahal, penyampaian Kasat Polairud Polres Tarakan kepada Kasubdit Gakum Ditpolairud Polda Kaltara sangat jelas menyebutkan ada keterlibatan oknum anggota Ditpolairud Polda Kaltara dalam kasus ini.

Tak hanya nama Jojo yang disebut dalam laporan tersebut, nama calon penerima beras itu juga disebut dalam laporan Satpolairud kepada Polres Tarakan. Namun, lagi-lagi Rusli tak membeberkan keterlibatan nama tersebut lebih jauh dalam konferensi pers. Termasuk inisial S yang disebut-sebut sebagai tujuan beras itu.

Sementara itu, IDM mengaku, dia dan rekannya ditahan di depan salah satu hotel di Jalan Gajah Mada, jauh dari Pelabuhan Tengkayu 2. Dia dan rekannya ditahan oleh 2 orang yang belakangan dia ketahui seorang anggota polisi dan satu orang lagi bukan anggota kepolisian.

“Dia (anggota kepolisian berinisial SF) bawa satu orang. Kukira polisi, pas di BAP, rupanya bukan,” katanya. (red)

Berita Lainnya

Cekcok Soal Pekerjaan, Mandor Proyek Sekolah Rakyat di Tarakan Tikam Pekerja

Cekcok Soal Pekerjaan, Mandor Proyek Sekolah Rakyat di Tarakan Tikam Pekerja

by Redaksi
07/23/2026
0

Tarakan- Polres Tarakan melalui Polsek Tarakan Utara menangani kasus tindak pidana penikaman yang terjadi di mess pekerja proyek Sekolah Rakyat,...

Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

by Redaksi
07/23/2026
0

TARAKAN – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan mencatat jumlah pencari kerja di Kota Tarakan setiap tahun berkisar antara 1.500...

LLK Tarakan Fokus Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Pelatihan Vokasi Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

LLK Tarakan Fokus Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Pelatihan Vokasi Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

by Redaksi
07/23/2026
0

TARAKAN – Kepala Lembaga Latihan Kerja (LLK) Kota Tarakan, Syahriansyah, mengatakan tantangan utama pelatihan vokasi saat ini adalah menyesuaikan materi...

Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan

Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan

by Redaksi
07/23/2026
0

Tarakan- Polres Tarakan menerima laporan dugaan tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) sebagaimana tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/178/VII/2026/SPKT/Polres Tarakan/Polda...

Disnaker Tarakan Kembali Gelar Job Fair 30 Juli 2026, Baru Satu Perusahaan Konfirmasi 42 Lowongan Kerja

Disnaker Tarakan Kembali Gelar Job Fair 30 Juli 2026, Baru Satu Perusahaan Konfirmasi 42 Lowongan Kerja

by Redaksi
07/22/2026
0

Tarakan – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan memastikan akan menggelar Job Fair 2026pada 30 Juli 2026. Kegiatan tersebut diharapkan...

Kepala Disnaker Tarakan: Pelatihan Kerja Disiapkan untuk Menjembatani Kebutuhan Industri dan Dunia Pendidikan

Kepala Disnaker Tarakan: Pelatihan Kerja Disiapkan untuk Menjembatani Kebutuhan Industri dan Dunia Pendidikan

by Redaksi
07/22/2026
0

Tarakan – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan, Agus Sutanto, menegaskan bahwa pelatihan kerja merupakan langkah strategis pemerintah dalam...

Next Post
Komisi IV Rapat dengan Disdikbud Kaltara Bahas SPMB, Masih Ada yang Kurang?

Komisi IV Rapat dengan Disdikbud Kaltara Bahas SPMB, Masih Ada yang Kurang?

Disdikbud Kaltara Siap Jalankan SPMB, Diyakini Bisa Cegah Murid Titipan

Disdikbud Kaltara Siap Jalankan SPMB, Diyakini Bisa Cegah Murid Titipan

Ratusan PMI Dideportasi dari Malaysia, Satu Orang Alami Gangguan Jiwa

Ratusan PMI Dideportasi dari Malaysia, Satu Orang Alami Gangguan Jiwa

Discussion about this post

Terlaris

Cekcok Soal Pekerjaan, Mandor Proyek Sekolah Rakyat di Tarakan Tikam Pekerja

Cekcok Soal Pekerjaan, Mandor Proyek Sekolah Rakyat di Tarakan Tikam Pekerja

07/23/2026
Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

07/23/2026
LLK Tarakan Fokus Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Pelatihan Vokasi Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

LLK Tarakan Fokus Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Pelatihan Vokasi Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

07/23/2026
Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan

Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan

07/23/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com