Kamis, 30 April 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Upaya Basmi Produk Ilegal di Kaltara : Antara Penegakan Hukum dan Kepentingan Masyarakat

by Admin
01/10/2025
in Daerah, Ekonomi, Kaltara
A A
Upaya Basmi Produk Ilegal di Kaltara : Antara Penegakan Hukum dan Kepentingan Masyarakat

Tampak salah satu tempat penjualan oleh-oleh di Tarakan.

SB, TARAKAN – Peredaran Produk Tanpa Izin Edar (TIE) masih marak ditemukan di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) khususnya di Kota Tarakan.

Terkait hal itu, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan menyebutkan beberapa hal menjadi kendala dalam pemberantasan produk-produk TIE.

Baca Juga

Akselerasi Ekspor Kaltara Didorong, Karantina Perkuat Layanan dan Buka Akses Pasar Global

Anggota DPR RI Hasan Saleh Hadir dan Membuka Langsung Akselerasi Ekspor Langsung Komoditas Unggulan Kaltara

Bantuan Miliaran dari DPR RI Dapil Kaltara Hasan Saleh untuk Nelayan dan Petani Bulungan

Menurut Kepala BPOM Tarakan, Herianto Baan, salah satu kendala yang dihadapi pihaknya, yakni tingginya permintaan masyarakat akan produk TIE ini.

“Kendala yang dihadapi adalah untuk mengubah paradigma masyarakat untuk tidak membeli produk ini (produk TIE) masih kurang,” katanya.

Herianto juga menjelaskan, tingginya permintaan juga dibuktikkan dengan masih banyaknya masyarakat yang menjadikan produk TIE, seperti Milo dan Snack Apollo dari Malaysia sebagai oleh-oleh.

Berdasarkan data BPOM Tarakan, kata dia, temuan produk TIE di Kaltara terus meningkat. Pada 2023 ditemukan sebanyak 4.049 pcs dan untuk tahun 2024 menjadi 7.166 pcs.

“Jadi yang tanpa izin edar rata-rata itu Milo, Apollo dan lain sebagainya,” ucapnya.

Terkait hal tersebut, Herianto mengajak masyarakat untuk membeli produk-produk lokal yang sudah terjamin kualitas dan izin edarnya.

Menurutnya, salah satu cara untuk meminimalisir peredaran produk TIE adalah dengan menurunkan permintaan.

Lebih lanjut, Herianto mengungkapkan, dalam proses penyidikan terhadap perkara produk TIE, pihaknya melakukan koordinasi lintas sektor.

Dimana dalam proses penyidikan ada tiga hal yang harus dipenuhi, yakni azas keadilan, azas manfaat, dan azas hukumnya.

“Dalam proses penindakan, tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan harus berlandaskan pada aturan. Serta harus mengedepankan kepentingan masyarakat,” terangnya.

“Karena kita tidak boleh langsung tabrak sana-sini tanpa memperhatikan dinamika yang terjadi di masyarakat,” kata Harianto.

“Bukan berarti ciut dengan ini, tetapi kita juga harus tegak lurus dengan kepentingan masyarakat. Apakah produk kita juga sudah hadir di perbatasan,” sambungnya.

Sementara itu, dari hasil pantauan tim SuryaBorneo.com  di salah satu tempat penjualan oleh-oleh di Tarakan, para pedagang masih menjual barang atau produk Malaysia. Bahkan sempat didatangi petugas BPOM.

“Pernah ada petugas (BPOM) kesini lihat-lihat barang Malaysia ini yang dijual,” ucap salah seorang pedang yang enggan disebutkan namanya.

Namun, para pedagang tidak berbicara banyak terkait pemasok ataupun sistem distribusi produk yang diduga Tanpa Izin Edar hingga sampai ke tempat penjualan atau toko-toko tersebut. (Tim SuryaBorneo.com)

Tags: KaltaraMalaysiaProduk Ilegal

Berita Lainnya

Akselerasi Ekspor Kaltara Didorong, Karantina Perkuat Layanan dan Buka Akses Pasar Global

Akselerasi Ekspor Kaltara Didorong, Karantina Perkuat Layanan dan Buka Akses Pasar Global

by Redaksi
04/29/2026
0

Tarakan – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Kalimantan Utara terus mendorong peningkatan ekspor...

