Sabtu, 31 Oktober 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

BI Sosialisasi, Emak-emak di Pasar Gusher Antusias Diajak Kenali Uang Palsu

by Admin
05/07/2025
in Daerah, Ekonomi, Kaltara, Tarakan
A A
BI Sosialisasi, Emak-emak di Pasar Gusher Antusias Diajak Kenali Uang Palsu

UANG PALSU : Puluhan emak-emak di Pasar Gusher diajarkan cara mengenali uang palsu dan uang asli. Oleh BI Kalimantan Utara, kegiatan ini rutin digelar untuk mencegah beredarnya uang palsu belakangan ini.

SBI, TARAKAN – Pengunjung Pasar Gusher yang didominasi emak-emak kembali dibuat riuh dengan kedatangan sejumlah petugas dari Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Utara. Pasalnya, kedatangan pihak BI dipastikan membawa misi positif untuk penjual dan pembeli saat bertransaksi.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Utara, Hasiando G. Manik yang diwakili stafnya, Hendra Desta mengatakan pihaknya kali ini menyelenggarakan edukasi ciri keaslian uang rupiah. Sehingga tak heran bila pengunjung yang umumnya adalah emak-emak sangat antusias mengikuti acara ini.

Baca Juga

TMMD Ke-130 Tarakan Dekatkan Layanan Kesehatan dan Edukasi KB kepada Masyarakat

SMP Negeri 3 Tarakan Gelar Workshop Orang Tua Siswa, Perkuat Sinergi Pendidikan di Rumah dan Sekolah

Disdik Tarakan Tegaskan Pencegahan Perundungan Tak Hanya untuk Sekolah Negeri

Program ini, kata Hendra Desta, rutin mereka gelar dengan jumlah peserta sekira 75 orang penjual dan pembeli. Untuk memaksimalkan tujuan acara, lokasi kegiatan yang dipilih kali ini adalah Pasar Gusher, Tarakan. Tentu saja, dia berharap, kegiatan ini bisa memberikan nilai kepada masyarakat agar dapat memastikan ciri keaslian uang rupiah secara mandiri, sehingga terhindar dari uang yang diragukan keasliannya.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga peserta diajarkan bagaimana cara dan langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila mereka menemukan uang yang diragukan keasliannya, diantaranya tidak menyebarluaskan kembali uang yang yang diragukan keasliannya dan melaporkan kejadian ini kepada BI untuk dilakukan klarifikasi keasliannya.

“Masyarakat juga bisa melaporkan kepada perbankan, apabila di wilayah tersebut tidak ada Bank Indonesia, untuk selanjutnya akan diklarifikasi ke pihak Bank Indonesia,” jelas Hendra.

Dari pantauan media ini, peserta diajarkan bagaimana cara mengenali ciri keaslian rupiah dengan metode 3D, yakni Dilihat, Diraba dan Diterawang. Jika dilihat, uang rupiah asli memiliki benang pengaman. Pada uang pecahan Rp100.000, Rp50.000 dan Rp20.000, terdapat benang pengaman yang tampak seperti dianyam. Sementara pada pecahan Rp10.000 ke bawah, benang pengamannya tertanam di dalam uang dan akan memendar dengan warna tertentu di bawah sinar ultraviolet.

Selain itu, <span;>color shifting<span;> berupa gambar bunga yang akan berubah warna apabila dilihat dari sudut pandang berbeda. Hal ini adalah tambahan penguatan unsur pengaman dengan fitur magnetic ink. Latent image berupa gambar tersembunyi berupa tulisan ‘BI’ dan angka nominal yang dapat dilihat pada sudut tertentu,” beber Hendra Desta.

Sedangkan jika diraba, lanjut Hendra Desta, tekstur cetakan intaglio terasa kasar saat diraba. Selanjutnya, blind code berupa pasangan garis di sisi kanan dan kiri uang yang terasa kasar bila diraba. Dan saat diterawang, terlihat watermark dan electrotype berupa tanda air gambar pahlawan dan angka nominal sesuai pecahan. Tak sampai di situ. Hendra juga menyebut, pada uang rupiah terdapat recto verso berupa ambar saling isi (rectoverso) berupa logo Bank Indonesia yang dapat dilihat secara utuh jika diterawang ke arah cahaya.

“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin di pasar, sekolah, dan komunitas, serta juga disosialisasikan melalui media digital,” katanya.

Hal ini, lanjut Hendra Desta, sejalan dengan semangat kerja BI yang merupakan pihak yang berwenang untuk menentukan keaslian rupiah sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Aturan itu tepatnya tertuang pada Pasal 29, yakni kewenangan untuk menentukan keaslian rupiah berada pada Bank Indonesia. Sementara pada ayat 2 dijelaskan bahwa dalam melaksanakan kewenangan tersebut, BI memberikan informasi dan pengetahuan mengenai tanda keaslian rupiah kepada masyarakat.

