Kamis, 10 September 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Barongsai Dipercaya Membawa Keberuntungan hingga Menjadi Cabor Resmi

by Admin
02/01/2025
in Daerah, Tarakan
A A
Barongsai Dipercaya Membawa Keberuntungan hingga Menjadi Cabor Resmi

Atraksi barongsai di Tarakan.

SB, TARAKAN – Pertunjukan barongsai di momen tahun baru Imlek tidak hanya dinikmati oleh warga Tionghoa, namun juga masyarakat non Tionghoa. Bahkan, di Kota Tarakan antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk menonton atraksi barongsai ini.

Setelah tampil di klenteng untuk mengisi acara puncak tahun baru Imlek, biasanya barongsai tampil dihadapan umum hingga berkeliling menyusuri keramaian kota. Dan tradisi tersebut menjadi bagian yang ditunggu-tunggu masyarakat.

Baca Juga

Kodim 0907/Tarakan Tanam Pohon, Wujudkan Kepedulian Lingkungan di Juata Permai

Misi Dagang Jatim-Kaltara Catat Transaksi Sekitar Rp2 Triliun

BI Dorong UMKM Kaltara Perluas Pasar, Komoditas Walet Berpeluang Tembus Ekspor

Tak hanya etnis Tionghoa, warga dari berbagai latar suku dan budaya pun rela mengikuti pertunjukan barongsai dari satu tempat ke tempat lainnya, tanpa menghiraukan rasa lelah.

Seperti yang diungkapkan seorang warga dari Sulawesi Selatan, Dalle (44) yang rela menunggu berjam-jam demi menyaksikan atraksi barongsai yang sangat menghibur.

“Kami dari mamburungan sengaja ikuti dan lihat barongsai. Baru pertama kali melihat pertunjukan seperti ini, sangat seru dan anak-anak kami pun senang,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Ningsih (33) yang rela menunggu hingga berjam-jam hanya untuk menyaksikan barongsai di rumah salah seorang kerabatnya, yang sengaja mengundang barongsai tampil.

“Pemilik rumah ini rutin mengundang barongsai setiap tahun, jadi kami sudah tidak sabar ingin melihatnya,” katanya.

Barongsai Simbol Keberuntungan dan Pengusir Roh Jahat

Barongsai merupakan kesenian (tarian) tradisional yang berasal dari Tiongkok dengan menggunakan sarung (penutup) dan berbentuk menyerupai singa.

Berdasarkan kepercayaan masyarakat Tionghoa, singa dianggap sebagai simbol keberanian, kekuatan, kebijakan dan keunggulan. Selain itu, barongsai yang memiliki sejarah ribuan tahun lalu juga dipercaya mendatangkan keberuntungan.

Salah seorang pegiat sekaligus asisten pelatih barongsai di Kota Tarkan, Riko mengatakan, bahwa barongsai tidak hanya dipercaya membawa keberuntungan, akan tetapi simbal pengusir roh jahat.

“Sebelum masuk ke dalam rumah, barongsai melakukan beberapa prosesi seperti memberi hormat, membersihkan rumah, dan memberikan penghormatan di tempat sembahyang,” terang Riko.

Setelah prosesi dilalui, barongsai akan melakukan atraksi seperti mengangkat kepala dan memakan sayur. Hal ini merupakan simbolisasi pembersihan dari roh jahat.

Riko juga mengungkapkan, tak hanya di acara puncak tahun baru Imlek, setelah itu barongsai juga tampil dan berkeliling ke rumah-rumah warga.

“Kami sudah tiga hari melakukan tradisi ini setelah Imlek. Setiap hari kami mengunjungi belasan rumah dan tempat usaha,” ucapnya.

Barongsai Dimainkan Seluruh Etnis dan Jadi Cabang Olahraga

Pertunjukan barongsai sendiri menurut Riko, bisa dimainkan siapa saja dan tidak hanya etnis Tionghoa. Seperti barongsai yang ia tampilkan, personilnya berasal dari berbagai etnis, yakni Toraja, Sulawesi dan lainnya.

“Kami terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung, tanpa memandang suku dan agama,” ujarnya.

