Sabtu, 13 Juni 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Mana Lebih Berkuaiitas dan Murah? Cabai Rawit Lokal atau Luar Daerah

by Admin
01/23/2025
in Daerah, Tarakan
A A
Mana Lebih Berkuaiitas dan Murah? Cabai Rawit Lokal atau Luar Daerah

Pedagang Cabai di Pasar Gusher Tarakan.

SB, TARAKAN – Harga cabai rawit di sejumlah pasar di Kota Tarakan kini berada pada kisaran jual Rp70.000 per kilogram.

Pasokan cabai rawit pun kini mulai stabil, bahkan terjadi persaingan diantara pemasok, yakni cabai rawit yang di kirim  dari luar daerah seperti Sulawesi dengan hasil panen petani lokal.

Baca Juga

Kapolres Tarakan Tekankan Peran Bhabinkamtibmas sebagai Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat

Kapolres Tarakan Buka Turnamen Minisoccer Kapolres Cup dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Berawal dari Jalan Gajah Mada, Dugaan Tabrak Lari Beruntun Berakhir di Diponegoro

Dari sisi kualitas, menurut pedagang, cabai rawit lokal lebih baik dibandingkan cabai rawit dari luar daerah.

“Sekarang harga cabai rawit mencapai Rp70 ribu per kilo,” ucap Wati Pone, salah seorang pedagang.

Menurutnya, kualitas cabai rawit lokal lebih baik ketimbang dari luar. Selain itu, cabai rawit lokal memiliki ukuran lebih besar.

“Kualitas cabe lokal segar, kalau cabe luar sedikit keriput karena lama di perjalanan,” terangnya.

Wati juga mengatakan, meski sebagian besar konsumen lebih memilih cabai rawit lokal, akan tetapi jika harga mahal tentu konsumen akan memilih cabai rawit dari luar dengan harga lebih murah.

“Kalau ada barang lokal (cabai rawit) pembeli banyak membeli. Tapi kalau lagi kosong ya yang ada disini dibeli konsumen,” jelasnya.

Terkait pasokan cabai rawit lokal dan luar daerah di Tarakan, Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan, Wiwik Aisyiyah Syafaryanti mengungkapkan, untuk cabai rawit saat ini sudah surplus atau berlebih.

Terkait mekanisme pasar, pihaknya tidak bisa menahan stok dari daerah luar seperti Sulawesi.

“Jika stok cabai rawit datang dari Sulawesi, otomatis petani cabe lokal akan bersaing harga,” ucap Wiwik

Soal persaingan harga, pihaknya tidak bisa menekan petani maupun pedagang. Jika ingin bersaing, petani tentu menyediakan stok hasil panen dalam kapasitas besar.

“Cabai banyak berasal dari Sulawesi, jika kita mampu produksi banyak tentu dapat menekan biaya produksi,” jelas Wiwik.

Sejauh ini pasokan cabai rawit dari Sulawesi masih dalam skala besar, apabila tersebar di pasar maka harga pun akan menurun.

Sedangkan petani lokal dengan lahan terbatas kalah bersaing dalam sisi produksi, dimana akan menyebabkan biaya tinggi.

“Tidak bisa disandingkan dengan petani Sulawesi yang memiliki lahan pertaniannya yang cukup besar dengan tujuan mengirimkan hasil panennya ke daerah luar,” bebernya.

Hal tersebut yang menyebabkan perbedaan harga jika datangnya stok cabai rawit dari luar. Tak hanya itu, masyarakat tentunya lebih memilih harga murah.

Wiwik juga mengatakan, pada saat stok cabai dari luar belum datang, petani cabe lokal menjual hasil panenya ke pasar.

“Jika di pasar ditemukan kualitas cabai yang segar pasti harganya mahal, kebalikannya, kalau cabai yang lembek pasti harganya murah,” terangnya.

Melihat kondisi tersebut, Wiwik menilai petani lokal harus melihat kondisi saat menjual hasil panen. Artinya, jika cabai rawit luar datang, maka hasil panennya bisa dijual ke pasar.