“Pada ayat 3 berbunyi, masyarakat dapat meminta klarifikasi dari Bank ak(agg)

Berita Lainnya

TMMD Ke-130 Tarakan Dekatkan Layanan Kesehatan dan Edukasi KB kepada Masyarakat

TMMD Ke-130 Tarakan Dekatkan Layanan Kesehatan dan Edukasi KB kepada Masyarakat

by Redaksi
10/31/2026
0

TARAKAN – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 0907/Tarakan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik....

SMP Negeri 3 Tarakan Gelar Workshop Orang Tua Siswa, Perkuat Sinergi Pendidikan di Rumah dan Sekolah

SMP Negeri 3 Tarakan Gelar Workshop Orang Tua Siswa, Perkuat Sinergi Pendidikan di Rumah dan Sekolah

by Redaksi
10/31/2026
0

TARAKAN – SMP Negeri 3 Tarakan memanfaatkan momentum peringatan HUT ke-44 untuk memperkuat keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak melalui...

Disdik Tarakan Tegaskan Pencegahan Perundungan Tak Hanya untuk Sekolah Negeri

Disdik Tarakan Tegaskan Pencegahan Perundungan Tak Hanya untuk Sekolah Negeri

by Redaksi
10/31/2026
0

TARAKAN – Dinas Pendidikan Kota Tarakan menegaskan upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman harus menjangkau seluruh peserta didik,...

Disdik Tarakan Akui Pengadaan CCTV di Sekolah Masih Terbatas

Disdik Tarakan Akui Pengadaan CCTV di Sekolah Masih Terbatas

by Redaksi
10/31/2026
0

TARAKAN – Dinas Pendidikan Kota Tarakan mengakui pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sekolah masih menghadapi keterbatasan. Pengadaannya harus disesuaikan...

Disdik Tarakan Buka Pengaduan Perundungan Lewat SiGanak Hibot dan SP4N-LAPOR!

Disdik Tarakan Buka Pengaduan Perundungan Lewat SiGanak Hibot dan SP4N-LAPOR!

by Redaksi
10/31/2026
0

TARAKAN – Dinas Pendidikan Kota Tarakan membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang mengetahui atau mengalami dugaan perundungan di lingkungan sekolah....

Disdik Tarakan Ingatkan Identitas Anak yang Terlibat Perundungan Harus Dilindungi

Disdik Tarakan Ingatkan Identitas Anak yang Terlibat Perundungan Harus Dilindungi

by Redaksi
10/31/2026
0

TARAKAN – Dinas Pendidikan Kota Tarakan mengingatkan pentingnya melindungi identitas anak yang terlibat dalam kasus perundungan, baik sebagai terduga pelaku...

Next Post
Luncurkan Program PAGI CERAH, Bank Indonesia Gandeng Tenaga Pendidik

Luncurkan Program PAGI CERAH, Bank Indonesia Gandeng Tenaga Pendidik

Tersangka Hanya Bisa Tertunduk Lesu Saat Barang Haramnya Dimusnahkan BNNP Kaltara

Tersangka Hanya Bisa Tertunduk Lesu Saat Barang Haramnya Dimusnahkan BNNP Kaltara

tes

Kewenangan Penerbitan Sertifikat Keselamatan Speedboat Berpindah, Layanan Transportasi Laut  Terganggu

Discussion about this post

Terlaris

TMMD Ke-130 Tarakan Dekatkan Layanan Kesehatan dan Edukasi KB kepada Masyarakat

TMMD Ke-130 Tarakan Dekatkan Layanan Kesehatan dan Edukasi KB kepada Masyarakat

10/31/2026
SMP Negeri 3 Tarakan Gelar Workshop Orang Tua Siswa, Perkuat Sinergi Pendidikan di Rumah dan Sekolah

SMP Negeri 3 Tarakan Gelar Workshop Orang Tua Siswa, Perkuat Sinergi Pendidikan di Rumah dan Sekolah

10/31/2026
Disdik Tarakan Tegaskan Pencegahan Perundungan Tak Hanya untuk Sekolah Negeri

Disdik Tarakan Tegaskan Pencegahan Perundungan Tak Hanya untuk Sekolah Negeri

10/31/2026
Disdik Tarakan Akui Pengadaan CCTV di Sekolah Masih Terbatas

Disdik Tarakan Akui Pengadaan CCTV di Sekolah Masih Terbatas

10/31/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com