Tarakan – Kepala Perum Bulog Cabang Tarakan, Zamahsyari Afsolin, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari–Maret 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding periode sebelumnya.
Menurutnya, jumlah penerima bantuan kali ini mencapai sekitar 30 ribu lebih warga di Tarakan, meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan alokasi Oktober–November 2025.
“Memang sangat banyak, hampir tiga kali lipat dibandingkan sebelumnya. Hari ini kita mulai penyaluran perdana di Kelurahan Karang Anyar Pantai,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tarakan yang secara simbolis menyerahkan bantuan kepada masyarakat.
Zamahsyari menjelaskan, distribusi bantuan dilakukan secara bertahap di seluruh kelurahan di Tarakan. Tercatat ada 20 kelurahan yang menjadi titik pembagian.
“Penyaluran dilakukan di masing-masing kelurahan. Kita mulai dari Karang Anyar Pantai, kemudian bergilir sampai seluruh kelurahan terdistribusi,” jelasnya.
Untuk setiap kepala keluarga (KK), bantuan yang diberikan masih sama seperti sebelumnya, yakni berupa beras dan minyak goreng. Namun, kali ini bantuan disalurkan sekaligus untuk dua periode.
“Per alokasi itu 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. Karena ini langsung dua tahap (Februari dan Maret), maka setiap KK menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada penyaluran bantuan pangan pada Januari 2026. Hal tersebut merupakan kebijakan dari pemerintah pusat.
Selain itu, peningkatan jumlah penerima bantuan dipengaruhi oleh melimpahnya stok beras nasional. Saat ini, cadangan beras pemerintah disebut mencapai lebih dari 4 juta ton hasil penyerapan produksi lokal.
“Stok beras sangat melimpah, sehingga pemerintah mengoptimalkan distribusi agar lebih banyak masyarakat menerima manfaat,” tambahnya.
Terkait data penerima, Bulog menggunakan data dari Kementerian Sosial, yakni Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang menjadi acuan dalam penyaluran bantuan.
Dengan penyaluran bertahap ini, diharapkan seluruh masyarakat penerima dapat dengan mudah mengambil bantuan di kelurahan masing-masing.(*)











Discussion about this post