Anggota DPR RI Hasan Saleh Hadir dan Membuka Langsung Akselerasi Ekspor Langsung Komoditas Unggulan Kaltara

Anggota DPR RI Hasan Saleh Hadir dan Membuka Langsung Akselerasi Ekspor Langsung Komoditas Unggulan Kaltara

by Redaksi
04/29/2026
0

Tarakan- Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Hasan Saleh, menghadiri kegiatan akselerasi ekspor langsung komoditas unggulan Kalimantan Utara (Kaltara)...

Bantuan Miliaran dari DPR RI Dapil Kaltara Hasan Saleh untuk Nelayan dan Petani Bulungan

Bantuan Miliaran dari DPR RI Dapil Kaltara Hasan Saleh untuk Nelayan dan Petani Bulungan

by Redaksi
04/28/2026
0

BULUNGAN – Anggota Komisi IV DPR RI, Hasan Saleh, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bulungan pada Selasa (28/4/2026). Kunjungan ini...

KBIHU Al wahid Siap Dampingi Ratusan Jamaah Haji Asal Kaltara pada Musim Tahun2026

KBIHU Al wahid Siap Dampingi Ratusan Jamaah Haji Asal Kaltara pada Musim Tahun2026

by Redaksi
04/28/2026
0

Tarakan– Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 terus dimatangkan, termasuk peran Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) Al Wahid dalam...

186 Jamaah Haji Tarakan Siap Berangkat, Terbagi Dua Penerbangan

186 Jamaah Haji Tarakan Siap Berangkat, Terbagi Dua Penerbangan

by Redaksi
04/28/2026
0

Tarakan — Sebanyak 186 jamaah haji asal Kota Tarakan dipastikan siap diberangkatkan pada 4 bulan ini setelah seluruhnya dinyatakan memenuhi...

Wali Kota Tarakan Lepas 186 Jemaah Haji, Tekankan Kesiapan Fisik, Mental, dan Spiritual

Wali Kota Tarakan Lepas 186 Jemaah Haji, Tekankan Kesiapan Fisik, Mental, dan Spiritual

by Redaksi
04/28/2026
0

Tarakan- Khairul secara resmi melepas 186 jemaah haji asal Tarakan dalam sebuah acara yang digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kota...

Next Post
Bikin Resah! Marak Gepeng Maksa Minta Uang, Siapa Harus Tanggung Jawab?

Bikin Resah! Marak Gepeng Maksa Minta Uang, Siapa Harus Tanggung Jawab?

Hutan Lindung Terancam Perluasan Pemukiman, KPH Tarakan Tegaskan Akan Bertindak

Hutan Lindung Terancam Perluasan Pemukiman, KPH Tarakan Tegaskan Akan Bertindak

Viral Pengemudi Dimintai Rp100 Ribu di Bandara Juwata, Ini Faktanya

Viral Pengemudi Dimintai Rp100 Ribu di Bandara Juwata, Ini Faktanya

Discussion about this post

Terlaris

Akselerasi Ekspor Kaltara Didorong, Karantina Perkuat Layanan dan Buka Akses Pasar Global

Akselerasi Ekspor Kaltara Didorong, Karantina Perkuat Layanan dan Buka Akses Pasar Global

04/29/2026
Anggota DPR RI Hasan Saleh Hadir dan Membuka Langsung Akselerasi Ekspor Langsung Komoditas Unggulan Kaltara

Anggota DPR RI Hasan Saleh Hadir dan Membuka Langsung Akselerasi Ekspor Langsung Komoditas Unggulan Kaltara

04/29/2026
Bantuan Miliaran dari DPR RI Dapil Kaltara Hasan Saleh untuk Nelayan dan Petani Bulungan

Bantuan Miliaran dari DPR RI Dapil Kaltara Hasan Saleh untuk Nelayan dan Petani Bulungan

04/28/2026
KBIHU Al wahid Siap Dampingi Ratusan Jamaah Haji Asal Kaltara pada Musim Tahun2026

KBIHU Al wahid Siap Dampingi Ratusan Jamaah Haji Asal Kaltara pada Musim Tahun2026

04/28/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com