Namun jika hasil panen dikeluarkan berbarengan, maka soal pilihan akan kembali ke masyarakat.

“Mau beli cabai segar dengan harga mahal atau cabai lama dengan harga murah,” pungkasnya. (OC/SB)

Berita Lainnya

Kapolres Tarakan Tekankan Peran Bhabinkamtibmas sebagai Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat

Kapolres Tarakan Tekankan Peran Bhabinkamtibmas sebagai Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat

by Redaksi
06/12/2026
0

TARAKAN – Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, S.H., S.I.K., M.H., menekankan pentingnya optimalisasi pelayanan kepada masyarakat serta sosialisasi layanan...

Kapolres Tarakan Buka Turnamen Minisoccer Kapolres Cup dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Kapolres Tarakan Buka Turnamen Minisoccer Kapolres Cup dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

by Redaksi
06/12/2026
0

TARAKAN – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tarakan menggelar Turnamen Minisoccer Kapolres Cup yang resmi dibuka pada Kamis...

Berawal dari Jalan Gajah Mada, Dugaan Tabrak Lari Beruntun Berakhir di Diponegoro

Berawal dari Jalan Gajah Mada, Dugaan Tabrak Lari Beruntun Berakhir di Diponegoro

by Redaksi
06/12/2026
0

TARAKAN – Polres Tarakan masih mendalami kasus dugaan tabrak lari yang melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza putih dan menyebabkan serangkaian...

Kapolres Tarakan Jalin Silaturahmi dengan Pengurus dan Tokoh IKAT Kota Tarakan

Kapolres Tarakan Jalin Silaturahmi dengan Pengurus dan Tokoh IKAT Kota Tarakan

by Redaksi
06/11/2026
0

Tarakan – Dalam upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat, Kapolres Tarakan melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ketua Ikatan...

Pertumbuhan Jagung Capai 70 Cm, Polsek Tarakan Utara Lakukan Pengecekan Rutin

Pertumbuhan Jagung Capai 70 Cm, Polsek Tarakan Utara Lakukan Pengecekan Rutin

by Redaksi
06/10/2026
0

Tarakan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, personel Polsek Tarakan Utara melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung...

Plt. Wali Kota Tarakan Lepas Siswa Kelas IX SMPN 1 Tarakan, Dorong Generasi Berdaya Sain

Plt. Wali Kota Tarakan Lepas Siswa Kelas IX SMPN 1 Tarakan, Dorong Generasi Berdaya Sain

by Redaksi
06/09/2026
0

TARAKAN – Plt. Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, menghadiri acara Pelepasan Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Tarakan Tahun...

Next Post
BNN Tegas Tolak Legalisasi Kratom, Meski Ada Potensi Ekonomi

BNN Tegas Tolak Legalisasi Kratom, Meski Ada Potensi Ekonomi

BNNK Tarakan Akan Datangi Rumah Pengguna Narkoba

BNNK Tarakan Akan Datangi Rumah Pengguna Narkoba

Pengguna Jasa Pelabuhan SDF Tarakan Keluhkan Jalan Berlubang

Pengguna Jasa Pelabuhan SDF Tarakan Keluhkan Jalan Berlubang

Discussion about this post

Terlaris

Kapolres Tarakan Tekankan Peran Bhabinkamtibmas sebagai Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat

Kapolres Tarakan Tekankan Peran Bhabinkamtibmas sebagai Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat

06/12/2026
Kapolres Tarakan Buka Turnamen Minisoccer Kapolres Cup dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Kapolres Tarakan Buka Turnamen Minisoccer Kapolres Cup dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

06/12/2026
Berawal dari Jalan Gajah Mada, Dugaan Tabrak Lari Beruntun Berakhir di Diponegoro

Berawal dari Jalan Gajah Mada, Dugaan Tabrak Lari Beruntun Berakhir di Diponegoro

06/12/2026
Kapolres Tarakan Jalin Silaturahmi dengan Pengurus dan Tokoh IKAT Kota Tarakan

Kapolres Tarakan Jalin Silaturahmi dengan Pengurus dan Tokoh IKAT Kota Tarakan

06/11/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com