Selain tampil untuk pertunjukan dan momen Imlek, saat ini barongsai pun sudah menjadi bagian dari olahraga dan resmi dipertandingkan di even tingkat nasional dan internasional.

“Sudah resmi jadi cabang olahraga. Kami melakukan perekrutan personil (pemain) untuk tim dari sejak dini agar dapat bibit-bibit baru,” pungkas Riko. (OC/SB)

Berita Lainnya

Kodim 0907/Tarakan Tanam Pohon, Wujudkan Kepedulian Lingkungan di Juata Permai

Kodim 0907/Tarakan Tanam Pohon, Wujudkan Kepedulian Lingkungan di Juata Permai

by Redaksi
09/09/2026
0

TARAKAN – Semangat memperingati HUT ke-81 TNI diwujudkan Kodim 0907/Tarakan melalui aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan. Bersama pemerintah dan masyarakat,...

Misi Dagang Jatim-Kaltara Catat Transaksi Sekitar Rp2 Triliun

Misi Dagang Jatim-Kaltara Catat Transaksi Sekitar Rp2 Triliun

by Redaksi
09/09/2026
0

TARAKAN – Misi dagang dan investasi antara Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Utara dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan...

BI Dorong UMKM Kaltara Perluas Pasar, Komoditas Walet Berpeluang Tembus Ekspor

BI Dorong UMKM Kaltara Perluas Pasar, Komoditas Walet Berpeluang Tembus Ekspor

by Redaksi
09/09/2026
0

TARAKAN – Bank Indonesia (BI) Kaltara terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu memperluas pasar, termasuk...

Disdik Tarakan Catat Kekurangan 285 Guru hingga Akhir 2026

Disdik Tarakan Catat Kekurangan 285 Guru hingga Akhir 2026

by Redaksi
09/08/2026
0

TARAKAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mencatat kebutuhan tenaga pendidik masih belum terpenuhi. Hingga Desember 2026, kekurangan guru di...

Disdik Tarakan Siapkan Guru, Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas III SD Ditargetkan Mulai Tahun Depan

Disdik Tarakan Siapkan Guru, Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas III SD Ditargetkan Mulai Tahun Depan

by Redaksi
09/08/2026
0

TARAKAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan mulai mematangkan persiapan penerapan pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa sekolah dasar (SD). Salah...

Kerja Sama Ekonomi Jatim-Kaltara Capai Rp2,1 Triliun

Kerja Sama Ekonomi Jatim-Kaltara Capai Rp2,1 Triliun

by Redaksi
09/08/2026
0

TARAKAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan konektivitas dan kolaborasi ekonomi antara Jawa Timur (Jatim) dan Kalimantan...

Next Post
PPDB Diganti SPMB, Apa Bedanya? Begini Penjelasan Mendikdasmen

PPDB Diganti SPMB, Apa Bedanya? Begini Penjelasan Mendikdasmen

BMKG Tarakan: Potensi Cuaca Ekstrim Diprediksi Masih Terjadi Selama Februari

BMKG Tarakan: Potensi Cuaca Ekstrim Diprediksi Masih Terjadi Selama Februari

Hari Lahan Basah Sedunia: YLBA Soroti Perlindungan dan Pelestarian Lahan Basah

Hari Lahan Basah Sedunia: YLBA Soroti Perlindungan dan Pelestarian Lahan Basah

Discussion about this post

Terlaris

Kodim 0907/Tarakan Tanam Pohon, Wujudkan Kepedulian Lingkungan di Juata Permai

Kodim 0907/Tarakan Tanam Pohon, Wujudkan Kepedulian Lingkungan di Juata Permai

09/09/2026
Misi Dagang Jatim-Kaltara Catat Transaksi Sekitar Rp2 Triliun

Misi Dagang Jatim-Kaltara Catat Transaksi Sekitar Rp2 Triliun

09/09/2026
BI Dorong UMKM Kaltara Perluas Pasar, Komoditas Walet Berpeluang Tembus Ekspor

BI Dorong UMKM Kaltara Perluas Pasar, Komoditas Walet Berpeluang Tembus Ekspor

09/09/2026
Disdik Tarakan Catat Kekurangan 285 Guru hingga Akhir 2026

Disdik Tarakan Catat Kekurangan 285 Guru hingga Akhir 2026

09/08/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com